SUMBAWAPOST.com | Mataram-Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Jack, memimpin apel pagi di Halaman Kantor Bapenda NTB, Senin (9/2/2026).
Dalam arahannya, Dr. Jack menekankan pentingnya peningkatan kinerja organisasi, percepatan penyelesaian tugas, serta penguatan agenda strategis Bapenda NTB dalam mendorong optimalisasi pendapatan daerah.
Di hadapan jajaran pegawai, Dr. Jack mengingatkan bahwa suasana kerja yang nyaman tetap harus diimbangi dengan capaian target yang jelas dan terukur.
“Kita boleh bekerja dengan enjoy, tapi tetap fokus dan target harus tercapai. Tiga bulan harus ada pergerakan masif,” tegas dr. Jack.
Ia menekankan bahwa dalam tiga bulan ke depan harus terlihat progres nyata dalam kinerja masing-masing bidang, terutama dalam peningkatan realisasi pendapatan daerah.
Selain menyoroti kinerja internal, Kepala Bapenda NTB juga menanggapi isu yang berkembang di masyarakat terkait dugaan kenaikan pajak.
Dr. Jack menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB melalui Bapenda tidak pernah menaikkan pajak.
“Saya ingin sampaikan di sini bahwa banyak berkembang dengan pergerakan saya yang satu bulan. Itu banyak yang salah artikan bahwa menaikkan pajak. Sampaikan ke masyarakat bahwa Bapenda itu atau pemprov itu tidak pernah menaikkan pajak, tetapi kita ingin mencari sumber-sumber pendapatan baru,” terangnya.
Penegasan tersebut disampaikan untuk meluruskan persepsi publik sekaligus memastikan kebijakan optimalisasi pendapatan tidak disalahartikan sebagai kebijakan kenaikan pajak
Lebih lanjut, Dr. Jack mengingatkan agar Bapenda NTB tidak hanya bergantung pada Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) sebagai sumber utama Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Menurutnya, seluruh bidang harus aktif menggali dan mengoptimalkan potensi sumber-sumber pendapatan daerah lainnya yang sah dan potensial.
Langkah tersebut dinilai penting untuk memperkuat struktur fiskal daerah serta menjaga stabilitas keuangan daerah tanpa harus membebani masyarakat melalui kenaikan pajak.
Penulis : SUMBAWAPOST.com









