Kasus Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Naik ke Tahap Penyidikan, Siapa yang Bertanggung Jawab?

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 25 September 2025 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Nusa Tenggara Barat (NTB) menaikkan status kasus dugaan korupsi dana siluman DPRD NTB ke tahap penyidikan. Peningkatan status ini dilakukan setelah penyidik menemukan adanya indikasi niat jahat atau mens rea dalam perkara tersebut.

“Sudah gelar perkara dan naik ke tahap penyidikan. Peristiwa hukumnya ada,” ujar Kepala Kejati NTB, Wahyudi, Kamis (25/9) didepan sejumlah wartawan.

Baca Juga :  Inilah Strategi Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Iqbal-Dinda Ubah Wajah Daerah dalam 5 Tahun Ke Depan

Meskipun statusnya telah naik, Kejati NTB belum menetapkan tersangka dalam kasus ini. Penyidik masih mendalami dugaan korupsi dana pokok pikiran (pokir) tahun 2025 yang diselidiki berdasarkan Surat Perintah Nomor: PRINT-09/N.2/Fd. 1/07/2025 tanggal 10 Juli 2025.

Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, mulai dari pejabat Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB hingga anggota dan pimpinan DPRD NTB. Beberapa nama yang telah diperiksa antara lain anggota DPRD NTB TGH SS beserta sejumlah anggota dewan lainnya.

Baca Juga :  Presiden RI Siap Hadir, NTB Siapkan Diri Sambut Akad Massal KUR 800 Ribu UMKM

Selain itu, jaksa juga memeriksa Ketua DPRD NTB, BIR, dan beberapa anggota dewan lain diantaranya inisial IU, AR, HT, H, R, dan NS. Pejabat Pemprov NTB, termasuk Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) NTB, AN, juga turut diperiksa.

 

Berita Terkait

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Etalase UMKM NTB, Sinta M. Iqbal Tekankan Kualitas dan Pelayanan
Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan
Jelang MotoGP Mandalika 2026, UMKM NTB Unjuk Produk Lokal Unggulan di Mini Expo
Bank NTB Syariah Bertemu Mendikdasmen, Bahas Layanan untuk 54.395 Guru NTB
Status Politik Musyafirin Disorot, Dekan FHISIP Unram: Kader Aktif Partai Tak Boleh Jadi Komisaris
Jelang MotoGP, Wagub NTB Umi Dinda Dorong UMKM Perempuan Kuasai Digital Marketing
Rp83,39 Miliar untuk Jalan Batu Dulang-Tepal, Iqbal: Lombok dan Sumbawa Harus Tumbuh Bersama
Pajak Motor di Atas 150 CC di NTB Naik Mulai 1 Oktober 2026, Ini Besarannya
Berita ini 130 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:36 WIB

MotoGP Mandalika 2026 Jadi Etalase UMKM NTB, Sinta M. Iqbal Tekankan Kualitas dan Pelayanan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 20:30 WIB

Komisi V DPRD NTB Berguru ke Bali Soal Tata Kelola Pendidikan, Sumbangan atau Pungutan

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Jelang MotoGP Mandalika 2026, UMKM NTB Unjuk Produk Lokal Unggulan di Mini Expo

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:41 WIB

Bank NTB Syariah Bertemu Mendikdasmen, Bahas Layanan untuk 54.395 Guru NTB

Jumat, 2 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Status Politik Musyafirin Disorot, Dekan FHISIP Unram: Kader Aktif Partai Tak Boleh Jadi Komisaris

Berita Terbaru