Kapal Nelayan Hantam Karang di Gili Banta, 5 Kru Selamat Dievakuasi Sat Polairud Polres Bima Kota

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim Sat Polairud Polres Bima Kota bersama unsur PSDKP dan nelayan Sape melakukan evakuasi terhadap awak KMN Putri Novi yang kandas setelah menabrak karang di perairan Toro Mangeata-Gili Banta, Kabupaten Bima.

Tim Sat Polairud Polres Bima Kota bersama unsur PSDKP dan nelayan Sape melakukan evakuasi terhadap awak KMN Putri Novi yang kandas setelah menabrak karang di perairan Toro Mangeata-Gili Banta, Kabupaten Bima.

SUMBAWAPOST.com | Bima- Respons cepat ditunjukkan personel Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Bima Kota setelah menerima laporan kecelakaan laut yang menimpa kapal nelayan KMN Putri Novi di perairan Toro Mangeata-Gili Banta, Kabupaten Bima, Kamis malam (18/6/2026).

Kapal nelayan tersebut dilaporkan menabrak karang hingga kandas saat melintasi perairan Gili Banta. Beruntung, seluruh awak kapal berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Kapolres Bima Kota AKBP Mubiarto, S.I.K., M.M., melalui Kasat Polairud IPTU Sarif Rijaidinsyah, S.H., menjelaskan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.00 WITA di perairan Gili Banta-Toro Mangeata.

Sekitar pukul 21.00 WITA, personel Sat Polairud yang sedang melaksanakan piket menerima laporan dari masyarakat terkait kecelakaan laut yang dialami KMN Putri Novi setelah menabrak karang dan kandas di kawasan Takat Toro Mangeata.

Baca Juga :  Sultan Bima XIV Muhammad Salahuddin Resmi Jadi Pahlawan Nasional, Hadiah Terindah Ulang Tahun NTB ke-67

Berdasarkan informasi yang dihimpun, KMN Putri Novi merupakan kapal nelayan berukuran GT 5 yang dikapteni oleh Tison dan diawaki empat anak buah kapal (ABK). Kapal tersebut berlayar dari Nangalili, Nusa Tenggara Timur (NTT), menuju Pelabuhan Sape, Kabupaten Bima dengan membawa muatan ikan dan es.

Dalam perjalanan menuju Sape, kapal menghadapi arus laut yang cukup kuat serta kondisi pasang surut perairan di sekitar Tanjung Toro Mangeata-Gili Banta. Situasi tersebut menyebabkan kapal kehilangan kendali kemudi hingga terseret arus dan menabrak karang.

Mendapatkan laporan tersebut, dua personel KP XXI-2008 bersama satu personel Sat Polairud Polres Bima Kota, personel PSDKP, dan nelayan Sape langsung bergerak menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan evakuasi.

Baca Juga :  Pasca Kasat dan Kapolres Jadi Tersangka, Pengungkapan Kasus Narkoba di Bima Kota Meningkat Hampir Setiap Hari

Tim gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 23.42 WITA dan segera melakukan pemeriksaan kondisi awak kapal serta proses penyelamatan.

“Hasil pengecekan menunjukkan seluruh kru KMN Putri Novi yang berjumlah lima orang berhasil ditemukan dalam keadaan selamat dan sehat. Sementara kapal masih berada di lokasi dalam kondisi kandas,” jelas IPTU Sarif Rijaidinsyah.

Setelah memastikan seluruh awak kapal dalam kondisi aman, tim evakuasi bersama lima kru KMN Putri Novi bertolak meninggalkan lokasi kejadian pada pukul 01.10 WITA, Jumat (19/6/2026), menuju Pelabuhan Perikanan Pantai (PPI) Sape.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki
Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR
Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya
Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak
PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya
PKL Nasional di Kemenag RI, Mahasiswa FDIK UIN Mataram Didorong Uji Skill dan Mental di Dunia Kerja
Mahasiswa Bima Tusuk Ihsan hingga Tewas di Pantai Wadu Baba, Terancam Hukuman Mati
Sakit Hati Pacarnya Diduga Diperkosa, Mahasiswa Bima Tusuk Pemuda Pantai Hingga Tewas
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:23 WIB

Ranperda Pajak NTB Dikoreksi Mendagri, Komisi III DPRD Beberkan 6 Poin Ini Wajib Diperbaiki

Selasa, 29 September 2026 - 16:57 WIB

Kemendagri Koreksi Pajak Air NTB, Komisi III Soroti Water Meter, Air Payau hingga IPR

Selasa, 29 September 2026 - 15:44 WIB

Kemendagri Hapus Sejumlah Tarif Retribusi dalam Ranperda Pajak NTB, Ini Daftarnya

Selasa, 29 September 2026 - 11:49 WIB

Bom Meledak di Lombok Tengah Jelang MotoGP Mandalika 2026, Tim Jibom Polda NTB Bergerak

Senin, 28 September 2026 - 19:50 WIB

PMI NTB Yanuar Masih Tertahan di Myawaddy, Sudah Terhubung dan Sehat Tapi Belum Bisa Pulang, Ini Alasannya

Berita Terbaru