Rp277 Miliar Masuk Kas Pemkab Bima, Bupati Ady Mahyudi Ungkap Uangnya Mau Dipakai Apa

Avatar

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bima Ady Mahyudi Menyampaikan Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah sebesar Rp277 miliar yang Masuk ke Kas Pemkab Bima pada Agustus 2026.

Bupati Bima Ady Mahyudi Menyampaikan Pemanfaatan Tambahan Dana Transfer ke Daerah sebesar Rp277 miliar yang Masuk ke Kas Pemkab Bima pada Agustus 2026.

SUMBAWAPOST.com |™ Bima- Pemerintah Kabupaten Bima mendapat tambahan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp277 miliar pada Agustus 2026. Tambahan Dana tersebut terdiri atas Rp202 miliar Dana Alokasi Umum (DAU) tambahan dan Rp75 miliar kurang bayar Dana Bagi Hasil (KB-DBH).

Bupati Bima Ady Mahyudi menjelaskan, masuknya tambahan Dana tersebut menjadi angin segar bagi Pemerintah Daerah untuk memenuhi sejumlah Alokasi Belanja yang telah tercantum dalam APBD Tahun Anggaran 2026.

“Masuknya Dana ini ke Daerah memiliki arti penting bagi Pemerintah Kabupaten Bima dalam memenuhi Alokasi belanja yang tertuang dalam APBD Tahun Anggaran 2026,”ungkapnya, Dalam keterangan yang diterima media ini. Senin (10/8/2026).

Baca Juga :  Ini Daftar Lengkap 70 Event Pariwisata NTB Tahun 2026 dan Jadwalnya

Anggaran tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk Merealisasikan belanja Prioritas Pemerintah Daerah yang sebelumnya sudah direncanakan tapi belum bisa Direalisasikan karena adanya lain-lain Pendapatan Daerah yang tidak masuk seperti Pendapatan Perusahaan Tambang yang beroperasi di Provinsi NTB.

Dalam upaya untuk memenuhi belanja jasa Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya tenaga PPPK Reguler dan PPPK-PW sehingga dapat mendorong Peningkatan Kinerja dan Disiplin.

Demikian halnya dalam upaya peningkatan Kinerja Pemerintah Desa, anggaran ini secara signifikan penting bagi penambahan belanja wajib (mandatory spending) 10% Alokasi Dana Desa (ADD), yang bisa digunakan untuk belanja perioritas Pembangunan di Desa.

Baca Juga :  Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Di samping dapat digunakan untuk penambahan belanja iuran BPJS Kesehatan. Peningkatan Kesehatan Masyarakat dalam Kerangka cakupan Kesehatan Semesta/Universal health coverage (UHC) yang dititikberatkan pada Pencegahan dan Pengobatan baik Promosi Kesehatan, Pencegahan Penyakit (seperti Imunisasi dan Skrining), hingga pengobatan Kuratif dan Rehabilitatif.

“Sehingga pada gilirannya akan dapat menurunkan Angka Kesakitan dan Kematian dan membantu menekan Angka Kematian Ibu dan Anak serta mengendalikan laju penyakit sejak dini,” jelas Ady Mahyudi.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

96 Mahasiswa UGM Bongkar 16 Persoalan Lombok Tengah, dari Mandalika hingga Bendungan Batujai
Wagub NTB Tegaskan Satpol PP Harus Tegas Tanpa Arogan, Seragam Ini Adalah Marwah Pemerintah
IKA Unram Dorong Anak Muda NTB Berani Jadi Pengusaha, Ratusan Pelajar Ikuti Panggung Inspirasi Bisnis
Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 14:16 WIB

96 Mahasiswa UGM Bongkar 16 Persoalan Lombok Tengah, dari Mandalika hingga Bendungan Batujai

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Rp277 Miliar Masuk Kas Pemkab Bima, Bupati Ady Mahyudi Ungkap Uangnya Mau Dipakai Apa

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Wagub NTB Tegaskan Satpol PP Harus Tegas Tanpa Arogan, Seragam Ini Adalah Marwah Pemerintah

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:22 WIB

IKA Unram Dorong Anak Muda NTB Berani Jadi Pengusaha, Ratusan Pelajar Ikuti Panggung Inspirasi Bisnis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Berita Terbaru