Wagub NTB Tegaskan Satpol PP Harus Tegas Tanpa Arogan, Seragam Ini Adalah Marwah Pemerintah

Avatar

- Jurnalis

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri Saat Memimpin Apel Kedisiplinan Jajaran Satpol PP Provinsi NTB di Mataram, Senin (10/8/2026).

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri Saat Memimpin Apel Kedisiplinan Jajaran Satpol PP Provinsi NTB di Mataram, Senin (10/8/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri meminta jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) mengedepankan Pendekatan Humanis dalam menjalankan tugas Penegakan Peraturan Daerah (Perda).

Menurutnya, ketegasan dalam menegakkan Aturan harus berjalan seiring dengan kemampuan Personel menjadi pengayom Masyarakat, menjaga Komunikasi, serta mempertahankan Marwah Pemerintah Daerah (Pemda)

Hal tersebut disampaikan Wagub saat memimpin apel kedisiplinan di halaman Kantor Satpol PP Provinsi NTB, Mataram, Senin (10/8/2026).

Mantan Bupati Bima Dua Periode itu mengatakan dinamika Masyarakat saat ini semakin kritis. Termasuk ketika menghadapi aksi unjuk rasa, Personel Satpol PP dituntut mampu mengendalikan Emosi dan mengutamakan Komunikasi dalam menyelesaikan Persoalan.

Wagub NTB yang Akrab Disapa Umi Dinda meminta seluruh Personel meninggalkan Persoalan Pribadi ketika menjalankan tugas dan menunjukkan sikap Profesional sebagai Aparatur Pemerintah.

“Mari kita tinggalkan berbagai permasalahan pribadi yang kita miliki untuk tampil secara Humanis, melakukan Pendekatan, dan Komunikasi, sehingga setiap permasalahan yang disampaikan Masyarakat mendapatkan tempat dan ruang yang sama. Banggalah dan jagalah dengan baik, karena seragam ini bukan untuk menunjukkan Kegagahan Bapak Ibu, tapi ini adalah Marwah dari Pemerintah. Jaga dengan baik melalui Ucapan, Tindakan, dan Tutur Sapa,” urai Wagub Umi Dinda.

Baca Juga :  Dirgahayu ke-23 Tahun Kota Bima, Wagub NTB Ajak Pemkot Layani Rakyat Sepenuh Hati dan Jaga Budaya Dana Mbojo

Menurutnya, seragam Satpol PP bukan sekadar Simbol Kewibawaan. Seragam tersebut merupakan Representasi Pemerintah Daerah (Pemda) yang harus tercermin melalui Ucapan, Tindakan dan Perilaku setiap Personel saat berada di tengah Masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub juga memberikan Apresiasi terhadap keberadaan Perempuan dalam jajaran Pimpinan Satpol PP.

Ia menilai keterlibatan Perempuan pada posisi strategis menunjukkan bahwa Perempuan memiliki kapasitas yang setara dalam menjalankan tanggung jawab Pemerintahan.

“Orang mungkin akan menilai seakan-akan Kepemimpinan Perempuan belum dianggap cukup tangguh, tetapi Bapak Ibu harus melihat bahwa keberadaan Perempuan hari ini mampu sejajar mengisi Jabatan Strategis. Kepada Pegawai Perempuan, tunjukkan Dedikasi dan Loyalitas, namun jangan melupakan tugas utama sebagai Pendidik Bangsa di Rumah. Atur Manajemen waktu dengan baik sehingga tidak ada permasalahan dalam Keluarga,” pesannya mengingatkan pentingnya keseimbangan peran.

Umi Dinda selanjutnya mengingatkan seluruh personel Satpol PP agar menjaga Integritas, Kerahasiaan Jabatan dan hubungan Kerja di tengah era keterbukaan Informasi.

Menurutnya, setiap Aparatur harus memiliki kesadaran untuk menjaga Perilaku dan Profesionalisme dalam menjalankan tugas. Sikap mawas diri diperlukan agar setiap Personel mampu menjaga Kehormatan Jabatan yang diemban.

Baca Juga :  Lombok Tengah Juara Umum Shorinji Kempo Porprov XII NTB 2026, Raih 13 Emas dan Kumpulkan 22 Medali

“Lakukanlah pekerjaan dengan baik, tidak boleh saling menjatuhkan. Jaga Rahasia Jabatan dengan baik karena hari ini APH begitu mudah masuk dan menyelidiki Pekerjaan kita. Hal itu sangat baik agar kita memiliki sikap Mawas diri dan menjaga Marwah Jabatan. Berkacalah dalam diri, sejauh mana kita mampu memperbaiki tutur kata dan tingkah laku dalam berinteraksi dengan rekan sejawat, bawahan, maupun atasan,” paparnya.

Wagub Umi Dinda juga memberikan Apresiasi kepada Personel Satpol PP yang berprestasi sebagai atlet, Personel yang selama ini berdedikasi menjaga Rumah-rumah Jabatan, serta Pegawai yang akan memasuki masa Purna Tugas.

Ia berharap penguatan Disiplin, Etika dan Integritas dapat semakin memperkuat Profesionalisme Satpol PP NTB. Menurutnya, Satpol PP harus mampu menjalankan fungsi Penegakan Aturan secara tegas, namun tetap mengedepankan pendekatan Humanis dan membangun Komunikasi yang baik dengan Masyarakat.

Apel kedisiplinan tersebut turut dihadiri Asisten III Setda Provinsi NTB Eva Dewiyani, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Provinsi NTB Tri Budiprayitno, serta Kepala Satpol PP Provinsi NTB Nunung Triningsih beserta jajaran.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Rp277 Miliar Masuk Kas Pemkab Bima, Bupati Ady Mahyudi Ungkap Uangnya Mau Dipakai Apa
IKA Unram Dorong Anak Muda NTB Berani Jadi Pengusaha, Ratusan Pelajar Ikuti Panggung Inspirasi Bisnis
Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 10 Agustus 2026 - 12:19 WIB

Rp277 Miliar Masuk Kas Pemkab Bima, Bupati Ady Mahyudi Ungkap Uangnya Mau Dipakai Apa

Senin, 10 Agustus 2026 - 10:15 WIB

Wagub NTB Tegaskan Satpol PP Harus Tegas Tanpa Arogan, Seragam Ini Adalah Marwah Pemerintah

Senin, 10 Agustus 2026 - 08:22 WIB

IKA Unram Dorong Anak Muda NTB Berani Jadi Pengusaha, Ratusan Pelajar Ikuti Panggung Inspirasi Bisnis

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB