Kantongi 30 Suara Dukungan, Baihaqi Siap Pimpin Asprov PSSI NTB dengan Energi Anak Muda

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 22 November 2025 - 05:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta kekuatan jelang Kongres Asprov PSSI NTB mulai mengerucut. Nama H. Baihaqi yang merupakan Pengusaha Mudatiba-tiba melesat menjadi kandidat paling diperhitungkan setelah sukses mengantongi 30 dukungan pemegang suara. Dukungan masif ini menandai kemungkinan besar lahirnya ‘Era Anak Muda’ di tubuh Asprov NTB, sekaligus sinyal bahwa arus perubahan kini bergerak cepat menuju kongres 22 Desember 2026 mendatang.

SUMBAWAPOST.com| Mataram-Atmosfer sepakbola NTB mulai menghangat jelang pemilihan Ketua Asprov PSSI NTB. Setelah hari ini gelaran kongres tahunan berlangsung, Asprov bersiap kembali menggelar kongres pemilihan pada 22 Desember 2026. Dari sejumlah nama yang muncul, H. Baihaqi menjadi salah satu kandidat paling mencuri perhatian.

Hingga Jumat, 21 November, sedikitnya 30 pemegang suara telah menyatakan dukungan kepada sosok kelahiran 1984 tersebut. Dukungan itu membuat nama Baihaqi kian menguat dan dianggap sebagai figur muda yang mampu membawa angin segar bagi sepakbola NTB.

Baca Juga :  Urus Pemuda Saja Gagal, Kok Mau Urus Asprov PSSI? Badko HMI Bali Nusra Kritik Ketua KNPI NTB

Sejak memantapkan diri masuk bursa kandidat, pengusaha muda ini mendapat respons positif dari insan sepakbola. Reputasinya dinilai potensial menggerakkan perubahan dan membawa Asprov NTB ke arah yang lebih modern.

Dalam silaturahmi bersama pelaku sepakbola di Cafe Rota Fresh, Jumat (21/11), Baihaqi kembali menegaskan komitmennya untuk membangun ekosistem sepakbola daerah secara menyeluruh.

“Saya mengikuti arah kebijakan sepakbola ketua umum Erick Tohir. Kesimpulannya membangun sepakbola tidak lagi dengan cara konvensional,” tegasnya.

Menurut Baihaqi, pembenahan sepakbola harus dilakukan secara profesional, modern dan inovatif. Ia menilai, era mengandalkan dana pemerintah semata sudah lewat.

“Kita tidak bisa bergantung pada dana daerah atau bantuan pusat. Tapi harus kreatif dan inovatif mencari sumber pendanaan,” jelasnya.

Baihaqi menggarisbawahi pentingnya membangun ekosistem sepakbola NTB dari hulu ke hilir, mulai dari penataan organisasi, peningkatan kualitas kompetisi, hingga memperluas sumber pembiayaan agar program Asprov tidak berjalan dari satu pintu pendanaan saja.

Baca Juga :  DPRD NTB Soroti BTT Rp500 Miliar: Transparansi Dipertaruhkan, Potensi Mal Administrasi Mengintai Pemerintah

Salah satu fokus utamanya adalah memperkuat pembinaan klub-klub anggota. Menurut Baihaqi, fondasi sepakbola daerah terletak pada pembinaan yang terstruktur dan merata di seluruh wilayah NTB.

Ia juga menargetkan lahirnya kompetisi yang lebih berkualitas dari sisi penyelenggaraan, regulasi, hingga sistem pembinaan berkelanjutan.

“Membangun sepakbola bukan hanya soal apa yang terjadi di atas rumput. Banyak faktor di luar lapangan yang harus mendapatkan perhatian serius,” tekan Baihaqi.

Sebagai langkah pembenahan internal, ia berkomitmen menghadirkan kepengurusan Asprov yang efektif, efisien, dan profesional, agar organisasi bergerak lincah sekaligus adaptif terhadap perkembangan sepakbola modern.

Dengan dukungan besar, visi yang progresif, dan strategi yang terukur, langkah H. Baihaqi kini menjadi salah satu yang paling diperhitungkan menjelang pemilihan Ketua Asprov NTB periode mendatang.

Berita Terkait

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’
Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah
Daftar Lengkap Pejabat NTB Beserta Posisi yang Dilantik Iqbal: 6 Bulan Jadi ‘Tiket’ Bertahan atau Angkat Kaki
Ketua FKMHB Ungkap Indikasi Error in Objecto Aset Serasuba, DPRD Bima Sebut Tanah Bukan Milik Pemkot
Pria Asal Sumenep Madura, Abul Chair Resmi Jadi Sekda NTB, Iqbal Ungkap Proses Panjang di Balik Layar
Berita ini 37 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 14:40 WIB

Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus

Jumat, 10 April 2026 - 17:48 WIB

Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?

Jumat, 10 April 2026 - 17:01 WIB

Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima

Jumat, 10 April 2026 - 09:58 WIB

Sekda NTB dari Madura, Bukan Putra Daerah-Iqbal Tuntut Pejabat Kerja ‘Extraordinary’

Kamis, 9 April 2026 - 22:38 WIB

Nama Gubernur NTB Muncul di Sidang Kasus ‘Dana Siluman’ DPRD, Saksi Akui Terima Perintah

Berita Terbaru