Joget Erotis dan Kekerasan Seksual Bikin Gubernur Miq Iqbal Gerah, NTB Siapkan Forum Pemadam Syahwat Liar

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 17 Juni 2025 - 04:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, memberi perhatian serius terhadap maraknya kasus pelecehan seksual dan fenomena perempuan yang berjoget erotis di ruang publik maupun media sosial.

Orang nomor satu di NTB ini menegaskan bahwa perempuan dan organisasi perempuan harus menjadi garda terdepan dalam memerangi segala bentuk kekerasan terhadap perempuan, termasuk tindakan pelecehan yang makin marak terjadi.

“Perempuan dan organisasi-organisasi perempuan harus tampil di barisan terdepan dalam melawan kekerasan dan pelecehan seksual,” ujar Gubernur Iqbal Senin (16/6/2025).

Baca Juga :  Berkinerja Terbaik, Pemprov NTB Raih Penghargaan TPID Award dari Presiden Jokowi

Sebagai langkah konkret, Gubernur Iqbal mendukung dan menginisiasi pembentukan Forum Kolaborasi Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual (FKP2KS).

Forum ini diharapkan menjadi wadah koordinasi lintas sektor untuk menyusun strategi pencegahan, penanganan korban, serta edukasi masyarakat secara masif.

Rapat awal pembentukan forum ini dihadiri oleh sejumlah unsur penting di NTB, termasuk Ketua TP PKK NTB, Kepala Kanwil Kemenag NTB, Asisten I Setda NTB, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala Dinas P3AP2KB, Kepala Dinas Sosial, Ketua LPA NTB, perwakilan LBH APIK, serta Kepala Dinas Kominfotik NTB.

Baca Juga :  NTB Mulai Naik Peringkat, Inilah Hasil Klasemen Sementara PON XXI Aceh-Sumut 2024

Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik NTB, Yusron Hadi, menyatakan bahwa pertemuan ini merupakan respon cepat terhadap meningkatnya kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak dalam beberapa waktu terakhir.

“Pada hari ini Pak Gubernur mengajak kita berdiskusi, dan beliau mendukung segera terbentuknya forum ini. Nantinya akan diformulasikan lebih lanjut oleh OPD terkait,” ungkap Yusron.

Melalui forum FKP2KS, Pemerintah Provinsi NTB ingin menegaskan komitmennya membangun tata kelola pemerintahan yang kolaboratif, responsif, dan berpihak pada perlindungan hak-hak perempuan dan anak.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 38 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB