Menteri Lingkungan Hidup Beri Perhatian Khusus untuk NTB, Kunjungan Dijadwalkan Juli 2026

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 7 Juni 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh. Jumhur Hidayat saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026. Menteri menyatakan komitmennya memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persoalan lingkungan hidup di NTB dan akan melakukan kunjungan kerja pada Juli 2026.

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh. Jumhur Hidayat saat menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional 2026. Menteri menyatakan komitmennya memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persoalan lingkungan hidup di NTB dan akan melakukan kunjungan kerja pada Juli 2026.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Berbagai persoalan lingkungan hidup yang dihadapi Nusa Tenggara Barat mendapat perhatian khusus dari pemerintah pusat. Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh. Jumhur Hidayat bahkan dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke NTB pada 4–5 Juli 2026 guna membahas langkah percepatan penyelesaian sejumlah isu lingkungan strategis di daerah tersebut.

Perhatian tersebut disampaikan usai Pemerintah Provinsi NTB memaparkan berbagai capaian sekaligus tantangan lingkungan hidup dalam rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup (HLH) Tahun 2026 yang dipusatkan di Cibubur, Sabtu (6/6/2026).

Pada momentum terseut, Pemerintah Provinsi NTB juga menegaskan komitmennya dalam memperkuat agenda pembangunan hijau seiring peluncuran Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) oleh Presiden Republik Indonesia.

Peringatan Hari Lingkungan Hidup Nasional Tahun 2026 ditandai dengan peluncuran Gerakan Indonesia ASRI dan komitmen penanaman dua miliar pohon secara nasional yang dipimpin langsung Presiden RI bersama Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH.

Melalui kampanye ‘Saatnya Bekerja untuk Iklim’ (#NowForClimate), pemerintah mendorong gerakan kolektif untuk memperkuat ketahanan iklim, memulihkan ekosistem, menjaga ketersediaan sumber daya air, mengurangi risiko bencana, serta meningkatkan penyerapan emisi karbon.

Dalam dialog nasional yang melibatkan sejumlah kepala daerah, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal memaparkan berbagai capaian dan agenda strategis lingkungan hidup yang tengah dijalankan Pemerintah Provinsi NTB.

Salah satu capaian yang menjadi perhatian adalah keberhasilan penanaman lebih dari satu juta pohon di seluruh kabupaten dan kota di NTB sejak tahun 2025 sebagai bagian dari upaya rehabilitasi lingkungan dan penguatan ketahanan iklim daerah.

Baca Juga :  Ngopi Santai Bareng PWI, Najamuddin Tegaskan Peran Vital Wartawan Wujudkan NTB Makmur Mendunia

Gubernur juga menjelaskan bahwa sejak arahan Presiden terkait Gerakan Indonesia ASRI pada Februari 2026, Pemerintah Provinsi NTB secara konsisten menggerakkan kegiatan kurvei dan gotong royong kebersihan dengan melibatkan sekolah, aparatur sipil negara, pemerintah kabupaten/kota, instansi vertikal, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.

Gerakan tersebut terus diperluas sebagai bagian dari upaya membangun budaya peduli lingkungan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTB menyerahkan penghargaan Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER) kepada sejumlah perusahaan yang berhasil meraih predikat Hijau dan Biru dari Kementerian Lingkungan Hidup RI.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap dunia usaha yang menerapkan praktik bisnis yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Penerima PROPER Hijau meliputi PT Amman Mineral Nusa Tenggara, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Ampenan, PT Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal Bima, PT Pertamina Patra Niaga Aviation Fuel Terminal Bandara Internasional Lombok, serta PT PLN Indonesia Power PLTU Jeranjang.

Momentum Hari Lingkungan Hidup Tahun 2026 juga ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa tentang Sinergi Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Hutan dan Lahan, Rehabilitasi Ekologis, serta Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten Sumbawa.

Kesepakatan tersebut menjadi landasan kolaborasi dalam memperkuat perlindungan lingkungan, rehabilitasi kawasan kritis, pengelolaan hutan dan lahan secara berkelanjutan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat yang sejalan dengan pelestarian sumber daya alam.

Selain menyampaikan berbagai capaian, Gubernur NTB juga mengangkat sejumlah persoalan lingkungan yang membutuhkan dukungan pemerintah pusat. Salah satunya adalah banjir yang secara berkala melanda Kota Bima dan Kabupaten Bima akibat kerusakan kawasan hutan di wilayah hulu.

Baca Juga :  Ketahuan Gelapkan Rp20 Juta, Tiga Karyawan Karang Pule Akhirnya Damai, Bos Pilih Hati daripada Polisi

Menurut Gubernur, rehabilitasi kawasan hutan dan penguatan konservasi menjadi langkah mendasar untuk mengurangi risiko bencana yang terus berulang.

Di sektor persampahan, Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong penguatan tata kelola yang terintegrasi dari hulu hingga hilir. Dalam forum tersebut, Gubernur menyampaikan komitmen Pertamina Patra Niaga untuk mendukung pemanfaatan landfill gas di TPA Regional Kebon Kongok menjadi sumber energi yang dapat dimanfaatkan masyarakat sekitar.

Selain itu, percepatan penanganan persoalan sampah di kawasan wisata Gili Tramena yang meliputi Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air juga menjadi perhatian utama yang disampaikan kepada pemerintah pusat guna memperkuat tata kelola lingkungan dan menjaga keberlanjutan destinasi wisata unggulan NTB.

Menanggapi berbagai isu tersebut, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala BPLH Moh. Jumhur Hidayat menyatakan komitmennya untuk memberikan perhatian khusus terhadap berbagai persoalan lingkungan hidup di NTB. Kunjungan kerja yang dijadwalkan pada awal Juli 2026 diharapkan menjadi langkah konkret dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan strategis yang dihadapi daerah.

Bagi NTB, pelestarian lingkungan tidak lagi dipandang sebagai agenda sektoral semata, melainkan bagian penting dari strategi pembangunan daerah. Karena itu, rehabilitasi lingkungan, pengelolaan sampah, konservasi kawasan hutan, serta kemitraan dengan dunia usaha dan pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat sebagai fondasi mewujudkan pembangunan yang hijau, tangguh, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Wagub NTB Optimalkan Program Desa Berdaya, APDESI Sebut Jadi Penopang Pembangunan di Tengah Keterbatasan Anggaran
Pelajar Dompu Dapat Peringatan Serius, Wabup Syirajuddin: Narkoba Bukan Gaya Hidup, Tapi Jalan Kehancuran
Kapolda NTB dan BNNP NTB Perkuat Sinergi Berantas Narkoba
Ruang Guru SMAN 1 Lingsar Roboh, Kerugian Tembus Rp1 Miliar, Polisi Pasang Garis Pengaman
Dukung Porwada PWI NTB 2026, Ketua KONI NTB Mori Hanafi: PWI Harus Jadi Komando Semangat Kebersamaan
Polres Dompu Gerebek Kampung Rawan Narkoba, 7 Terduga Pelaku Diamankan 
Dukung Gerakan Indonesia ASRI, Gubernur Iqbal Ungkap NTB Sudah Tanam 1 Juta Pohon
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 18:35 WIB

NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK

Senin, 8 Juni 2026 - 18:13 WIB

Wagub NTB Optimalkan Program Desa Berdaya, APDESI Sebut Jadi Penopang Pembangunan di Tengah Keterbatasan Anggaran

Senin, 8 Juni 2026 - 17:54 WIB

Pelajar Dompu Dapat Peringatan Serius, Wabup Syirajuddin: Narkoba Bukan Gaya Hidup, Tapi Jalan Kehancuran

Senin, 8 Juni 2026 - 17:00 WIB

Kapolda NTB dan BNNP NTB Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Senin, 8 Juni 2026 - 16:40 WIB

Ruang Guru SMAN 1 Lingsar Roboh, Kerugian Tembus Rp1 Miliar, Polisi Pasang Garis Pengaman

Berita Terbaru

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja saat melakukan silaturahmi dengan Kepala BNNP NTB Brigjen Pol. Marjuki di Kantor BNNP NTB, Mataram, Senin (8/6/2026), guna memperkuat sinergi pemberantasan peredaran narkoba di Nusa Tenggara Barat.

Hukum & Kriminal

Kapolda NTB dan BNNP NTB Perkuat Sinergi Berantas Narkoba

Senin, 8 Jun 2026 - 17:00 WIB