SUMBAWAPost, Dompu – Dalam rangka untuk mengisi kekosongan sejumlah posisi Organisasi Perangkat Daerah yang lowong, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Dompu melaksanakan kegiatan pembukaan seleksi terbuka bagi para Pejabat Tinggi Pratama (PTP).
Peserta PTP yang diseleksi dan dinyatakan lulus nantinya adalah mereka yang sudah melalui tahapan dan sesuai syarat serta ketentuan yang telah ditetapkan.
Menurut infomasi yang dihimpun ada delapan (8) organisasi perangkat daerah Lingkup Pemda Dompu yang saat ini lowong dan perlu diisi dengan segera agar roda organisasi pemerintahan bisa berjalan sebagaimana mestinya.
Adapun kedelapan organisasi perangkat daerah yang kini sedang lowong dan dibuka seleksinya secara terbuka tersebut adalah Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan, Kepala Dinas Sosial dan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
Sekitar dua puluhan (20) orang pejabat Eselon III yang terdiri dari Kepala Bagian, Sekertaris Dinas dan Kepala Bidang ikut mengadu keberuntungan untuk dapat menduduki jabatan PTP melalui seleksi terbuka.
Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Dompu, H. Syahrul Parsan, ST., MT mengingatkan para peserta seleksi terbuka agar mengikuti kegiatan seleksi dengan penuh semangat.
“Hendaknya para peserta di seleksi terbuka PTP yang dilaksanakan agar bisa mengikuti kegiatan tersebut dengan penuh semangat dan tidak boleh ogah-ogahan”, kata Wabup mengingatkan. Dalam keterangan yang diterima media ini, Jum’at 2 Agustus 2024.
Wabup H. Syahrul Parsan menegaskan seleksi terbuka ini semua peserta diperlakukan sama.
“Tidak ada istilah ada anak emas atau pun anak perak. Tidak dibeda-bedakan antara satu dengan lainnya dan mereka akan dinilai dan lihat kemampuan maupun kecakapannya”, tuturnya menegaskan.
Berikutnya Wabup menuturkan para peserta tidak boleh tersandera oleh adanya desas desus bahwa yang akan lolos menduduki Jabatan PTP adalah orang yang sudah ditentukan.
“Desas desus itu tidak benar dan tentunya hoaks, dan dalam kegiatan seleksi terbuka ini para calon peserta yang layak dan cakap berdasarkan kriteria dalam seleksi yang berlangsung berpeluang menduduki jabatan PTP”, terangnya.










