Jelang HUT NTB Ke-66, Pemprov Gelar Gerakan Pangan Murah

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 19 November 2024 - 05:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Ketahanan Pangan, terus gencar menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Kantor Lurah Karang Baru, Kecamatan Selaparang, Kota Mataram pada Selasa, 19 November 2024.

Plh Kadis Ketahanan Pangan Prov NTB Muhammad Suaidi, SE., menyebutkan Pemprov NTB GPM ini dilakukan dalam rangka stabilisasi pasokan dan harga pangan serta sebagai bentuk upaya mengendalikan inflasi di daerah.

“Untuk diketahui, GPM ini sebagai rangkaian peringatan HUT NTB ke-66, HUT Korpri ke-53, Natal dan tahun baru,”katanya.

Selain itu, kata Plh Kadis Ketahanan Pangan bahwa gerakan ini sebagai wujud kehadiran Pemerintah dalam memfasilitasi ketersediaan pangan dan harga yang stabil dibawah harga pasar. Hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terutama kalangan menengah ke bawah.

Baca Juga :  Diduga Terjadi Praktek KKN, ARM NTB Gedor RS Mata

“Kegiatan GPM tentu sangat bermanfaat dalam menjaga stabilisasi pasokan harga pangan dan pengendalian inflasi,” ungkapnya.

Tak lupa juga, sebagai upaya pemerintah mendekatkan akses masyarakat terutama sekali untuk mendapatkan keterjangkauan harga saat terjadinya gejolak harga di tengah-tengah masyarakat.

Ibu Suhan salah seorang warga Kelurahan Karang Baru, mengaku senang GPM digelar di kelurahannya. Karena dengan begitu ia bisa menghemat sedikit walaupun harga yang ditawarkan tidak terlalu berbeda dari harga pasar.

“Semoga acara seperti ini bisa lebih sering dilakukan dan harganya bisa lebih murah lagi, contohnya disini saya beli Beras, Minyak, Tomat dan kebutuhan lainnya,” harapnya.

Baca Juga :  Polda NTB Gempur Narkoba: 248 Tersangka Ditangkap, Kerugian Pelaku Capai Rp8,36 Miliar di Awal 2025

Kegiatan GPM ini sendiri melibatkan berbagai mitra pelaku usaha pangan, ritel modern seperti Indomart, Alfamart, MGM, Pasar Tani ataupun sejumlah BUMN, BUMD, Bulog, BI, termasuk stakholder terkait seperti Dinas Perdagangan, Perindustrian, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perikanan dan Kelautan dan lainnya.

Kegiatan ini menyediakan berbagai komoditas seperti beras, telur, minyak goreng, cabai rawit, cabai keriting, cabai besar, bawang merah, bawang putih, tepung terigu, minyak goreng, daging ayam, aneka sayuran, aneka buah buahan, produk olahan dan makanan olahan yang merupakan produk lokal.

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB