Jawa Minggir Dulu, Poros Selatan Melaju! Gubernur Iqbal Satukan Bali-NTB-NTT Jadi Mesin Energi Nusantara

Avatar

- Jurnalis

Senin, 3 November 2025 - 20:03 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga Gubernur Bali, NTB, dan NTT sepakat membentuk Poros Selatan Indonesia. Dipelopori Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal, kolaborasi ini fokus pada energi hijau, logistik, dan pariwisata lintas wilayah untuk memperkuat ekonomi kawasan.

SUMBAWAPOST.com, Bali- Gelombang baru pembangunan kawasan selatan Indonesia resmi dimulai dari Pulau Dewata. Tiga gubernur Bali, NTB, dan NTT sepakat menyalakan mesin kolaborasi lintas provinsi yang bakal jadi magnet baru ekonomi nasional.

Di tengah dominasi pembangunan yang selama ini berpusat di Jawa, tiga provinsi ini tampil percaya diri dengan gagasan besar membangun Poros Selatan yang tak hanya indah secara pariwisata, tapi juga kuat secara energi dan ekonomi.

Dan di balik layar sinergi itu, sosok Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menjadi otak penggeraknya. Ia menggagas konsep integrasi energi hijau, konektivitas logistik, dan pariwisata lintas wilayah yang akan menyatukan tiga provinsi dalam satu napas pembangunan.

Baca Juga :  Kapolda NTB Turun Langsung Pimpin Patroli Laut Sekotong, Pastikan Perairan Aman Jelang Tahun Baru 2026

“Kita harus berpikir sebagai satu kawasan. Bali, NTB, dan NTT memiliki potensi yang saling melengkapi dari energi, logistik, hingga pariwisata. Dengan integrasi dan sinergi, kita bisa mandiri dan efisien,” tegas Iqbal. Senin (3/11/2025).

Iqbal bahkan mengusulkan pembangunan super grid antarprovinsi yang akan menghubungkan sumber daya listrik bersih NTB dan NTT dengan pusat kebutuhan energi di Bali. Langkah ini disebut-sebut bisa jadi model pertama jaringan energi hijau antarprovinsi di Indonesia.

Selain energi, sektor transportasi laut dan udara juga menjadi fokus utama. NTB tengah menyiapkan Pelabuhan Gili Mas sebagai pusat logistik kawasan serta Bandara Internasional Lombok sebagai mini hub penerbangan Indonesia Timur.

“Ada dua segmen yang kita pikirkan ke depan. Kerjasama dan integrasi. Kami melihat peluang besar untuk membangun sistem energi hijau terintegrasi, konektivitas logistik, dan penguatan pariwisata lintas wilayah,” ungkapnya lagi.

Baca Juga :  Sunda Kecil Bangkit Lagi, Bali-NTB-NTT Sepakat Jalan Bareng, Siap Jadi Trio Paling Berbahaya di 2026

Gubernur Bali I Wayan Koster menyambut ide itu dengan tangan terbuka. Ia menyebut sinergi Bali-NTB-NTT bukan sekadar seremoni, tapi kelanjutan sejarah tiga daerah yang punya akar budaya dan masa depan yang sama. “Ini bukan nostalgia, tapi kelanjutan sejarah dan kebutuhan masa depan,” kata Koster.

Sementara itu, Gubernuor NTT Emanuel Melkiades Laka Lena menegaskan, Poros Selatan bukan sekadar simbol, tapi komitmen nyata tiga daerah untuk menyeimbangkan pembangunan nasional dari pinggiran.

“Kami menyangga di bagian selatan Republik ini. Kerja sama ini mudah-mudahan membuat kami makin kuat secara provinsi maupun kawasan,” tegasnya.

Tiga provinsi ini kini bersiap menandatangani MoU di NTB pada 25 November 2025 dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di NTT pada 22 Desember 2025. Inilah awal dari babak baru Indonesia. Poros Selatan menyala dari Bali, NTB, hingga NTT dengan energi, semangat, dan kolaborasi.

Berita Terkait

Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026
Ananda Devira Terpilih Wakili NTB di Wirasena Youth Camp Tingkat Nasional
Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris
Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029
Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB
Kongres HMI XXXIII 2026, Ketua Badko HMI Bali-Nusra: Berani untuk Indonesia, Bukan Boneka Kekuasaan!
Bawaslu RI Salurkan Santunan untuk Keluarga Almarhum PNS Bawaslu Mataram
Kopi NTB Dilirik Turki dan Inggris di TEI 2026
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 17:27 WIB

Konflik Agraria Puluhan Tahun di Lombok Tengah, Gubernur NTB Targetkan Tuntas pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 - 05:42 WIB

Ananda Devira Terpilih Wakili NTB di Wirasena Youth Camp Tingkat Nasional

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:27 WIB

Nazaruddin Resmi Pimpin NasDem Kabupaten Bima, Abdul Muis Jadi Sekretaris

Selasa, 20 Oktober 2026 - 10:00 WIB

Mori Hanafi Lantik Pengurus NasDem Kabupaten Bima, Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

Senin, 19 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hianati Hasil Rekonsiliasi, DPP Singkirkan Muzihir, Akri Ambil Alih Kursi Ketua DPW PPP NTB

Berita Terbaru