Di tengah jalan rusak yang nyaris tak bisa dilewati kendaraan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pemerintah Desa, dan warga Marente, Kabupaten Sumbawa bahu-membahu menandu seorang pasien pulang ke rumahnya. Aksi kemanusiaan yang berlangsung tersebut menjadi potret nyata perjuangan melawan keadaan ditengah Infrastruktur jalan yang tidak memadai, tetapi Solidaritas warga justru berdiri paling depan.
SUMBAWAPOST.com| Sumbawa Besar- Aksi kemanusiaan kembali diperlihatkan warga Desa Marente, Kecamatan Alas. Bhabinkamtibmas setempat bersama Pemerintah Desa, Babinsa, dan warga bergotong royong menandu seorang pasien melewati akses jalan yang rusak parah, jalan yang bahkan tak mampu dilewati kendaraan roda empat (R4).
Kapolres Sumbawa AKBP Marieta Dwi Ardhini, S.H., S.I.K., memberikan apresiasi atas sinergi TNI-Polri dan masyarakat dalam situasi darurat tersebut.
“Kehadiran Bhabinkamtibmas Brigadir Hirwandi dan Babinsa bersama Pemdes serta warga adalah bukti komitmen Polri untuk selalu dekat dan siaga membantu masyarakat dalam kondisi apa pun, sejalan dengan Program Quick Wins Presisi. Kami prihatin dengan kondisi infrastruktur yang memaksa evakuasi dilakukan secara manual,” ujarnya.
Evakuasi berlangsung Kamis, 20 November 2025, dimulai sekitar pukul 07.30 WITA. Personel gabungan bergerak menuju RSUP H. L. Manambai Abdulkadir Sumbawa untuk menjemput Ibu Sanah (42), istri dari Efendi, yang telah dirawat selama satu minggu namun kondisinya tak kunjung membaik dan keluarga meminta agar ia dipulangkan.
Setibanya di Marente, kendala baru muncul. Jalan menuju Dusun Matemega/Lemede rusak berat sehingga mustahil dilalui mobil. Tak ingin menyerah, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Pemdes, dan warga akhirnya menandu Ibu Sanah secara bergantian melewati medan sulit. Dengan penuh kehati-hatian, mereka berhasil mengantarkan pasien tiba di rumahnya dengan selamat pada pukul 10.30 WITA.
Seluruh rangkaian evakuasi berjalan aman dan lancar sebuah potret kuatnya kepedulian sosial dan semangat gotong royong masyarakat Marente.









