Jagung NTB Melimpah, BULOG Kehabisan Karung-Gubernur Iqbal Pilih Edukasi Petani Ketimbang Subsidi

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 16 April 2025 - 13:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) bersiap memasuki panen raya jagung masa tanam pertama (MT 1) pada April 2025, dengan proyeksi produksi menembus angka satu juta ton. Namun, keterbatasan anggaran dan kapasitas gudang menjadi tantangan utama bagi Perum BULOG dalam menyerap hasil panen petani. Padahal, pemerintah pusat telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp5.500 per kilogram, sementara alokasi pembelian jagung untuk NTB hanya 78.000 ton.

Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Provinsi NTB bersama 10 pemerintah kabupaten/kota menggelar Rapat Koordinasi Percepatan Pengadaan Cadangan Jagung Pemerintah (CJP) 2025, Rabu (16/4), yang dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Dr. Lalu Muhamad Iqbal.

“Ada tiga hal yang bisa kita lakukan. Kita tidak bahas lagi opsi subsidi transport, karena itu kewenangan Bapanas. Fokus kita adalah edukasi kepada petani,” tegas Gubernur Iqbal.

Baca Juga :  Gubernur NTB Iqbal Tawarkan Potensi Daerah ke Investor Asing

Gubernur meminta pemerintah kabupaten/kota segera mendata gudang-gudang yang layak digunakan sebagai titik penampungan jagung, berdasarkan status hukum, kondisi fisik, lokasi, dan daya tampung. Masing-masing daerah juga diminta menunjuk narahubung yang bertanggung jawab dalam pengelolaan.

Selain itu, dukungan dari Polda NTB dan Dinas Perhubungan dibutuhkan untuk memastikan kelancaran distribusi, termasuk opsi penambahan kapal angkut. Di sisi hulu, petani diimbau agar tidak memanen sebelum usia tanam mencapai 115 hari demi menjaga kadar air dan kualitas jagung.

Gubernur juga mendorong pertemuan antara Dinas Ketahanan Pangan dan Perum BULOG NTB dengan para pembeli guna memetakan daya serap pasar dan spesifikasi kualitas jagung yang dibutuhkan. Ia mendesak BULOG meningkatkan alokasi pembelian hingga 200.000 ton dan memperjelas standar mutu jagung yang akan diserap.

Bupati Sumbawa, Syafaruddin Jarot, menekankan pentingnya tarif transportasi yang stabil untuk wilayah Pulau Sumbawa. Ia juga menyoroti pentingnya pembayaran yang tepat waktu oleh BULOG, serta perlunya tambahan infrastruktur seperti gudang, alat pengering (corn dryer), pengendali kualitas, dan pengemasan maksimal 70 kilogram per karung untuk efisiensi distribusi.

Baca Juga :  PMI Asal Lombok Timur Pulang dalam Peti Jenazah, Ini Penyebabnya

Sementara itu, Pemimpin Wilayah Perum BULOG NTB, Sri Muniati, melaporkan bahwa stok CJP per 16 April 2025 mencapai 49.478 ton, hasil pengadaan tahun sebelumnya. BULOG berencana melelang stok gudang di Mataram dan Lombok Timur pada 24 April untuk memberi ruang bagi hasil panen tahun ini.

“Prinsipnya kami siap menyerap, tapi karena belum siap pengolahannya, maka yang memenuhi syarat hanya jagung dengan kadar air 14%,” ungkap Sri.

Rakor ditutup dengan komitmen Gubernur NTB untuk terus memperkuat koordinasi lintas daerah guna memastikan penanganan panen raya berjalan optimal. “Mudah-mudahan kondisi petani jagung saat ini bisa tertangani,” pungkasnya.

Berita Terkait

Timsel KPID NTB Umumkan 16 Peserta Lulus Uji Kompetensi dan 5 Petahana ke Fit and Proper Test, Ini Namanya
NTB Tembus 10 Besar MTQ Nasional 2026, Khairunnisa Asal Bima Raih Juara 1
Bank NTB Syariah Gandeng Maybank Indonesia, KUR dan Remitansi PMI NTB Diperkuat
Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan
Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami
APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Berita ini 237 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 08:57 WIB

Timsel KPID NTB Umumkan 16 Peserta Lulus Uji Kompetensi dan 5 Petahana ke Fit and Proper Test, Ini Namanya

Senin, 21 September 2026 - 16:36 WIB

NTB Tembus 10 Besar MTQ Nasional 2026, Khairunnisa Asal Bima Raih Juara 1

Senin, 21 September 2026 - 10:02 WIB

Bank NTB Syariah Gandeng Maybank Indonesia, KUR dan Remitansi PMI NTB Diperkuat

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 11:53 WIB

Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami

Berita Terbaru