PMI NTB Salurkan 106.500 Liter Air Bersih ke 6.027 Warga di 20 Titik, Siaga El Nino

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Ketua PMI NTB Ns. Lalu R. Doddy Setiawan secara simbolis melepas distribusi air bersih dalam kick off operasi tanggap kekeringan di Sekretariat PMI NTB, Mataram, Rabu (5/8/2026). Sebanyak 106.500 liter air bersih disalurkan kepada 6.027 warga di 20 titik sebagai langkah siaga menghadapi El Nino.

Plt Ketua PMI NTB Ns. Lalu R. Doddy Setiawan secara simbolis melepas distribusi air bersih dalam kick off operasi tanggap kekeringan di Sekretariat PMI NTB, Mataram, Rabu (5/8/2026). Sebanyak 106.500 liter air bersih disalurkan kepada 6.027 warga di 20 titik sebagai langkah siaga menghadapi El Nino.

SUMBAWAPOST.com|™ Mataram- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) memperkuat operasi tanggap Kekeringan dengan Menyalurkan 106.500 liter Air Bersih kepada 6.027 warga di 20 titik sebagai langkah antisipasi menghadapi Fenomena El Nino yang diperkirakan berlangsung lebih cepat, lebih lama, dan memicu suhu udara lebih Panas.

Operasi kemanusiaan tersebut secara resmi ditandai melalui kick off distribusi air bersih tingkat Provinsi NTB yang digelar di Sekretariat PMI NTB, Kota Mataram, Rabu (5/8/2026).

Meski peluncuran program baru dilakukan secara resmi, distribusi air bersih sebenarnya telah berjalan sejak sepekan terakhir. Bantuan mulai disalurkan ke sejumlah Permukiman Warga yang mengalami krisis Air Bersih akibat Musim Kemarau.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PMI NTB, Ns. Lalu R. Doddy Setiawan, mengatakan langkah cepat tersebut merupakan tindak lanjut atas peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi El Nino 2026 yang diperkirakan berlanjut hingga awal 2027.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tetapkan Mekarsari Jadi Prioritas Desa Berdaya, Jalan Rusak dan Kemiskinan Ekstrem Jadi Fokus

“Informasi dari BMKG menunjukkan El Nino tahun ini datang lebih cepat, durasinya lebih lama, dan dampaknya memicu suhu lebih panas. Ini menjadi atensi khusus PMI Pusat bersama mitra Internasional seperti Federasi Palang Merah Internasional (IFRC), American Red Cross, serta Australian Red Cross,” tegasnya kepada wartawan.

Doddy menjelaskan, berdasarkan data pemantauan PMI NTB dan PMI Pusat, selama satu pekan pertama operasi telah didistribusikan 106.500 liter air bersih yang menjangkau 6.027 jiwa di 20 titik, meliputi 12 desa/kelurahan pada 9 kecamatan.

Penentuan lokasi prioritas distribusi dilakukan berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di masing-masing Wilayah terdampak.

“Saat ini, lima daerah target menetapkan status Siaga Darurat Kekeringan. Kelima wilayah tersebut mencakup Kabupaten Lombok Barat, Lombok Timur, Lombok Utara, Sumbawa, dan Kabupaten Bima,” ujarnya.

Ia menjelaskan, status lima daerah tersebut masih berada pada level Siaga Darurat Kekeringan dan belum meningkat menjadi tanggap darurat. Namun, distribusi air bersih harus segera dilakukan agar masyarakat tetap memperoleh akses terhadap kebutuhan dasar dan terhindar dari risiko gangguan kesehatan.

Baca Juga :  Maling Berdaster! Wanita di Madapangga Bima Gasak Emas dan Uang Tetangga Rp57 Juta, 5 Jam Langsung Diciduk

“Untuk mekanisme penyaluran distribusi air bersih. Ini, merupakan program rutin dan komitmen berkelanjutan PMI setiap musim kemarau, baik atas inisiatif mandiri maupun merespons permintaan langsung dari Masyarakat,” katanya.

Menghadapi prediksi El Nino yang berpotensi berlangsung hingga memasuki 2027, PMI NTB menyiapkan pola distribusi air bersih secara berkala dan terstruktur. Seluruh jajaran PMI di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota bergerak dalam satu komando bersama PMI Pusat agar bantuan dapat terus menjangkau Masyarakat yang membutuhkan.

“Kerja ini adalah kerja kemanusiaan yang bersifat kolektif. Kami berada di bawah satu komando PMI Pusat. Selama dampak kekeringan ini dirasakan dan memanjang, pendistribusian Air Bersih akan terus digulirkan secara berkesinambungan sesuai peta kebutuhan riil Masyarakat di lapangan,” tandasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan
Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81
DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak
DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah
Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya
KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN
NTB Selangkah Lagi Tinggalkan Sistem Lama, Karier ASN Berbasis Talenta
Badko HMI Bali Nusra Desak Kejati NTB Tak Lempar Kasus Amahami, Minta Segera Tetapkan Tersangka
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 09:26 WIB

Wagub Umi Dinda Pimpin Puluhan Ribu Warga, Lautan Merah Putih Jadi Simbol Persatuan NTB Sambut HUT RI Ke-81

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:12 WIB

DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya

Berita Terbaru