Link and Match Jadi Strategi Gubernur Iqbal Tekan Pengangguran Lulusan SMK di NTB

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 16:47 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat mengunjungi SMK Mitra Industri MM2100 di Kabupaten Bekasi untuk Mempelajari Penerapan konsep Link and Match antara SMK dan dunia Industri guna menekan Pengangguran lulusan SMK di NTB.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat mengunjungi SMK Mitra Industri MM2100 di Kabupaten Bekasi untuk Mempelajari Penerapan konsep Link and Match antara SMK dan dunia Industri guna menekan Pengangguran lulusan SMK di NTB.

SUMBAWAPOST.com |™ Bekasi- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus mempercepat Transformasi Pendidikan Vokasi melalui Penguatan Konsep Link and Match antara Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Dunia Industri. Langkah ini menjadi Strategi utama Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, untuk menekan angka Pengangguran lulusan SMK sekaligus meningkatkan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) NTB.

Bagi Gubernur Iqbal, persoalan mendasar pendidikan Vokasi saat ini bukan terletak pada minimnya lapangan pekerjaan, melainkan belum selarasnya Kompetensi Lulusan dengan kebutuhan Dunia usaha dan Dunia Industri. Karena itu, revitalisasi SMK menjadi salah satu Prioritas Pembangunan Sektor Pendidikan di NTB.

Komitmen tersebut ditunjukkan Gubernur saat melakukan kunjungan kerja ke SMK Mitra Industri MM2100 di Kabupaten Bekasi, Selasa (4/8/2026).

Dalam kunjungan itu, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB Syamsul Hadi, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi NTB Aidy Furqan, serta Kepala SMKN 5 Mataram.

SMK Mitra Industri MM2100 dikenal sebagai salah satu sekolah vokasi percontohan di Indonesia karena berhasil menjawab persoalan klasik pendidikan kejuruan, yakni mismatch antara Kompetensi lulusan dengan kebutuhan Duni Kerja.

Baca Juga :  Muat Kayu Ilegal, Polres Bima Tetapkan Seorang Perempuan dan Dua Pria Jadi Tersangka

 

Sekolah tersebut didirikan oleh asosiasi Human Resources Development (HRD) perusahaan-perusahaan di Kawasan Industri MM2100, sehingga kurikulum, metode pembelajaran, hingga standar kompetensinya disusun berdasarkan kebutuhan riil industri.

 

Tak hanya membekali siswa dengan kompetensi teknis (hard skills), sekolah tersebut juga membangun budaya kerja (corporate culture) sejak hari pertama melalui pembentukan karakter, disiplin, etos kerja, ketepatan waktu, hingga tata krama yang menjadi standar perusahaan multinasional.

 

Pendekatan inilah yang dinilai menjadi salah satu faktor tingginya tingkat penyerapan lulusan di Dunia Kerja.

 

Gubernur Iqbal menilai model pendidikan tersebut layak diterapkan di NTB agar lulusan SMK tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu beradaptasi dengan cepat ketika memasuki dunia industri.

 

“Sehingga nanti pada saat masuk ke industri, tidak sulit untuk menyesuaikan dengan corporate culture yang ada di industri,” terang Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

 

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur menegaskan bahwa konsep link and match tidak boleh berhenti sebatas slogan, tetapi harus diwujudkan melalui kerja sama nyata antara sekolah dan industri.

 

“Bagi saya, ‘Link and Match’ bukan sekadar jargon di atas kertas, tapi sebuah keharusan mutlak. Makanya hari ini saya mengajak serta jajaran mulai dari Kadisnaker, Kadispora, hingga kepala sekolah agar langsung melihat standar industri. Di NTB kita sudah punya rintisan yang baik seperti Komatsu School Welding dan UT School di SMKN 6, dan ini harus kita perbanyak serta skalakan,”Ungkapnya.

Baca Juga :  Tim Menembak Putri NTB Sumbang Medali Emas di PON 2024 Aceh-Sumut

 

Selepas pertemuan ini, saya sudah mengundang founder SMK Mitra Industri beserta jajarannya untuk datang ke Lombok agar kita bisa langsung melanjutkan diskusi dan merancang kerja sama konkrit.

 

Selama ini lulusan SMK masih menjadi penyumbang P engangguran terbesar di NTB, dan ini tidak boleh dibiarkan terus-menerus terjadi. Lapangan kerja itu selalu ada, yang keliru adalah kita tidak mempersiapkan Anak-anak kita sesuai kebutuhan industri,” tegas Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

 

Selama kunjungan, Gubernur bersama rombongan meninjau berbagai fasilitas praktik yang dimiliki SMK Mitra Industri MM2100, mulai dari bengkel otomotif roda dua dan roda empat hingga laboratorium praktik perhotelan. Seluruh fasilitas dirancang menyerupai lingkungan kerja sesungguhnya sehingga peserta didik terbiasa bekerja sesuai standar industri sebelum lulus.

 

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Provinsi NTB melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga akan menjajaki kerja sama teknis dengan manajemen SMK Mitra Industri MM2100. Kolaborasi tersebut diharapkan mencakup penguatan kurikulum berbasis Industri, peningkatan Kompetensi Guru, pengembangan Budaya kerja di lingkungan Sekolah, hingga perluasan kemitraan dengan

dunia usaha dan Dunia Industri.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru