HUT ke-23 Kota Bima, Senator Mirah: Stop Euforia, Kado Terbaik adalah Kolaborasi dan Aksi Nyata Bangun Daerah

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 10 April 2025 - 11:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Kota Bima- Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-23 Kota Bima, Anggota DPD RI asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan momentum ini sebagai ajang refleksi sekaligus memperkuat kolaborasi demi kemajuan daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Senator Mirah menyampaikan apresiasi atas capaian pembangunan Kota Bima selama dua dekade lebih. Ia menilai kota ini telah menunjukkan perkembangan signifikan dalam berbagai sektor, mulai dari infrastruktur, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi masyarakat. Namun demikian, ia mengingatkan masih banyak tantangan yang harus diatasi untuk memastikan hasil pembangunan dapat dirasakan secara merata oleh semua lapisan masyarakat.

“Selamat HUT ke-23 untuk seluruh warga Kota Bima. Peringatan ini bukan hanya selebrasi, tapi juga pengingat bahwa kita harus terus berbenah. Tantangan ke depan menuntut sinergi nyata antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat sipil,” ujar Mirah. Kamis 10 April 2025.

Baca Juga :  NTB Sabet Juara Digital Nasional, Wagub Umi Dinda: Kita Motor Transformasi Indonesia Timur

Ia menyoroti beberapa isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti pengentasan kemiskinan, peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan, serta penguatan peran UMKM lokal. Tak kalah penting, katanya, adalah menjaga kearifan lokal dan memperkuat identitas budaya Bima sebagai modal sosial dalam membangun peradaban yang unggul dan mandiri.

“Pembangunan harus merata, tidak hanya terkonsentrasi di pusat kota. UMKM, pemuda, dan perempuan harus mendapat ruang yang lebih luas dalam proses pengambilan kebijakan,” tambahnya.

Sebagai anggota Komite II DPD RI, Mirah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat Bima di tingkat nasional. Ia menekankan pentingnya peran DPD sebagai penghubung antara kebutuhan daerah dan kebijakan pusat, terutama terkait sumber daya alam, pembangunan infrastruktur, dan program strategis lainnya.

Baca Juga :  Gerakan Mahasiswa Digempur Aparat, Kapolda NTB Diminta Copot Kapolres Lombok Timur

“Sebagai Senator NTB, saya akan terus memastikan kebutuhan masyarakat Kota Bima diperjuangkan di tingkat nasional. Kota ini punya potensi besar, tinggal bagaimana kita menyatukan langkah dan visi ke depan,” tegasnya.

Tak lupa, Mirah juga mendorong generasi muda Kota Bima agar lebih aktif terlibat dalam pembangunan daerah. Ia percaya anak muda memiliki peran kunci dalam menciptakan inovasi dan perubahan sosial, khususnya di era digital dan transisi ekonomi seperti saat ini.

“Kepada pemuda Bima, jadilah agen perubahan. Mari isi usia ke-23 Kota Bima dengan semangat, karya, dan ide-ide segar demi kemajuan daerah tercinta,” pungkasnya.

Dengan semangat HUT ke-23, Senator Mirah Midadan Fahmid mengajak semua pihak untuk terus menjaga persatuan, memperkuat kolaborasi, dan bekerja bersama mewujudkan Kota Bima yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing

Berita Terkait

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata
Paradoks “No Viral, No Justice”
Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’
Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut
Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II
Mandalika Tak Lagi Cuma Sirkuit, NTB Siapkan Etalase UMKM dan Budaya untuk Wisatawan
Sumbawa Barat Jadi Penyumbang Investasi Terbesar NTB, Lebih dari Rp11 Triliun, Disusul Dompu
Kejati NTB Jawab Desakan Badko HMI soal Reklamasi Amahami: Masih Ditangani
Berita ini 58 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:39 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, 53 Warga Bilebante Digembleng Jadi SDM Pariwisata

Minggu, 9 Agustus 2026 - 15:07 WIB

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agustus 2026 - 10:04 WIB

Sekda NTB Sebut Manajemen Risiko seperti VAR, Biar Tak Salah Kasih ‘Kartu Merah’

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:54 WIB

Wagub NTB Sentil Pejabat: Jangan Cuma Kejar Prestasi, Bawahan Jangan Sampai Takut

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:05 WIB

Gubernur NTB: Pejabat Tanpa Sertifikasi Manajemen Risiko Tak Bisa Naik Eselon II

Berita Terbaru

Dr. Ufran, SH., MH., Ketua Departemen Hukum Pidana FHISIP Unram, menyoroti Paradoks “No Viral, No Justice” dan Pengaruh Viralitas Media Sosial Terhadap Perhatian Publik Serta Penegakan Hukum

Hukum & Kriminal

Paradoks “No Viral, No Justice”

Minggu, 9 Agu 2026 - 15:07 WIB