Gubernur NTB Miq Iqbal: Rumah Ibadah Jelek atau Bagus, Cermin Umat di Sekelilingnya

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 1 Juni 2025 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Lombok – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, melakukan peletakan batu pertama pembangunan kembali Pura Banjar Dharma Yasa yang sempat runtuh beberapa waktu lalu. Acara tersebut berlangsung di Dusun Gumise Timur, Desa Giri Tembesi, Kabupaten Lombok Barat, pada Sabtu (31/5).

Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan kekagumannya terhadap kedekatan emosional masyarakat Dusun Gumise Timur dengan tempat ibadah mereka. Menurutnya, hal ini menjadi pelajaran penting bagi semua pihak.

“Rumah ibadah itu harus punya kedekatan emosional dengan kita, harus terjaga dan tersambung. Rumah ibadah adalah ekspresi kecintaan kita kepada Tuhan. Karena itu, jelek maupun bagusnya rumah ibadah mencerminkan umat yang ada di sekelilingnya,” ujarnya.

Baca Juga :  Selain UMKM, Badko HMI Bali Nusra Dorong Pemprov NTB Program MBG Libatkan Petani Lokal dan Nelayan

Gubernur juga mengakui bahwa pemerintah belum tentu bisa langsung membangun kembali pura tersebut secara menyeluruh. Namun, ia menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan mampu mengobati luka dan kesedihan warga Dusun Gumise Timur.

“Saya merasa kagum saat menyaksikan kedekatan emosional masyarakat di Gumise dengan pura ini. Inilah yang membuat saya tersentuh,” ucapnya.

Ia menambahkan bahwa peristiwa runtuhnya pura ini menjadi pengingat penting akan arti kekuatan sebuah konstruksi. Menurutnya, hal itu dapat dianalogikan dengan pembangunan daerah, baik provinsi, kabupaten, maupun masyarakat di tingkat dusun.

Baca Juga :  Lewat Program Desa Berdaya, Dispar Kota Bima Dorong Tenun dan Wisata Alam Tekan Kemiskinan

“Kita memang harus rajin dan sabar membangun pondasi. Pondasinya yang harus kuat. Percuma punya bangunan megah di atas, tapi pondasinya lemah. Hanya menunggu waktu akan runtuh. Jadi harus telaten membangun pondasi, begitu pondasinya kuat, mau ditaruh aksesoris apa pun di atasnya, pasti kuat,” jelasnya.

Gubernur pun menyampaikan harapannya agar masyarakat Banjar, khususnya di Gumise Timur, dapat menjadi komunitas yang adil, makmur, kuat, serta memiliki solidaritas sosial yang tinggi.

“Mudah-mudahan ikatan ini tetap kuat dan menjadi model bagi kita semua di kampung-kampung, desa-desa yang ada di NTB,” tutupnya.

 

Berita Terkait

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran
Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi
UNRAM Siap Dukung Transformasi Sumbawa, Bupati Jarot Buka Suara
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 19 Orang dan Uang Ratusan Juta Diamankan, Diduga Terkait Proyek Pemkab
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah Siapkan Beasiswa Kuliah Gratis untuk Juara Shorinji Kempo Porprov NTB 2026
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Selasa, 21 Juli 2026 - 16:21 WIB

Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:35 WIB

Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:07 WIB

Di Tengah Dinamika Porprov, Ketua PERKEMI NTB Pilih Bangun Kebersamaan, Atlet hingga Wasit Dapat Saweran

Senin, 20 Juli 2026 - 20:55 WIB

Gubernur NTB Tegaskan Birokrasi Jangan Bergantung pada Pemimpin, Politisi Datang dan Pergi

Berita Terbaru