SUMBAWAPOST.com, Mataram – Salah satu nasabah Bank NTB Syariah, Fajar Rachmat, melontarkan kritik pedas terhadap Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal. Ia menilai Gubernur gagal menjalankan peran sebagai Pemilik Saham Pengendali (PSP) dalam menjaga stabilitas dan nama baik bank milik daerah tersebut.
“Setelah membaca berbagai pemberitaan di media, saya melihat Gubernur NTB gagal melindungi Bank NTB Syariah. Padahal sebagai PSP, ia seharusnya mampu meredam kegaduhan-kegaduhan dari luar,” ujar Fajar dalam pernyataannya, Kamis (24/4).
Menurutnya, urusan internal bank semestinya tidak dilempar ke ruang publik. “Turbulensi yang terjadi jangan sampai diketahui publik. Ini soal trust. Bisnis bank adalah bisnis kepercayaan. Jangan sampai kegaduhan ini menimbulkan rush atau penarikan dana besar-besaran.”
Lebih tajam lagi, Fajar menyebut sikap Gubernur terkesan membiarkan, bahkan menciptakan kegaduhan itu sendiri. “Bukankah ini sama saja dengan menggali liang kubur bagi Bank NTB sendiri?”
Namun di balik kritik tajamnya, Fajar tetap menunjukkan sikap positif sebagai warga NTB. Ia menyatakan masih mempercayakan keuangannya di Bank NTB Syariah.
“Dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, saya tetap percaya kepada manajemen Bank NTB Syariah. Kepercayaan saya juga karena ada Gubernur dan 10 Bupati/Wali Kota sebagai pemilik bank ini. Artinya saya masih percaya kepada mereka sebagai kepala pemerintahan,” tambahnya.
Fajar menutup pernyataannya dengan seruan keras: “#SaveBankNTB dengan cara melindungi, bukan menciptakan kegaduhan! Jangan bicara #SelamatkanBankNTB jika justru membuat masyarakat takut dan kehilangan kepercayaan!”









