Gubernur NTB Dituding Gali Kubur untuk Bank NTB Syariah, Nasabah Angkat Bicara

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 24 April 2025 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Salah satu nasabah Bank NTB Syariah, Fajar Rachmat, melontarkan kritik pedas terhadap Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal. Ia menilai Gubernur gagal menjalankan peran sebagai Pemilik Saham Pengendali (PSP) dalam menjaga stabilitas dan nama baik bank milik daerah tersebut.

“Setelah membaca berbagai pemberitaan di media, saya melihat Gubernur NTB gagal melindungi Bank NTB Syariah. Padahal sebagai PSP, ia seharusnya mampu meredam kegaduhan-kegaduhan dari luar,” ujar Fajar dalam pernyataannya, Kamis (24/4).

Baca Juga :  Viral Pernikahan Anak di Bawah Umur di Lombok Tengah, LPA Laporkan ke Polisi

Menurutnya, urusan internal bank semestinya tidak dilempar ke ruang publik. “Turbulensi yang terjadi jangan sampai diketahui publik. Ini soal trust. Bisnis bank adalah bisnis kepercayaan. Jangan sampai kegaduhan ini menimbulkan rush atau penarikan dana besar-besaran.”

Lebih tajam lagi, Fajar menyebut sikap Gubernur terkesan membiarkan, bahkan menciptakan kegaduhan itu sendiri. “Bukankah ini sama saja dengan menggali liang kubur bagi Bank NTB sendiri?”

Namun di balik kritik tajamnya, Fajar tetap menunjukkan sikap positif sebagai warga NTB. Ia menyatakan masih mempercayakan keuangannya di Bank NTB Syariah.

Baca Juga :  Ribuan Pohon Ditanam di Perbatasan Sumbawa-Dompu, Bupati Jarot Bentuk Satgas dan Tegaskan Hutan Akan Dihijaukan Kembali

“Dengan segala kekurangan dan keterbatasannya, saya tetap percaya kepada manajemen Bank NTB Syariah. Kepercayaan saya juga karena ada Gubernur dan 10 Bupati/Wali Kota sebagai pemilik bank ini. Artinya saya masih percaya kepada mereka sebagai kepala pemerintahan,” tambahnya.

Fajar menutup pernyataannya dengan seruan keras: “#SaveBankNTB dengan cara melindungi, bukan menciptakan kegaduhan! Jangan bicara #SelamatkanBankNTB jika justru membuat masyarakat takut dan kehilangan kepercayaan!”

Berita Terkait

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri
Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka
Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal
Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan
Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode
Eceng Gondok Bendungan Batujai Dibidik Jadi Produk Ekspor, Disperindag NTB Dorong Industri Bernilai Tambah
Bendungan Batujai Disiapkan Jadi Hub Seaplane Pertama di Indonesia, Investasi Awal Capai Rp450 Miliar
NTB Raih WTP ke-15 Berturut-turut, Ketua DPRD Isvie Tegaskan Komitmen Kawal Rekomendasi BPK
Berita ini 250 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:17 WIB

Dari Negeri Seribu Masjid ke Negeri Seribu Perlindungan, Ketua DPRD NTB Serukan Revolusi Keselamatan Santri

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:37 WIB

Kasus Dugaan Pelecehan Santri di Bima Naik Penyidikan, 11 Korban Terungkap, Pimpinan Ponpes Belum Jadi Tersangka

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:22 WIB

Demokrasi Tak Boleh Pilih Kasih, KPU NTB Gandeng Sentra Paramita Rangkul Kelompok Rentan dan Marjinal

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:42 WIB

Temuan BPK RI Pada Tata Kelola Aset Pemprov NTB: Evaluasi dan Strategi Pembenahan Kedepan

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:15 WIB

Masa Jabatan Ketua Umum Partai Politik Digugat ke MK, Pemohon Minta Dibatasi Maksimal Dua Periode

Berita Terbaru