SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali Mendapat Sorotan sebagai Salah Satu Daerah yang memiliki Potensi Besar dalam melahirkan Atlet Berprestasi. KONI Pusat bahkan menyebut NTB sebagai Gudangnya Atlet.
Ketua Umum KONI Pusat yang diwakili Kepala Bidang Organisasi Eko Budi Supriyanto mengapresiasi pembinaan Olahraga di NTB. Menurutnya, Potensi tersebut terlihat dari sejumlah Atlet NTB yang mampu menorehkan Prestasi hingga Tingkat Dunia, salah satunya Sprinter Lalu Muhammad Zohri yang pernah menjadi juara Dunia U-20 nomor 100 meter pada 2018.
“NTB ini gudangnya Atlet. Jadi memang harus dikelola dengan baik,” katanya.
Menurut Eko, potensi besar tersebut tidak akan berkembang maksimal jika hanya mengandalkan KONI. Pembinaan membutuhkan sinergi seluruh Komponen, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, Dunia Usaha, Komunitas hingga Cabang Olahraga.
Ia juga menilai Penyelenggaraan PON 2028 di NTB dan NTT dapat menjadi Momentum strategis untuk menggerakkan Sektor Pariwisata dan UMKM.
Namun, di balik besarnya agenda Olahraga tersebut, Eko mengingatkan pentingnya Tata kelola Administrasi dan Pertanggungjawaban Anggaran. Ia meminta setiap penggunaan Anggaran hibah Pemerintah Daerah dikelola secara Tertib dan Transparansi agar tidak menimbulkan Persoalan Hukum di kemudian hari.
“Sekecil apapun Anggaran hibah yang dikeluarkan Pemerintah Daerah, harus jelas Pertanggungjawabannya,” tegasnya.
Tak hanya soal Tata kelola, Eko juga mendorong KONI NTB memperkuat Strategi Pembinaan melalui pengembangan Sport Intelligence. Sejumlah agenda Olahraga seperti PON Pantai, PON Beladiri, PON Indoor, dan PON Remaja juga perlu dipersiapkan sebagai bagian dari pemetaan menuju PON 2028.
Sementara itu, Ketua Umum KONI NTB periode 2022-2026 Mori Hanafi menyebut Musorprov XIII KONI NTB memiliki Posisi Strategis karena tidak hanya mengevaluasi Kepengurusan, tetapi juga menentukan arah Pembinaan dan Kepemimpinan Olahraga NTB ke depan.
Ia mengajak seluruh peserta menjaga proses musyawarah tetap Demokratis serta berpedoman pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
“Kalau Kita mau menjadi Tuan Rumah tahun 2028, ini legasi Kita. Ini legasinya Kita semua,” ujarnya.
Musorprov XIII KONI NTB turut dihadiri Asisten III Setda NTB, sejumlah Kepala Perangkat Daerah Pemprov NTB, Pengurus KONI Kabupaten/Kota, Pengurus Cabang Olahraga, Atlet, dan Pelatih.
Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) XIII KONI Provinsi NTB Tahun 2026 di Mataram, Minggu (30/8/2026).
Mengangkat tema “Wujudkan Prestasi NTB Makmur Mendunia melalui Sukses Prestasi pada PON XXII Nusa Tenggara 2028”, Forum tersebut menjadi momentum Evaluasi Kepengurusan KONI NTB sekaligus menentukan arah Kepemimpinan dan Pembinaan Olahraga NTB ke depan.
Dalam sambutannya, Wagub Umi Dinda memberikan apresiasi kepada Pengurus KONI NTB masa Bakti 2022-2026 di bawah Kepemimpinan Mori Hanafi. Salah satu capaian penting yang disorot adalah keberhasilan NTB bersama NTT ditetapkan sebagai Tuan Rumah PON 2028.
“Apresiasi dan penghormatan kepada seluruh jajaran Pengurus KONI Nusa Tenggara Barat masa bakti 2022-2026 di bawah Kepemimpinan Bapak Haji Mori Hanafi atas dedikasi dan pengabdiannya, yang lebih utama bisa mempersembahkan Nusa Tenggara Barat sebagai tuan rumah pelaksanaan PON pada tahun 2028,” ujarnya.
Menurut Indah Dhamayanti Putri, menjadi Tuan Rumah PON bukan Pekerjaan Ringan. NTB bersama NTT dan DKI Jakarta sebagai Wilayah pendukung akan menghadapi tantangan besar sehingga membutuhkan kerja sama, Kekompakan, dan Kepemimpinan yang kuat.
“Kita harus saling memperbaiki kekurangan Masing-masing, bukan saling menjatuhkan. Soliditas KONI NTB adalah kunci utama keberhasilan Kita di tahun 2028,” tegasnya.
Ia juga memandang PON 2028 bukan Semata-mata sebagai ajang Kompetisi Olahraga. Event tersebut dapat menjadi katalisator pengembangan Sport Tourism sekaligus menggerakkan Ekonomi Kreatif dan Sektor Pariwisata NTB.
“Kita ingin mencetak generasi muda yang tidak hanya tangguh di arena pertandingan, tetapi juga memiliki karakter unggul yang mengharumkan nama Nusa Tenggara Barat di tingkat Nasional maupun Internasional,” katanya.
Wagub berharap Musorprov XIII KONI NTB mampu melahirkan Kepemimpinan yang amanah dan visioner. Kepemimpinan tersebut diharapkan mampu membawa pembinaan olahraga NTB semakin solid sekaligus mengantarkan Atlet-atlet NTB meraih Prestasi terbaik pada PON 2028.
Dengan potensi Atlet yang besar dan status sebagai Tuan Rumah PON 2028, NTB kini memiliki tantangan untuk membuktikan bahwa julukan Gudangnya Atlet bukan sekadar sebutan, tetapi Benar-benar mampu diterjemahkan menjadi Prestasi dan Medali.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










