Fraksi PPR DPRD NTB Bongkar Rp500 Miliar Belanja Tak Terduga, Minta Gubernur Buka Semua Rinciannya

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 04:42 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Dalam rapat paripurna DPRD NTB terkait Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025, Fraksi Persatuan Perjuangan Restorasi (PPR) menyoroti sejumlah isu strategis, termasuk alokasi penyertaan modal Rp 8 miliar kepada PT Gerbang NTB Emas (GNE). Pandangan umum Fraksi PPR dibacakan langsung oleh Ketua Fraksi, Ir. Made Slamet, M.M., di Aula Rinjani, Kantor Gubernur NTB, Selasa (23/9).

Dalam kesempatan itu, Made Slamet memfokuskan perhatian pada penggunaan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT).

“Fraksi PPR mencermati bahwa dalam APBD Murni 2025, Belanja Tidak Terduga dianggarkan sebesar Rp 500,970 miliar lebih. Dari jumlah tersebut, telah terealisasi sebesar Rp 484,560 miliar lebih, sehingga menyisakan hanya Rp 16,410 miliar lebih. Realisasi tersebut dilakukan melalui pembebanan langsung maupun mekanisme pergeseran ke OPD,” jelas Made Slamet.

Baca Juga :  Sekda HL Gita Ariadi Raih Penghargaan "Pembina Olahraga Terbaik NTB"

Fraksi PPR memahami bahwa BTT pada prinsipnya diperuntukkan bagi kebutuhan darurat, mendesak, dan tidak terduga, sebagaimana diatur dalam PP Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah. Namun, dalam praktiknya, pencairan BTT hanya dapat dilakukan melalui Penetapan Peraturan Kepala Daerah (Perkada).

“Oleh karena itu, mekanisme dan urgensi dari pergeseran anggaran BTT harus dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan keraguan publik,” tegasnya.

Sehubungan dengan hal tersebut, Fraksi PPR meminta penjelasan dari Gubernur NTB terkait beberapa hal mendesak:

  1. Bagaimana mekanisme penggunaan BTT yang dijalankan melalui Perkada? Apakah telah sesuai dengan ketentuan PP 12/2019?
  2. Bagaimana rincian penggunaan BTT, baik yang dibebankan langsung maupun yang digeser ke masing-masing OPD?
  3. Apa dasar hukum dan urgensi yang melandasi pergeseran BTT dalam jumlah yang sangat besar?
  4. Apa langkah yang dilakukan Pemerintah Daerah untuk memperkuat transparansi dan pengawasan penggunaan BTT agar tetap sesuai prinsip akuntabilitas dan tujuan awalnya?
Baca Juga :  Inilah Dua Desa Cantik Terbaik Nasional Di NTB, Ada Di kabupaten Ini 

Rapat paripurna ini menjadi momen penting bagi DPRD NTB untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan hukum, khususnya terkait dana BTT yang nilainya sangat signifikan bagi pembangunan daerah dan pelayanan publik.

 

Berita Terkait

Kemiskinan NTB Turun Jadi 11,17 Persen, Wagub Umi Dinda Minta Pemkab-Pemkot Percepat Desa Berdaya
JPI NTB Deklarasikan Bela Prabowo dan Dukung Polri, Ini Empat Sikap Tegasnya
Mendag Buka Jalan UMKM NTB Tembus Pasar Ekspor, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Wagub NTB Dampingi Mendag Pantau Harga Sembako, Surplus Cabai Disiapkan untuk Pasok Daerah Lain
Mendag Turun ke Pasar Kebon Roek Mataram, Segini Harga Cabai, Ayam hingga Beras
Deposit Tambang Hu’u Dompu Capai 3 Miliar Ton, PT STM Siapkan Jalan, Dermaga hingga Bandara
Tambang Hu’u Dompu Ditunggu Jadi Mesin Ekonomi NTB, Sekda Desak PT STM Segera Bereskan Perizinan
125 Dapur MBG di NTB Disuspend, BGN Perketat Pengawasan hingga CCTV Terhubung ke Pusat
Berita ini 94 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 08:11 WIB

Kemiskinan NTB Turun Jadi 11,17 Persen, Wagub Umi Dinda Minta Pemkab-Pemkot Percepat Desa Berdaya

Jumat, 6 November 2026 - 01:59 WIB

JPI NTB Deklarasikan Bela Prabowo dan Dukung Polri, Ini Empat Sikap Tegasnya

Kamis, 5 November 2026 - 14:43 WIB

Mendag Buka Jalan UMKM NTB Tembus Pasar Ekspor, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi

Kamis, 5 November 2026 - 13:43 WIB

Wagub NTB Dampingi Mendag Pantau Harga Sembako, Surplus Cabai Disiapkan untuk Pasok Daerah Lain

Kamis, 5 November 2026 - 13:25 WIB

Mendag Turun ke Pasar Kebon Roek Mataram, Segini Harga Cabai, Ayam hingga Beras

Berita Terbaru