Forum Nasional Kohati di Kota Mataram Disapu Banjir: Ilmu Tak Sempat Dibagi, Nyawa Ketua Umum Sri Meisista Hampir Jadi Taruhan

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 6 Juli 2025 - 15:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Kota Mataram tak sekadar diguyur hujan pada Minggu, 6 Juli 2025. Ia meraung dalam genangan, memekik dalam bencana. Sejak pagi hingga malam, hujan deras mengguyur tanpa ampun, mengubah jalanan jadi sungai dan rumah-rumah jadi danau darurat. Tapi air tak hanya menyapu aspal ia menerjang hingga ke jantung semangat intelektual perempuan HMI.

Di tengah badai itu, Latihan Khusus Kohati (LKK) Tingkat Nasional 2025 yang digelar di BPSDM Provinsi NTB berubah total. Forum ilmiah yang seharusnya penuh semangat dan intelektualitas mendadak menjadi panggung dramatis penuh jeritan dan air mata.

Ketua Umum Kohati PB HMI, Sri Meisista, sedang berdiri penuh wibawa di depan forum. Tapi pidatonya mendadak terpotong bukan oleh interupsi, tapi oleh banjir setinggi leher yang menerobos masuk dari arah Kampus UNDIKMA. Materi intelektual tak sempat tuntas, karena ruangan lebih dulu tenggelam dalam kepanikan.

Baca Juga :  Ini Alasan Kuat Prof Zainal Asikin Menilai Polri Tetap Harus di Bawah Presiden

Jeritan memecah ruangan. Para peserta ratusan perempuan muda dari seluruh penjuru Indonesia menangis, berpelukan, berteriak, dan berlari. Buku catatan, materi pelatihan, dan perangkat elektronik terapung bersama sandal dan air mata. Banyak yang hanya bisa menyelamatkan diri, bukan idealismenya.

Namun di tengah kepanikan, panitia lokal bertindak heroik. Satu per satu peserta dievakuasi meski harus melawan arus deras di dalam gedung. Tidak ada korban jiwa, tapi trauma mendalam pasti membekas. Banyak yang datang dengan semangat belajar, tapi pulang membawa kenangan yang mengguncang jiwa.

“Saya datang untuk menimba ilmu dan memperjuangkan posisi perempuan di tengah arus globalisasi. Tapi justru kami belajar bagaimana bertahan hidup,” ujar seorang peserta yang tidak mau disebutkan namanya dengan suara sedih dan mata bengkak karena menangis.

Sementara, Ketua Umum Kohati PB HMI, Sri Meisista menyampaikan banjir ini bukan sekadar bencana alam ia menjadi ujian spiritual, intelektual, dan emosional bagi Kohati.

Baca Juga :  Pemohon SKCK di Polresta Mataram Naik 100 Persen Jelang Penerimaan CPNS dan P3K 2024

“Di tengah air bah, para kader tak hanya diuji dengan teori, tapi dengan kenyataan brutal bahwa perjuangan bisa datang dalam bentuk tak terduga. menyelamatkan nyawa dan martabat dalam satu tarikan napas,”terangnya dalam keterangan yang diterima media ini.

Meski air sudah surut, tekad mereka belum pudar. Di balik luka dan trauma, semangat kaderisasi tetap menyala. Kohati tak tumbang oleh bencana, malah mereka justru ditempa.

Sementara, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, langsung meninjau lokasi banjir sejumlah titik di kota Mataram.

Banjir setinggi pinggang hingga atap rumah ini membuat banyak warga terjebak dan membutuhkan evakuasi. Gubernur pun langsung instruksikan Basarnas, Tagana, dan TNI AL untuk turun membantu penanganan.

“Saya minta Basarnas, Tagana, maupun TNI AL untuk segera turun membantu warga,” tegas Miq Iqbal.

Berita Terkait

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar
Wabup Sumbawa Datangi Rumah Duka Korban Tambang Lantung, Aktivitas Dihentikan Sementara
Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya
Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun
Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Minta Maaf kepada Warga dan Wisatawan
Krisis Air Gili Trawangan, Ratusan Tamu Hotel Disebut Check Out Lebih Awal
Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Kejar Diskresi Agar Air Kembali Mengalir
Berita ini 164 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 20:13 WIB

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Minggu, 6 September 2026 - 19:17 WIB

Wabup Sumbawa Datangi Rumah Duka Korban Tambang Lantung, Aktivitas Dihentikan Sementara

Minggu, 6 September 2026 - 18:00 WIB

Longsor Tambang Lantung Telan 9 Korban, Pemkab Sumbawa Tegas: Tambang Tanpa Izin Harus Dihentikan

Minggu, 6 September 2026 - 17:49 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Longsor, 3 Tewas dan 6 Luka, Ini Nama-Nama Korbannya

Minggu, 6 September 2026 - 16:55 WIB

Longsor Tambang Rakyat Lawang Tua Lantung Sumbawa, Tiga Pekerja Tewas Tertimbun

Berita Terbaru

Tim Kepolisian Saat Melakukan Olah TKP di Lokasi Pertambangan Rakyat Lantung, Kabupaten Sumbawa.

Hukum & Kriminal

Polda NTB Selidiki Misteri Kematian 3 Penambang Lantung, Olah TKP Digelar

Minggu, 6 Sep 2026 - 20:13 WIB