Eks Kapolres Bima Kota Tersangka Narkoba Ditahan di Markas Brimob, Kejati NTB Ungkap Alasannya

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:01 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro didampingi kuasa hukum saat menjalani proses pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kasus narkoba di Kejaksaan Negeri Bima, Kamis (18/6/2026).

Mantan Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro didampingi kuasa hukum saat menjalani proses pelimpahan tersangka dan barang bukti (Tahap II) kasus narkoba di Kejaksaan Negeri Bima, Kamis (18/6/2026).

SUMBAWAPOST.com | Kota Bima- Mantan Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro, resmi memasuki tahap penuntutan setelah Kepolisian Daerah (Polda) Nusa Tenggara Barat melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Bima, Kamis (18/6/2026).

Pelimpahan tahap dua tersebut berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Bima sekitar pukul 15.50 WITA dan menjadi tahapan akhir proses penyidikan sebelum perkara dilanjutkan ke persidangan.

Koordinator Pidana Umum Kejati NTB, Budi Mukhlis, membenarkan pelaksanaan tahap dua terhadap mantan Kapolres Bima Kota tersebut.”Jadi, hari ini proses tahap dua atau penyerahan tersangka atas nama Didik dan barang bukti narkoba dari penyidik kepolisian ke jaksa penuntut umum,” kata Budi Mukhlis.

Menurutnya, proses tahap dua berlangsung di Kejaksaan Negeri Bima yang menjadi lokasi penanganan perkara. “Informasi lengkapnya nanti kami kabari,” ujarnya.

Budi juga menegaskan bahwa pelimpahan pada hari itu hanya dilakukan terhadap tersangka Didik Putra Kuncoro. “Untuk lainnya belum ada, hari ini Didik saja,” tegasnya.

Usai proses pelimpahan, Kejati NTB memutuskan menitipkan penahanan Didik Putra Kuncoro di Markas Batalyon C Satbrimobda NTB yang berada di Kota Bima.

Juru Bicara Kejati NTB, Harun Al Rasyid, mengatakan keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan faktor keamanan. “Jadi, dari pelaksanaan tahap dua hari ini, yang bersangkutan kami titipkan penahanan di markas Batalyon C Satbrimobda NTB di Kota Bima,” kata Harun. “Tidak ditahan di rutan untuk alasan keamanan,” sambungnya.

Dalam perkara ini, Didik dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika beserta ketentuan penyesuaian pidana yang berlaku.

Sebelumnya, Polda NTB telah lebih dahulu melaksanakan tahap dua terhadap lima tersangka lain pada 9 Juni 2026. Mereka adalah mantan Kasatresnarkoba Polres Bima Kota Malaungi, Herman alias Kevin, Yusril Ismahendra alias Ucok, Anita alias Bunda, dan Irfan alias Carol.

Baca Juga :  Wakapolda NTB Turun Langsung Atur Lalu Lintas di Mataram, Cegah Kemacetan Pagi

Kelima tersangka tersebut saat ini ditahan di Rumah Tahanan Kelas IIB Raba Bima sambil menunggu proses persidangan.

Penyidik diketahui telah menetapkan 10 orang tersangka dalam perkara ini. Selain Didik Putra Kuncoro, masih terdapat empat tersangka lain yang belum dilimpahkan ke jaksa penuntut umum, yakni Erwin Iskandar alias Koko Erwin, Ais Setiawati, Hamid alias Boy, serta Satriawan alias Dae Awan yang hingga kini masih berstatus DPO.

Dengan pelimpahan tahap dua tersebut, proses hukum terhadap mantan Kapolres Bima Kota kini memasuki tahap penuntutan sebelum disidangkan di pengadilan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru