Kota Bima Borong 2 Penghargaan Terbaik I, Dapat Insentif Rp4 Miliar dari Kemendagri

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 18 September 2026 - 18:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E. Saat Menghadiri Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di Jakarta.

Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E. Saat Menghadiri Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara di Jakarta.

SUMBAWAPOST.com |™ Jakarta-Pemerintah Kota Bima memborong dua penghargaan Terbaik I dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara yang digelar Kementerian Dalam Negeri di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis malam, (17/9/2026).

Dua penghargaan tersebut diraih Kota Bima pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan serta Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan tingkat kota.

Atas dua penghargaan tersebut, Kota Bima memperoleh insentif total Rp4 miliar, masing-masing Rp2 miliar untuk setiap penghargaan.

Pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, Kota Bima menempati peringkat pertama. Kota Mataram berada di posisi kedua, sedangkan Kota Kupang di posisi ketiga.

Sementara pada kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Kota Bima kembali meraih penghargaan Terbaik I tingkat kota.

Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E. hadir mewakili Pemerintah Kota Bima dalam malam apresiasi tersebut. Ia didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima Syahrial Nuryadin, S.IP., M.M.

“Penghargaan tersebut diberikan sebagai pengakuan atas kinerja pemerintah Daerah dalam memenuhi Pelayanan Dasar Masyarakat,”ungkap Aji Man dalam keterangan tertulis yang diterima media ini. Jum’at (18/9/2026).

Penilaian pada Batch II mencakup empat bidang, yakni akses dan kualitas layanan Kesehatan, akses penduduk terhadap layanan Pendidikan, implementasi Program 3 Juta Rumah, serta pengelolaan Sampah’ dan Lingkungan Asri.

Dalam kategori Kesehatan, penilaian antara lain berkaitan dengan akses Masyarakat terhadap layanan Kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional, sanitasi layak, ketersediaan fasilitas Kesehatan sesuai standar, pemeriksaan Kesehatan gratis, serta inovasi pelayanan yang inklusif dan berdampak.

Baca Juga :  Jadi Buronan Institusi Kejaksaan NTB, Inilah 9 Nama DPO, Alamat dan Jenis Kasusnya

“Capaian tersebut menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Bima untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik, meningkatkan kualitas layanan dasar, serta memastikan program pembangunan memberikan manfaat yang lebih langsung bagi warga,”ungkapnya.

Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan, ajang penghargaan tersebut menjadi pengingat agar Pemerintah Daerah terus memberikan pelayanan terbaik bagi Masyarakat.

Melalui ajang penghargaan itu, Kementerian Dalam Negeri memberikan insentif berupa bantuan pemerintah yang dapat digunakan Pemerintah Daerah untuk memperkuat penanganan bencana di Wilayahnya.

“Buat tambahan, bukan untuk pribadi, tetapi nanti kami kirim ke rekening daerah Masing-masing, bisa digunakan. Tadi saya lihat banyak di Daerah Flores yang dapat digunakan juga untuk menangani bencana,” kata Tito.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku-Nusa Tenggara di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Tito menambahkan, insentif tersebut melengkapi tambahan Belanja Tidak Terduga (BTT) yang telah diberikan Presiden Prabowo Subianto, khususnya untuk penanganan bencana.

Ia menyebutkan, tambahan BTT meningkat dua kali lipat dari usulan Kemendagri dengan total Rp200 miliar yang dibagikan ke Nusa Tenggara Timur (NTT) serta delapan kabupaten di Pulau Flores.

Baca Juga :  Pemuda di Lombok Barat Aniaya Ibu Tiri hingga Pingsan, Korban Masuk Rumah Sakit

“Jadi, Pak Melki, Gubernur NTT kayaknya dompetnya tebal sekarang ini, untuk bantu bencana,” canda Tito.

Selain untuk bencana gempa, Tito juga memastikan telah mengusulkan BTT untuk daerah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Usulan tersebut juga disetujui Presiden serta telah ditransfer sebesar Rp760 miliar yang dibagi untuk empat provinsi di Kalimantan dan tiga provinsi di Sumatera.

“Untuk penanganan karhutla, ya. Ini kami laporkan juga kepada Bapak Jumhur, Menteri Lingkungan Hidup (LH). Jadi, daerah kita perkuat untuk biayanya dan anggarannya, Pak,” terang Tito.

Bagi Kota Bima, tambahan insentif Rp4 miliar menjadi bagian dari capaian kinerja pada dua sektor pelayanan dasar, yakni Kesehatan dan Pendidikan.

Dua penghargaan Terbaik I tersebut sekaligus menjadi catatan atas kinerja pelayanan dasar Kota Bima di tingkat regional Maluku dan Nusa Tenggara.

Kualitas layanan kesehatan dan pendidikan menjadi bagian penting yang perlu dipertahankan dan terus ditingkatkan.

Pemerintah Kota Bima menyatakan capaian tersebut menjadi motivasi untuk memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan publik, meningkatkan kualitas layanan dasar, serta memastikan program pembangunan memberikan manfaat yang lebih langsung bagi warga.

Tantangan berikutnya adalah memastikan capaian tersebut tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi berlanjut pada peningkatan kualitas layanan yang benar-benar dirasakan masyarakat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
APBD-P NTB 2026 Disepakati, Puluhan Ribu KK hingga Air Bersih dan MotoGP Mandalika Jadi Fokus
NTB Borong 3 Penghargaan Kemendagri, Dapat Dukungan Anggaran Rp9 Miliar, Ini Peruntukannya
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:16 WIB

Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:07 WIB

Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar

Berita Terbaru