Tak Mau Honorer Terlupakan, DPRD NTB Siap Kawal Perjuangan ke DPR RI

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 14 Oktober 2025 - 17:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menunjukkan kepedulian nyata terhadap nasib ratusan tenaga honorer non database yang gagal dalam seleksi CPNS 2025. Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Aliansi Honorer Non Database BKN Wilayah NTB, Komisi I DPRD NTB menegaskan siap memperjuangkan regulasi pengangkatan PPPK Paruh Waktu Tahap II hingga ke tingkat DPR RI.

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menegaskan komitmen penuh untuk memperjuangkan nasib ribuan tenaga honorer non database (gagal CPNS 2025) yang tergabung dalam Aliansi Honorer Non Database BKN Wilayah NTB.

Dukungan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Komisi I DPRD NTB, Selasa (14/10/2025), di ruang rapat utama Gedung DPRD NTB, Mataram.

RDP ini digelar menyusul belum adanya regulasi dari pemerintah pusat terkait mekanisme pengangkatan tenaga honorer non database menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahap II. Ketiadaan regulasi ini membuat ribuan honorer yang gagal dalam seleksi CPNS 2025 belum mendapat kepastian status dan penghasilan.

Baca Juga :  APBD NTB Baru Terserap 60 Persen, Banggar Desak Pemprov Bergerak Cepat

Koordinator Honorer Non Database Wilayah NTB, Irfan, menyampaikan harapan besar agar DPRD NTB menjadi corong perjuangan mereka di tingkat pusat.

“Kami berharap DPRD NTB bisa menjadi jembatan agar suara kami sampai ke pusat. Kami bukan menuntut sesuatu yang berlebihan, kami hanya ingin diberlakukan sama. Yakni diangkat sebagai PPPK paruh waktu tahap II agar dapat terus mengabdi dengan status yang jelas dan penghasilan yang layak,” ujar Irfan saat menyampaikan keterangan ke media ini.

Ia juga meminta dukungan Pemerintah Provinsi NTB untuk menyiapkan langkah konkret, termasuk soal kesiapan anggaran bagi tenaga honorer yang kelak diangkat melalui kebijakan paruh waktu.

Baca Juga :  Merantau dengan Mimpi, Tersandung Takdir: Kisah Haru Pemuda Dompu Terlantar Dua Hari di Jakarta

“Kami juga berharap Pemprov NTB dapat memberikan sikap terbuka dan menyatakan kesiapannya, apabila kami benar-benar diangkat melalui kebijakan paruh waktu tahap II nantinya,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi I DPRD NTB, H. Moh. Akri, S.HI., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam. Ia memastikan Komisi I siap memperjuangkan langsung ke DPR RI jika diperlukan.

“Kami dukung. Bahkan saya siap ikut RDP di DPR RI,” tegas H. Moh. Akri usai mendengar bahwa aliansi tenaga honorer tingkat nasional telah mengirimkan surat resmi permohonan RDP ke DPR RI.

DPRD NTB menegaskan akan mengawal penuh aspirasi ini hingga ke pemerintah pusat, agar segera dibentuk regulasi pengangkatan PPPK Paruh Waktu yang memberi ruang dan keadilan bagi tenaga honorer non database di seluruh Indonesia.

 

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 147 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB