DPRD NTB Fakhruddin Tegaskan Pembangunan Sumbawa Belum Maksimal, Infrastruktur dan Sinergi Jadi Sorotan

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD NTB Fakhruddin saat menyampaikan pernyataan terkait pembangunan infrastruktur Pulau Sumbawa usai pelantikan PAW.

Anggota DPRD NTB Fakhruddin saat menyampaikan pernyataan terkait pembangunan infrastruktur Pulau Sumbawa usai pelantikan PAW.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Anggota DPRD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Fakhruddin, menegaskan bahwa pembangunan di Pulau Sumbawa hingga saat ini dinilai belum maksimal, terutama pada sektor infrastruktur jalan.

Pernyataan tersebut disampaikannya pada Kamis (12/2/2025), usai resmi dilantik sebagai Anggota DPRD NTB melalui mekanisme Pergantian Antar Waktu (PAW) periode 2024-2029 dalam Rapat Paripurna DPRD NTB di Ruang Paripurna DPRD Kantor Gubernur NTB.

Menurut Fakhruddin, pembangunan di wilayah Sumbawa tidak bisa dipisahkan dari daerah lain seperti Bima dan Dompu karena memiliki keterkaitan konektivitas antarwilayah.

“Pembagunan di Sumbawa belum maksimal. Belum maksimal, terutama infrastruktur jalan. Begitu juga di Bima Dompu, karena daerah ini sambung. Gak bisa dipisahkan. Ketika terputus dari Sumbawa gimana Bima Dompu. Begitu juga dengan yang lain-lain,” tegas Fakhruddin saat dimintai tanggapannya.

Baca Juga :  PMI Lombok Barat Karam, Diselamatkan Plt Fahrul Mustofa: ‘Kami Siap Angkut Penumpang Baru di Muskab’

Ia menekankan pentingnya dukungan dan kolaborasi antarwakil rakyat, khususnya dari Daerah Pemilihan (Dapil) Pulau Sumbawa, guna mendorong percepatan pembangunan.

“Kita saling mensuport yah terutama teman-teman dari Dapil Pulau Sumbawa,” ujarnya.

Politisi Partai NasDem itu juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan DPRD dalam mewujudkan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

“Terkait Bupati di Kabupaten Kota memang harus bersinergi. Kalau tidak bersinergi dengan pemerintah omong kosong pembangunan itu. Ngapin bernegara kalau tidak bersinergi kan. Harus duduk bersama berdamai dengan kondisi, terutama dengan Pulau Sumbawa,” katanya.

Selain itu, Fakhruddin mengaku merasa bangga dan terharu atas dukungan yang diberikan keluarga almarhum pendahulunya.

“Istri dan anak-anaknya almarhum datang, ya saya bangga haru. Jadi saya pikir itu yang pertama,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa amanah yang diberikan kepadanya sebagai wakil rakyat Dapil V Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat akan dijalankan dengan penuh tanggung jawab, terutama dalam mengawal pembangunan di Pulau Sumbawa.

Baca Juga :  KPU NTB Berkurban di Idul Adha, Agus Hilman: Yang Dinilai Bukan Dagingnya, Tapi Ketakwaannya

“Prosesnya berjalan dengan lancar dan amanah yang diberikan kepada saya khususnya Dapil 5 Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat untuk terus mengontrol perjalanan pembangunan yang ada di Pulau Sumbawa, terutama infrastrukturnya, lingkungannya, perhubungannya, yang sesuai dengan Komisi 4,” jelasnya.

Fakhruddin juga menyinggung pentingnya pengawasan terhadap sektor tenaga kerja dan pertambangan agar berjalan sesuai aturan dan tidak terjadi penyimpangan. “Melalui peraturan tenaga kerja pertambangan jangan sampai jual beli,” tegasnya.

Sebagai anggota DPRD NTB yang duduk di Komisi IV, ia berkomitmen mengawal kebijakan terkait infrastruktur, lingkungan hidup, serta sektor strategis lainnya demi kemajuan Pulau Sumbawa secara menyeluruh.

Berita Terkait

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa
Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan
Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA
NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project
Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat
KPU NTB dan Bawaslu NTB Touring Monitoring Coktas di Lombok Utara, Pastikan Data Pemilih Akurat
TPA Kebon Kongok di NTB Berpotensi Hasilkan 9 Juta Ton Gas Metana per Tahun, Siap Jadi Sumber Energi Alternatif
Wakil Ketua DPRD Lalu Wirajaya Hadiri Penutupan MTQ XXXI NTB 2026, Dorong Lahirnya Generasi Qurani Berprestasi
Berita ini 90 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:05 WIB

Satgas Desa Berdaya Resmi Dibentuk, Pemprov NTB Siap Sikat Program Tak Tepat Sasaran hingga ke Desa

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:59 WIB

Sekda NTB Abul Chair Tegaskan Desa Berdaya Jadi Mesin Utama Pengentasan Kemiskinan

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:45 WIB

Amerika Serikat Dalami Tambang Rakyat Lantung Sumbawa, Soroti Lingkungan dan Tata Kelola SDA

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:27 WIB

NTB Terapkan Metode Baru Percepat Penanganan Stunting, Desa Sakra Lombok Timur Jadi Pilot Project

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:19 WIB

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Berita Terbaru

Suasana diskusi antara Delegasi Konsulat Amerika Serikat dan Bupati serta perangkat daerah Kabupaten Sumbawa terkait tambang rakyat Lantung.

Pemerintahan

Tambang Rakyat Lantung Sumbawa Jadi Perhatian Amerika Serikat

Rabu, 17 Jun 2026 - 14:19 WIB