SUMBAWAPOST.com, Mataram- Aroma skandal besar tercium dalam proyek pembangunan Gedung Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Mataram. Forum Rakyat NTB yang terus mengawal kasus ini semakin curiga setelah Direktur Poltekes Mataram dan pihak kontraktor mangkir dari hearing lanjutan yang digelar Kamis, 6 Maret 2025.
Dugaan Penyelewengan Makin Kuat, Kejati NTB Siap Dihadirkan
Ketua Forum Rakyat NTB, Hendrawan Saputra, S.H., geram dengan sikap mereka yang memilih menghindar daripada memberikan klarifikasi.
“Jika tidak bersalah, mengapa takut hadir dan menjelaskan? Ada yang ditutup, Kami tak akan tinggal diam,” tegasnya usai hearing.
Tak hanya itu, pihak Poltekkes Mataram juga dinilai semakin menutup-nutupi proyek ini setelah petugas keamanan mereka menghalangi Forum Rakyat NTB untuk melihat langsung kondisi pembangunan dan mengambil dokumentasi.
“Ini proyek publik, dibangun dengan uang rakyat. Kenapa masyarakat malah dilarang melihat? Ini semakin menguatkan dugaan ada kejanggalan besar yang sedang disembunyikan,” ujar Hendrawan.
Dugaan Korupsi Mencuat, Forum Rakyat NTB Siap Laporkan ke Kejati NTB
Mencium banyaknya kejanggalan, Forum Rakyat NTB bersiap membawa kasus ini ke Kejaksaan Tinggi NTB.
“Kami akan melaporkan dugaan penyelewengan ini. Jika tidak ada langkah tegas, kami siap turun ke jalan dalam aksi besar-besaran menuntut transparansi dan keadilan,” tandas Hendrawan.
Pembangunan Gedung Poltekkes Mataram memang sudah lama menjadi sorotan. Sejumlah masalah seperti keterlambatan proyek dan dugaan ketidaksesuaian spesifikasi semakin memperkuat dugaan adanya praktik korupsi.
Forum Rakyat NTB berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas. Mereka mendesak aparat hukum untuk segera turun tangan sebelum uang rakyat semakin dikorupsi.
“Kami tidak akan mundur. Jika mereka terus menghindar, kami akan terus bergerak hingga keadilan ditegakkan,” tutup Hendrawan dengan penuh ketegasan.









