Diduga Terlilit Utang, Pria di Lombok Utara Gantung Diri

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 5 Juni 2024 - 15:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Sumbawapost, Lombok Utara – Anggota Polsek Tanjung Polres Lombok Utara melaksanakan olah TKP dengan adanya informasi dari masyarakat atas dugaan terjadinya peristiwa gantung diri yakni, (IKTKA) laki – laki umur (24) tahun alamat Dusun Karang Langu Desa Tanjung, Kecamatan Tanjung,Rabu (5/06/2024).

Kapolres Lombok Utara Polda NTB AKBP Didik Putra Kuncoro,S.I.K.M.S.i, melalui Kapolsek Tanjung AKP Remanto SH. menerangkan sekitar pukul 07.30 wita Made Sedana selaku orang tua korban hendak membangunkan korban untuk berangkat kerja, dan korban menanggapi
“iya, sebentar saya bangun,” tuturnya.

Baca Juga :  Rohmi-Firin Sapa Warga Kota Mataram dengan Gelar Pasar Malam

Kemudian orang tua korban pergi menuju BTN yang berada di Dusun Karang Swela untuk menjemput Aditya.

“Sekitar pukul 08.30 Made Sedana (saksi / orang tua korban ) bersama Aditya pulang kembali ke rumah untuk sikat gigi dan pada saat Aditya hendak akan mengambil handuk di belakang rumah dan menemukan korban telah tergantung di belakang rumah, selanjutnya kedua saksi menghubungi pihak Kepolisian,”terang AKP Remanto

AKP Remanto mengungkapkan dengan adanya informasi tersebut kemudian personil Polsek Tanjung tiba di lokasi kejadian dan langsung melaksanakan olah TKP serta mengamankan TKP dan barang bukti yang ada di TPK.

Baca Juga :  Gili Krisis Air, Gubernur NTB Miq Iqbal Kejar Diskresi Agar Air Kembali Mengalir

“Dari hasil olah TKP di temukan tali berwarna putih sepanjang 3 meter, kursi kayu berwarna coklat, baju kaos berwarna putih corak abu-aba,”beber Kapolsek.

Lebih jauh, Kapolsek juga menyampaikan, Korban diduga gantung diri yang disebabkan akibat depresi karna terlilit hutang.

“Pihak keluarga telah ikhlas atas kematian korban dan menganggap kejadian tersebut sebagai musibah serta menolak untuk dilakukan otopsi,” Pungkasnya

Berita Terkait

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi
Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya
Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB
Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia
Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:28 WIB

Pengalaman Saja Tak Cukup, Pembimbing Haji dan Umrah di NTB Didorong Wajib Bersertifikasi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:23 WIB

Polisi Bongkar 3 Kasus Sabu di Dompu, 18,39 Gram Diamankan, Ini Lokasi dan Pelakunya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Minggu, 4 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Jelang MotoGP 2026, Wagub NTB Umi Dinda Minta Warga Siap Jadi Tuan Rumah Tamu Dunia

Berita Terbaru