Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Menghadiri Temu Karya VI Karang Taruna Provinsi NTB di Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (3/10).

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Saat Menghadiri Temu Karya VI Karang Taruna Provinsi NTB di Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (3/10).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal mengingatkan Kalangan Pemuda agar tidak Menghabiskan Energi hanya untuk mengejar Karier Politik. Menurutnya, Pemuda memiliki Peran Strategis dalam Menjawab Tantangan Zaman sekaligus menangkap berbagai Peluang Global.

Pesan tersebut disampaikan Iqbal saat menghadiri Temu Karya VI Karang Taruna Provinsi NTB di Pendopo Gubernur NTB, Sabtu (3/10/2026).

“Untuk menjawab tantangan Zaman dan menangkap berbagai Peluang Global, Ada Tiga peran Strategis, yang harus dijalankan oleh Pemuda Karang Taruna,” kata Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

Iqbal kemudian memaparkan tiga peran yang dinilainya penting menjadi pegangan pemuda NTB. Ketiganya mencakup penguatan Literasi Digital, Kemandirian Ekonomi melalui Kewirausahaan, serta Pelestarian Kearifan Lokal di tengah arus Globalisasi.

Yang Pertama, Iqbal mendorong Pemuda memperkuat Literasi Digital. Pesatnya perkembangan Teknologi, Kata dia, menuntut kemampuan adaptasi yang tinggi agar Generasi Muda tidak tertinggal dalam persaingan Global.

“Karena pesatnya kemajuan teknologi menuntut adaptabilitas Tinggi agar tidak tertinggal dalam persaingan Global,” imbuhnya.

Pesan yang ke-Dua Iqbal berkaitan dengan Kemandirian Ekonomi. Ia mendorong Pemuda menumbuhkan jiwa Kewirausahaan dan tidak menjadikan Organisasi Semata-mata sebagai jalan untuk mengejar Karier Politik atau menjadi Anggota Dewan.

“Kemandirian finansial ini diharapkan dapat menjadi Energi nyata dalam mendorong perubahan Sosial yang berkah,” jelasnya.

Dengan kemandirian Finansial, pemuda diharapkan memiliki ruang lebih besar untuk menciptakan Perubahan Sosial secara nyata di tengah Masyarakat.

Baca Juga :  34 Tahun Mengabdi Sunyi, Munahir Terima SK PPPK dan Hadiah Umrah dari Gubernur NTB

Ketiga, Iqbal mengingatkan pentingnya menjaga Kearifan Lokal di tengah arus Globalisasi yang cenderung menyeragamkan Budaya.

Dalam konteks Pembangunan Daerah, Pemprov NTB mengarahkan pengembangan pariwisata berkualitas atau Quality Tourism yang berakar pada Kearifan Lokal melalui pendekatan Muslim-friendly Tourism.

Pendekatan tersebut diarahkan agar masyarakat lokal tidak hanya menjadi bagian dari perkembangan Pariwisata, tetapi juga tetap menjadi Tuan Rumah yang bermartabat di Daerahnya sendiri.

Iqbal meyakini Tiga peran tersebut dapat menempatkan Generasi Muda sebagai salah satu kekuatan penting dalam menentukan Masa depan NTB.

“Pemudanya yang akan membawa NTB Makmur Mendunia. Kita ingin mendorong Rekan-rekan pemuda. Dan saat ini, Pemerintah Provinsi NTB membutuhkan langkah Konkret, dari para Pemuda, tanpa Menunda-nunda waktu,” tegasnya.

Menurut Iqbal, kehadiran pemuda Karang Taruna membawa harapan besar bagi keberlanjutan pembangunan NTB. Terlebih, NTB saat ini memiliki berbagai potensi yang menarik perhatian Nasional maupun Internasional.

“Apalagi saat ini, NTB telah menjadi pusat perhatian Nasional maupun Internasional, baik dari segi keterbukaan Sosial, Daya Tarik Investasi Substantif, hingga Potensi Pariwisata berkelanjutan,” jelasnya.

Dukungan terhadap peran strategis Karang Taruna juga disampaikan Ketua Karteker Pengurus Provinsi Karang Taruna NTB, Sabolah Al-Kalambi. Ia menilai Karang Taruna memiliki posisi penting dalam membantu pemerintah memperkuat Kesejahteraan Sosial Masyarakat hingga Tingkat Bawah.

“Kerja-kerja strategis dari Karang Taruna, menurut Saya akan sangat penting untuk berkontribusi, membantu Pak Gubernur, membantu Pemerintah dalam rangka untuk memberikan Kesejahteraan Sosial bagi Masyarakat sampai level bawah,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur NTB Tegaskan Media Jangan Lemah, Harus Makin Kuat dan Mandiri, AMSI NTB Respon Begini

Senada dengan itu, Wakil Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT), Bahtiar Sebayang, mendorong Karang Taruna NTB tidak hanya bergerak dalam Persoalan Sosial, tetapi juga ikut mencetak Pengusaha mudah dan mendorong UMKM naik kelas.

“Karang taruna di NTB jangan lupa bahwa karang taruna ini bukan cuma mengurusi Persoalan-persoalan Sosial, tapi bagaimana juga teman-teman Karang Taruna yang ada di NTB ini juga mampu memberikan fluents bagaimana munculnya, lahirnya, berkembangnya Teman-teman untuk bisa menjadi para pengusaha baru. UMKM-nya bisa naik kelas. Jadi karang taruna NTB ke depan kita harap selain mengurusi urusan sosial, yang tagline Kemensos itu saya kira amat sangat bagus, ‘Bantuan Sementara, Berdaya Selamanya’. Jadi bantuan itu Trigger saja, Stimulus aja,” harapnya.

Karena itu, ia mengimbau Karang Taruna NTB tidak hanya berfokus pada kegiatan sosial konvensional maupun pembuatan Proposal Seminar. Karang Taruna didorong lebih proaktif membangun inkubasi Bisnis dan melahirkan Wirausahawan Muda baru.

Sebagai Organisasi Sosial kepemudaan yang terintegrasi hingga Tingkat Desa, Karang Taruna diharapkan segera mengambil langkah nyata dengan membangun sinergi bersama Dinas Sosial dan pemerintah daerah serta berperan aktif dalam berbagai program aksi di tengah Masyarakat

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini
Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo
Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik
Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata
Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah
Pemprov NTB Turun Tangan ke Pulau Bungin, 500 Nelayan Difasilitasi 2026, 5.000 pada 2027
Pulau Bungin Jadi Pilot Project NTB, Legalitas Usaha hingga Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Dibidik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 18:18 WIB

Bali Tak Punya Perda Sumbangan Pendidikan, Komisi V DPRD NTB Bawa Pulang Pelajaran Ini

Minggu, 4 Oktober 2026 - 14:41 WIB

Jangan Habiskan Energi Kejar Karier Politik, Ini 3 Wasiat Miq Iqbal untuk Pemuda NTB

Minggu, 4 Oktober 2026 - 09:26 WIB

Anggota DPR RI Mori Hanafi Apresiasi Kerja Keras Basarnas Cari Korban KM Virgo

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:52 WIB

Mahasiswa Penjual Kopi Keliling Asal Kota Bima di Mataram Ditangkap Polisi, Ini Kasusnya

Minggu, 4 Oktober 2026 - 06:32 WIB

Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba, Getaran Dirasakan hingga Bima, Warga Panik

Berita Terbaru