Data Terbaru 2026: Jumlah Anak Tak Bersekolah di Lombok Barat Masih 6.665 Orang

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah siswi sekolah dasar (SD) mengikuti kegiatan membaca buku di taman sekolah dengan pendampingan seorang guru. Hal ini menggambarkan upaya meningkatkan akses dan kualitas Pendidikan bagi anak-anak sebagai bagian dari pengurangan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Lombok Barat.

Sejumlah siswi sekolah dasar (SD) mengikuti kegiatan membaca buku di taman sekolah dengan pendampingan seorang guru. Hal ini menggambarkan upaya meningkatkan akses dan kualitas Pendidikan bagi anak-anak sebagai bagian dari pengurangan angka Anak Tidak Sekolah (ATS) di Lombok Barat.

SUMBAWAPOST.com | Lombok Barat- Pemerintah Kabupaten Lombok Barat meluruskan informasi yang menyebut jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di daerah itu mencapai 7.689 orang. Pemkab menegaskan, angka tersebut merupakan data tahun 2024, sebelum Bupati H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) dan Wakil Bupati Hj. Nurul Adha (UNA) dilantik.

Penegasan itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat, H. L. Najamudin, kepada Tim Diskominfotik Lombok Barat saat kunjungan kerja di SMP Negeri 1 Kuripan, Rabu (15/7/2026).

Najamudin menjelaskan, berdasarkan data terbaru Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) di Lombok Barat terus menunjukkan tren penurunan. Dari 7.689 anak pada 2024, jumlah tersebut berhasil ditekan menjadi 6.665 anak per 14 Juli 2026. “Perlu kami luruskan bahwa angka 7.689 anak tidak sekolah yang beredar merupakan data tahun 2024. Jika melihat perkembangan terbaru per 14 Juli 2026, jumlah tersebut telah diturunkan menjadi 6.665 anak. Artinya terjadi penurunan sebanyak 1.024 anak atau 13,32 persen dibandingkan tahun 2024,” jelasnya.

Baca Juga :  Jejak Lima Tahun Zulkieflimansyah Memimpin NTB, 70% Itu Mengunjungi Masyarakat

Ia mengatakan, penurunan sebanyak 1.024 anak atau 13,32 persen tersebut merupakan hasil berbagai upaya yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama seluruh pemangku kepentingan di bidang pendidikan untuk mengembalikan anak-anak yang putus sekolah ke bangku pendidikan.

Menurut Najamudin, komitmen pemerintah daerah dalam menekan angka ATS tidak hanya dilakukan melalui pendataan dan evaluasi, tetapi juga diwujudkan dengan langkah nyata di lapangan.

Baca Juga :  Kemendagri Beri Catatan untuk Pemprov NTB: Anggaran Pengembangan ASN Belum Penuhi Ketentuan

Salah satu contohnya, seorang anak yang sebelumnya tercatat sebagai Anak Tidak Sekolah (ATS) kini telah diterima kembali untuk melanjutkan pendidikan di SMP Negeri 1 Kuripan dan akan mengikuti proses belajar sebagai siswa kelas IX.

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Lombok Barat bersama satuan pendidikan untuk memastikan setiap anak kembali memperoleh haknya atas pendidikan sekaligus mempercepat penurunan angka Anak Tidak Sekolah di daerah tersebut.

Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap kolaborasi antara pemerintah daerah, sekolah, orang tua, dan masyarakat terus diperkuat agar semakin banyak anak dapat kembali mengenyam pendidikan formal, sehingga kualitas sumber daya manusia di Lombok Barat terus meningkat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan
DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak
DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah
Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya
KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN
NTB Selangkah Lagi Tinggalkan Sistem Lama, Karier ASN Berbasis Talenta
Badko HMI Bali Nusra Desak Kejati NTB Tak Lempar Kasus Amahami, Minta Segera Tetapkan Tersangka
Usai Divonis Bebas, Anggota DPRD NTB Hamdan Kasim Sebut Semua Sesuai Fakta Persidangan, Acip: Kasus Tak Jelas
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 10:53 WIB

Investasi NTB Tembus Rp33,73 Triliun di Semester I 2026, UMKM Jadi Motor Utama Pertumbuhan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 08:12 WIB

DPMPTSP NTB Ungkap Dugaan Investasi Fiktif dan Penguasaan Lahan di Gili Air, Desak APH Bertindak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 22:19 WIB

DPRD NTB PDIP Tantang Demokrat, Audit Dana BTT Rp484 Miliar Tak Perlu Ditolak Jika Tak Ada Masalah

Kamis, 6 Agustus 2026 - 21:18 WIB

Empat Rapergub NTB Dibedah Kementerian Hukum, Apa Saja? Ini Daftarnya

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:01 WIB

KSB Siapkan Pilkades Digital, Bupati Amar Uji E-Voting BRIN

Berita Terbaru