Dana Siluman DPRD NTB: KOMPAK NTB Tuding Gubernur Iqbal Diduga Otak Intelektual

Avatar

- Jurnalis

Jumat, 22 Agustus 2025 - 13:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Suasana di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Jumat (22/08/2025), mendadak memanas. Puluhan massa dari Komando Pemuda Anti Korupsi (KOMPAK) NTB kembali menggelar aksi unjuk rasa jilid III dengan satu tuntutan besar yakni bongkar dugaan dana siluman miliaran rupiah yang diduga dibagikan kepada sejumlah anggota DPRD NTB.

Tak mau kecolongan, Kapolsek Selaparang Ipda Zulharman Lutfi, SH turun langsung memimpin pengamanan dengan menerjunkan pasukan penuh. Polisi memastikan jalannya aksi tetap aman, meski teriakan massa dan suara peluit memecah udara siang itu.

“Kami mengawal jalannya aksi ini demi kelancaran penyampaian pendapat di muka umum sekaligus menjaga kamtibmas. Tugas kami jelas untuk amankan aksi, jaga kondusivitas,” tegas Kapolsek Zulharman kepada wartawan.

Baca Juga :  Dana Gelap Dikembalikan, Aktor Tetap Misterius: IMPERIUM NTB Gugat Transparansi Kejati

Dalam orasinya, massa KOMPAK NTB menembakkan kritik tajam ke arah para wakil rakyat. Mereka menuding ada dana siluman yang diduga dibagikan ke sejumlah anggota DPRD NTB dan menuntut Kejati NTB segera membuka tabir gelap kasus tersebut.

“Publik berhak tahu siapa saja yang bermain di balik perampokan uang rakyat ini. Jangan biarkan kasus ini menguap begitu saja,” ujar Arif Kurniadi salah satu orator

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Firmansyah alias Andre, bahkan menuding Kejati NTB lamban dan berputar-putar dalam menangani perkara ini.

“Mens rea sudah jelas, kok masih penyelidikan? Buktinya, beberapa oknum DPRD NTB sudah mengembalikan uang siluman ke Kejati. Itu artinya ada kesalahan serius. Kami minta Kejati jangan pura-pura buta,” tegas Andre.

Baca Juga :  Diduga Palsukan Ijazah Paket C Saat Nyaleg, Anggota DPRD LN Lombok Tengah Ditahan

Empat Tuntutan KOMPAK NTB: Bongkar Skandal, Usut Otak Intelektual

Melalui pernyataan sikap resmi, KOMPAK NTB melayangkan empat tuntutan keras:

1. Mendesak Kejati NTB segera membongkar kejahatan dugaan pembagian dana siluman oleh oknum DPRD NTB.

2. Meminta status perkara segera naik dari penyelidikan ke penyidikan.

3. Menuntut penetapan tersangka terhadap semua oknum DPRD NTB yang terlibat.

4. Mendesak Kejati NTB memanggil dan mengadili Gubernur NTB, yang disebut-sebut sebagai otak intelektual di balik dugaan perampokan hak rakyat ini.

Meski teriakan massa memanas, aksi berakhir damai tanpa insiden berarti. Setelah menyerahkan berkas tuntutan ke pihak Kejati NTB, seluruh peserta aksi membubarkan diri secara tertib.

 

Berita Terkait

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan
Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 
Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB
Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi
Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Berita ini 123 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 15:33 WIB

DPW PBB NTB Bantah Pembekuan, Sebut SK Cacat Hukum, Kepengurusan Nadirah Tetap Jalan

Selasa, 21 April 2026 - 13:28 WIB

Sidang Gratifikasi DPRD NTB Disorot, TGH Najamudin Minta Gubernur dan Eks Sekda Dihadirkan sebagai Saksi 

Selasa, 21 April 2026 - 13:05 WIB

Soal Dana Siluman DPRD NTB, TGH Najamudin Sebut Sumber Gratifikasi Justru dari Kebijakan Gubernur NTB

Selasa, 21 April 2026 - 12:10 WIB

Sidang Dana ‘Siluman’ DPRD NTB Dinilai Melenceng, TGH Najamudin: Kasus Sudah Lari dari Substansi

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Berita Terbaru