Tak Lagi Sekadar Wacana, Koperasi Merah Putih NTB Mulai Panen Cuan Rp1,4 Miliar

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:53 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Diskop UKM NTB Rahmadin saat menjadi narasumber Dialog Interaktif RRI Mataram terkait progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nusa Tenggara Barat.

Kepala Bidang Pembinaan Koperasi Diskop UKM NTB Rahmadin saat menjadi narasumber Dialog Interaktif RRI Mataram terkait progres pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nusa Tenggara Barat.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Gerakan ekonomi kerakyatan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nusa Tenggara Barat terus menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Tidak hanya bertumbuh dari sisi kelembagaan dan infrastruktur, koperasi-koperasi tersebut kini mulai mencatatkan kontribusi nyata terhadap perekonomian masyarakat dengan total omzet yang telah menembus Rp1,4 miliar.

Komitmen Pemerintah Provinsi NTB dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat desa terus diperkuat melalui pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Perkembangan terbaru program tersebut disampaikan Dinas Koperasi dan UKM Provinsi NTB dalam Dialog Interaktif Radio Republik Indonesia (RRI) Mataram bertema ‘Progres Pembangunan Koperasi Merah Putih di NTB’, Selasa (2/6/2026).

Mewakili Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB, Kepala Bidang Pembinaan Koperasi, Rahmadin, memaparkan berbagai capaian pembangunan KDKMP, mulai dari penguatan kelembagaan, pembangunan gerai koperasi, operasional usaha, kemitraan strategis, hingga capaian ekonomi yang terus meningkat.

Dalam dialog yang dipandu penyiar Ahmad Yani tersebut, Rahmadin menjelaskan bahwa perkembangan kelembagaan KDKMP menunjukkan tren yang sangat positif. Hingga saat ini, sebanyak 1.043 KDKMP atau 89,45 persen telah melaksanakan Rapat Anggota Tahunan (RAT). Dari jumlah tersebut, 804 KDKMP telah selesai diverifikasi oleh Dinas Koperasi dan UKM, sementara 76 KDKMP masih menunggu proses verifikasi. Selain itu, terdapat 100 KDKMP yang saat ini masih dalam tahapan pelaksanaan RAT.

“Ini menunjukkan komitmen yang kuat dari pengurus dan anggota koperasi dalam menjalankan tata kelola organisasi yang sehat dan akuntabel,” ujar Rahmadin.

Baca Juga :  Vila Mewah Rp55 Miliar Dibangun Investor Spanyol di Mandalika, DPD RI NTB Tekankan Tenaga Lokal dan UMKM Jadi Tuan Rumah

Pada aspek pembangunan fisik, progres pembangunan gerai KDKMP di NTB juga menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga saat ini, sebanyak 516 koperasi atau 44,25 persen dari total target telah memulai pembangunan gerai.

Sebanyak 51 KDKMP telah menyelesaikan pembangunan gerainya hingga 100 persen, sementara 465 koperasi lainnya masih berada dalam tahap pengerjaan. Keberadaan gerai-gerai tersebut diharapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa sekaligus memperkuat distribusi kebutuhan pokok dan berbagai layanan ekonomi lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

Meski sebagian gerai masih dalam tahap pembangunan, sejumlah koperasi telah lebih dahulu menjalankan aktivitas usaha dan memberikan layanan kepada masyarakat. Tercatat sebanyak 149 KDKMP telah beroperasi secara aktif.

Beberapa koperasi yang telah menunjukkan perkembangan usaha antara lain KDKMP Ampenan Utara di Kota Mataram yang mengelola usaha sembako, agen Laku Pandai, dan berbagai layanan ekonomi lainnya.
Kemudian KDMP Ranjok di Kabupaten Lombok Barat yang mengoperasikan gerai dengan dukungan pemerintah desa melalui usaha LPG, sembako, layanan pos, dan berbagai usaha pendukung lainnya.

Selain itu, KDMP Bagek Nyaka Santri di Lombok Timur telah menjalankan usaha sebagai agen LPG, sementara KDKMP Bilelando di Lombok Tengah mengembangkan berbagai unit usaha mulai dari agen LPG, Laku Pandai, sembako, BRILink hingga layanan ekonomi lainnya.

Rahmadin juga mengungkapkan bahwa sejumlah KDKMP mulai menunjukkan kapasitasnya sebagai mitra strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah, salah satunya Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Baca Juga :  Advokat Senior NTB Iwan Slenk Tegas: Pemilihan Senat Unram Sudah On The Track, Hentikan Drama dan Spekulasi

KDKMP Ampenan Utara, misalnya, telah menjadi pemasok kebutuhan dapur MBG dengan volume pasokan mingguan mencapai 195 kilogram tuna filet, 115 kilogram udang, 95 kilogram cumi-cumi, serta 3.500 roti.

Sementara itu, KDMP Ncandi di Kecamatan Madapangga, Kabupaten Bima, turut mendukung program MBG dengan memasok 250 kilogram beras dan 30 kilogram buah-buahan setiap minggu ke SPPG Amanah Dena yang berada di Desa Dena, Kecamatan Madapangga.

“Kemitraan seperti ini menjadi bukti bahwa koperasi mampu mengambil peran strategis dalam mendukung program pemerintah sekaligus menciptakan peluang usaha yang berkelanjutan bagi masyarakat,” jelas Rahmadin.

Dari sisi kinerja ekonomi, perkembangan KDKMP di NTB juga menunjukkan hasil yang menggembirakan. Hingga saat ini, total omzet koperasi telah mencapai Rp1.424.904.778. Selain itu, total aset yang berhasil dihimpun mencapai Rp1.888.712.814 dengan laba bersih sebesar Rp191.551.943.

Capaian tersebut menjadi indikator bahwa Koperasi Merah Putih di NTB tidak hanya tumbuh dari aspek kelembagaan dan infrastruktur, tetapi juga telah memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat.

Melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai mitra usaha, Pemerintah Provinsi NTB optimistis Koperasi Merah Putih akan terus berkembang menjadi motor penggerak ekonomi desa yang kuat, mandiri, produktif, dan berkelanjutan di masa depan.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah
Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar
Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika
Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?
MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan
Enam Produk Unggulan NTB Siap Nembus Pasar Ekspor Lewat TEI 2026
Mori Hanafi Kembali Maju, Daftar Sebagai Calon Ketua KONI NTB 2026-2030
Marc Marquez Sebut Mandalika Seperti Rumah Kedua, Ribuan Warga Sambut Parade MotoGP di Mataram
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 04:05 WIB

58 Jemaah Umrah Gagal Berangkat, Badko HMI Bali-Nusra Desak Kemenhaj NTB Cabut Izin Travel Bermasalah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 22:22 WIB

Sirkuit Mandalika Lolos Standar Tertinggi FIM, Raih Grade A, MotoGP Indonesia 2026 Siap Digelar

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:53 WIB

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:51 WIB

Aktivis Kritik Berujung Tersangka, Pemuda Sasak Sentil Gubernur NTB: Rakyat Harus Diam?

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

MotoGP Mandalika, 160 Tenaga Medis Siaga, 12 Ambulans dan Helikopter Disiapkan

Berita Terbaru

Lima pembalap Moto2 dan Moto3 Berinteraksi dan Berbagi Inspirasi dengan Siswa SDN 2 Kuta Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Kamis (8/10/2026).

Olahraga

Lima Pembalap Dunia Sambangi Sekolah di Mandalika

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:53 WIB