Bukan Ekonomi atau Infrastruktur, Gubernur Iqbal Sebut ‘Masjid’ Kunci NTB Makmur Mendunia

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 27 Juni 2026 - 19:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At Taqwa, Kota Mataram, dan menyampaikan pentingnya peran masjid dalam mewujudkan NTB Makmur Mendunia.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At Taqwa, Kota Mataram, dan menyampaikan pentingnya peran masjid dalam mewujudkan NTB Makmur Mendunia.

SUMBAWAPOST.com|™ Mataram-Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal menegaskan bahwa mewujudkan visi NTB Makmur Mendunia tidak cukup hanya mengandalkan pertumbuhan ekonomi, investasi, maupun pembangunan infrastruktur. Menurutnya, ada fondasi yang jauh lebih mendasar yang harus terus diperkuat, yakni kehidupan spiritual masyarakat yang tumbuh melalui masjid dan aktivitas dakwah.

Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur saat menghadiri Pertemuan Para Pekerja Dakwah di Masjid Raya At Taqwa, Kota Mataram, Sabtu (27/6/2026).

Dalam kegiatan itu, Gubernur didampingi Sekretaris Daerah Provinsi NTB H. Abul Chair dan bertemu sekitar 3.000 jamaah yang datang dari berbagai kabupaten/kota di NTB, serta dari Jakarta, Banjarmasin hingga luar negeri.

Di hadapan ribuan jamaah, Gubernur menekankan bahwa cita-cita besar menjadikan NTB Makmur Mendunia harus dibangun secara seimbang antara kemajuan ekonomi dan kekuatan spiritual Masyarakat.

Baca Juga :  Teror Penganiayaan di Jalan Adisucipto Terungkap! 15 Pelaku Diamankan, Polisi Pastikan Bukan Geng Motor

“NTB yang makmur mendunia bukan hanya makmur secara ekonomi, tetapi juga makmur secara spiritual. Dan itu dijaga oleh kerja-kerja dakwah yang terus menghidupkan masjid,” ujar Gubernur Lalu Muhamad Iqbal.

Menurutnya, para pekerja dakwah memiliki peran strategis dalam menjaga nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat. Kehadiran jamaah yang memenuhi saf-saf salat dan memakmurkan masjid menjadi indikator kuatnya kehidupan spiritual yang pada akhirnya turut membentuk karakter Masyarakat.

Gubernur juga mengenang almarhum ayahandanya yang sejak puluhan tahun lalu membuka ruang bagi kegiatan dakwah di Masjid Agung Praya. Baginya, semangat memakmurkan masjid merupakan warisan yang harus terus dijaga dan diteruskan sebagai amal jariah yang manfaatnya akan terus mengalir bagi generasi berikutnya.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur turut memohon Do’a kepada seluruh jamaah agar dirinya bersama jajaran Pemerintah Provinsi NTB senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan petunjuk dalam mengemban amanah membangun daerah.

Baca Juga :  10 Ribu Hektar Dikejar, 20 Ribu Peserta Ditunggu: Gubernur NTB Gaspol Dua Dunia Sekaligus

“Kami ingin pembangunan di NTB berjalan seimbang. Ekonominya tumbuh, tetapi kehidupan spiritual masyarakat juga semakin kuat. Karena itu pemerintah akan terus mendukung kerja-kerja dakwah dan memakmurkan masjid sebagai pusat syiar Islam,” katanya.

Gubernur menegaskan, keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan penguatan nilai-nilai spiritual merupakan kunci utama untuk mewujudkan NTB yang maju, religius, berdaya saing, serta mampu dikenal di tingkat Nasional maupun Internasional.

Melalui sinergi antara Pemerintah, Ulama, Pekerja Dakwah, dan Masyarakat, ia optimistis Visi NTB Makmur Mendunia dapat diwujudkan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam aspek kesejahteraan Material, tetapi juga dalam kualitas kehidupan spiritual Masyarakat.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Catat! Ini Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2026, Warga NTB Dapat Diskon Hingga 50 Persen
Gubernur NTB Turun Langsung ke Arena Panjat Tebing, Ketua FPTI Nadirah Al-Habsyi: Jadi Suntikan Semangat Atlet
Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK
Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif
Gubernur NTB Soroti Kontribusi Koperasi Masih 1,7 Persen, Tata Kelola dan Kepercayaan Publik Jadi PR Besar
Gubernur NTB Ajak Koperasi Tinggalkan Dualisme, Saatnya Bertransformasi Jadi Badan Usaha Modern
Wagub NTB dan Bupati Dompu Hadir, Hari Ketiga Shorinji Kempo Porprov XII Makin Semarak
Ketua PERKEMI NTB Syamsuriansyah: Porprov Bukan Sekadar Rebut Medali, Tapi Merajut Persaudaraan
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 03:05 WIB

Catat! Ini Daftar Harga Tiket MotoGP Mandalika 2026, Warga NTB Dapat Diskon Hingga 50 Persen

Rabu, 22 Juli 2026 - 00:52 WIB

Gubernur NTB Turun Langsung ke Arena Panjat Tebing, Ketua FPTI Nadirah Al-Habsyi: Jadi Suntikan Semangat Atlet

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:24 WIB

Gubernur NTB Pastikan Pemerintahan Lombok Barat Tetap Berjalan Meski Bupati Jadi Tersangka KPK

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:44 WIB

Panitia Optimistis Shorinji Kempo Porprov XII Cetak Atlet Nasional, Hari Ketiga Berlangsung Sengit dan Sportif

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:34 WIB

Gubernur NTB Soroti Kontribusi Koperasi Masih 1,7 Persen, Tata Kelola dan Kepercayaan Publik Jadi PR Besar

Berita Terbaru