Ribuan Laskar Sasak Kepung Kantor Gubernur NTB, Tegaskan Dukungan Total untuk Iqbal-Dinda

Avatar

- Jurnalis

Senin, 19 Januari 2026 - 16:22 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan massa Laskar Sasak menggelar aksi solidaritas di Kantor Gubernur NTB sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal–Indah Dhamayanti Putri, ditandai dengan penyerahan tongkat komando adat Pegat Male, Senin (19/1/2026).

Ribuan massa Laskar Sasak menggelar aksi solidaritas di Kantor Gubernur NTB sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal–Indah Dhamayanti Putri, ditandai dengan penyerahan tongkat komando adat Pegat Male, Senin (19/1/2026).

SUMBAWAPOST.com|Mataram- Organisasi Laskar Sasak menegaskan dukungan penuh terhadap kepemimpinan Gubernur dan Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal-Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda).

Dukungan tersebut diwujudkan melalui aksi solidaritas yang melibatkan ribuan masyarakat Sasak dan digelar di Kantor Gubernur NTB. Senin (19/01/2026).

Ketua Umum Laskar Sasak, Lalu Muhamad Ali Sadikin, menyampaikan bahwa organisasinya siap mengerahkan 5.000 hingga 6.000 massa sebagai bentuk dukungan moral terhadap kepemimpinan Pemerintah Provinsi NTB.

“Kami dari Organisasi Laskar Sasak membawa tidak kurang dari 5.000 sampai 6.000 rakyat pelungguh untuk datang menghadap Kantor Gubernur,” ujar Ali Sadikin.

Ia menegaskan, kehadiran ribuan massa tersebut bukan dalam bentuk demonstrasi, melainkan aksi solidaritas yang menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan budaya Sasak. “Ini bukan demo, tapi aksi solidaritas untuk mendukung kepemimpinan beliau,” tegasnya.

Ali Sadikin juga mengingatkan seluruh pihak agar tidak menyebarkan ujaran kebencian maupun narasi yang mendiskreditkan pimpinan daerah, karena berpotensi merusak persatuan masyarakat NTB.

“Tidak boleh ada ujaran-ujaran kebencian yang mendiskreditkan beliau,” katanya.

Baca Juga :  DPRD NTB Harap Komisaris Baru MGPA Beri Kontribusi Nyata untuk Kemajuan Mandalika dan NTB

Menurutnya, kehadiran Laskar Sasak dilandasi semangat cinta dan harapan besar agar NTB tumbuh menjadi daerah yang makmur serta mampu bersaing di tingkat global.

“Kita datang dengan penuh hormat dan kasih sayang, dengan kerinduan agar NTB benar-benar makmur dan mendunia,” ujarnya.

Tak hanya itu, Ali Sadikin juga mengimbau insan pers dan masyarakat luas untuk menghentikan narasi yang berpotensi memecah belah persatuan, khususnya yang menyentuh isu SARA dan identitas SASAMBO (Sasak, Samawa, Mbojo).

“Mohon hentikan hujatan, penghinaan, dan upaya-upaya membelah suku SASAMBO. Kita adalah satu, kita adalah tunggal,” tegasnya.

Ia pun menyampaikan pesan langsung kepada Gubernur NTB yang akrab disapa Mamiq Gub, bahwa Laskar Sasak siap berdiri di belakang pemerintah daerah dalam mendukung setiap kebijakan strategis demi kemajuan NTB.

“Bagaimanapun kebijakan yang dilakukan oleh Dr. Lalu Muhamad Iqbal, tinggal pelungguh perintahkan, Laskar Sasak akan berdiri di belakang Pemerintah Iqbal-Dinda,” pungkasnya.

Aksi solidaritas tersebut disambut langsung oleh Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal di halaman Kantor Gubernur NTB.

Baca Juga :  Rencana Beasiswa 10 Ribu Ke Dalam dan Luar Negeri Zul-Uhel, Ini Sumber Duitnya

Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan dan menilai aksi tersebut berlangsung tertib, damai, serta menjunjung tinggi nilai budaya dan peradaban.

“Saya bangga karena Laskar Sasak memberikan contoh bagaimana menyampaikan aspirasi dengan cara yang santun dan beradab. Ini mencerminkan kualitas budaya masyarakat NTB yang tinggi,” ujar Gubernur.

Ia menegaskan bahwa persatuan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan.

“Ini saatnya kita bersatu, bukan terpecah-belah. Sasak, Samawa, dan Mbojo harus bergandengan tangan. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri,” katanya.

Sebagai daerah yang dikenal dengan julukan Pulau Seribu Masjid, Gubernur Iqbal juga mengingatkan bahwa kritik merupakan bagian dari demokrasi, namun harus disampaikan secara etis serta berlandaskan nilai agama dan kearifan lokal.

“Kritik itu perlu dan konstruktif, tetapi harus disampaikan dengan cara yang baik. Apa yang ditunjukkan hari ini adalah teladan bagi kita semua,” pungkasnya.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita
PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat
Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya
Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks
Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga
NTB Kembali Masuk 3 Besar Pariwisata Ramah Muslim Nasional, Sekda Ungkap Tantangan Berikutnya
Investor Arab Saudi Lirik Sembalun untuk Vila Ramah Muslim, Wagub NTB Gandeng MUI Perkuat Wisata Halal
UMKM Kerajinan Lombok Binaan Disperindag NTB Kantongi Kerja Sama Rp9 Miliar dengan Australia di TEI 2026
Berita ini 46 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:53 WIB

Polisi Sisir Kampung Narkoba Karang Bagu Mataram, 19 Pria Diamankan, 4,74 Gram Sabu Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 16:54 WIB

PDIP NTB Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Syariah Berujung Keputusan Bulat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:26 WIB

Matadata Institute Siapkan 25 Rekomendasi untuk Pemerintahan Iqbal-Dinda, Ini Fokusnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Warga Dompu Meninggal di Kontrakan Mataram, Polisi Ungkap Kronologi dan Sikap Keluarga

Berita Terbaru

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Menghadiri Kegiatan Silaturahmi Pemikiran dan Tasyakur Satu Tahun Matadata Institute di Mataram.

Pemerintahan

Gubernur Iqbal Buka Pintu Kritik, Akui NTB Sangat Kompleks

Sabtu, 17 Okt 2026 - 12:00 WIB