Bongkar Puluhan Kasus Narkoba, Polres Bima Kota Justru Dikritik, HMI: Itu Bukan Prestasi, Tapi Bukti Gagalnya Pencegahan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 April 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Bima – Polres Bima Kota mengklaim capaian besar dalam pemberantasan narkoba. Sebanyak 42 kasus berhasil diungkap dan 57 tersangka ditangkap selama Januari hingga Maret 2025. Namun, alih-alih menuai pujian, pernyataan ini justru memantik kritik pedas dari kalangan aktivis.

Amirullah, mantan Ketua Umum HMI Cabang Bima, menilai klaim keberhasilan tersebut justru mengindikasikan kegagalan dalam mencegah peredaran narkoba.

“Keberhasilan itu bukan saat meja penyidik penuh dengan BAP, tapi saat tak ada lagi yang perlu di-BAP-kan. Banyaknya tangkapan justru menunjukkan bahwa narkoba masih merajalela di Bima,” tegasnya dalam keterangan tertulis.

Menurut Amirullah, langkah represif yang dilakukan kepolisian belum menyentuh akar persoalan. Pencegahan yang seharusnya menjadi ujung tombak pemberantasan narkoba, dinilainya tidak berjalan efektif.

Baca Juga :  Cinta Terlarang Berujung Penjara, Tiga Remaja Mataram Terseret Kasus Persetubuhan Anak di Bawah Umur

“Polres harusnya tahu di mana titik-titik masuk narkoba. Kalau memang serius dan berkomitmen, kenapa jalur-jalur itu tidak ditutup dan diawasi ketat?” kritiknya tajam.

Ia menyebut, penangkapan demi penangkapan yang terus berulang hanya menunjukkan satu hal: sistem pengawasan masih lemah. Jika dalam waktu tiga bulan saja puluhan kasus dan pelaku berhasil ditangkap, maka yang patut dipertanyakan adalah efektivitas strategi pencegahan yang diterapkan.

Konferensi pers yang digelar di Lobi Mako Polres Bima Kota pada Senin siang, 7 April 2025, memang memamerkan keberhasilan dari sudut pandang institusi. Namun bagi Amirullah, panggung itu justru memperlihatkan betapa lemahnya kontrol negara terhadap peredaran narkoba yang terus berulang.

Baca Juga :  Arus Dukungan ke Paslon 02 ZulUhel Menguat, Indikasi Kemenangan di Pilgub NTB 2024

Sebagai garda terdepan dalam perang melawan narkotika, Polres Bima Kota didesak untuk tidak hanya mengandalkan aksi penggerebekan, tetapi juga memastikan adanya pemutusan rantai suplai dari hulu hingga hilir.

Kritik ini menjadi pengingat bagi publik: bahwa perang melawan narkoba bukan soal banyaknya tersangka yang digiring ke penjara, melainkan seberapa nyata negara hadir menghentikan alirannya sebelum sampai ke tangan rakyat.

 

Berita Terkait

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja
Keamanan Dipertanyakan, Pencurian Berulang di Griya Pesona Alam Lingsar Lombok Barat Rugikan Warga
Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya
Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya
Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang
Kaesang Lantik Pengurus PSI NTB, Target Dua Kursi DPR RI 2029 dan Perkuat Basis hingga Desa
Hardiknas 2026, Guru PPPK Paruh Waktu di NTB Era Iqbal-Dinda Dapat Tambahan Insentif Rp500 Ribu
Dipaksakan dan Tak Sah, Subhan Bongkar Dugaan Kejanggalan Muscab PPP Dompu
Berita ini 49 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 20:15 WIB

Dituding Dana NTBCare Rp31 Miliar Mengalir ke Pribadi, Bang Zul Buka Suara: Ini Keterlaluan, Audit Saja

Senin, 4 Mei 2026 - 19:44 WIB

Keamanan Dipertanyakan, Pencurian Berulang di Griya Pesona Alam Lingsar Lombok Barat Rugikan Warga

Senin, 4 Mei 2026 - 19:24 WIB

Aklamasi Tanpa Lawan, Hartati Nahkodai Kohati HMI Bima 2026-2027, Begini Proses Penetapannya

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:58 WIB

Gubernur Iqbal Resmikan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Tegaskan Status UNESCO Tanpa Kompromi, Ini Alasannya

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:57 WIB

Diduga Telantarkan Istri Usai Jadi Ajudan Bupati, Polisi di Bima Sepakat Cerai Usai Disidang

Berita Terbaru