Biar PMI Nggak Lagi Jadi Korban Data Asal-asalan, Wagub NTB Umi Dinda Tembak Hoaks Pakai Desa Migran Emas

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola penempatan sekaligus perlindungan Pekerja Migran Indonesia (PMI). Wujud nyata dari langkah strategis ini ditandai dengan peluncuran Desa Migran Emas yang diresmikan langsung Wakil Gubernur NTB, Indah Dhamayanti Putri, di Hotel Lombok Raya, Kota Mataram, Kamis (11/9).

Dalam sambutannya, Wagub menyampaikan apresiasi atas perhatian Kementerian P2MI terhadap NTB yang dikenal sebagai salah satu kantong terbesar pekerja migran di Indonesia. Menurutnya, penguatan tata kelola harus dimulai dari desa, dengan melibatkan aparat desa hingga Babinsa dan Bhabinkamtibmas, terutama dalam pemutakhiran data.

“Selama ini banyak permasalahan PMI bermula dari data yang tidak sesuai sejak awal keberangkatan. Dengan data yang baik dan benar, serta peningkatan kemampuan, mimpi mereka sebagai penyumbang devisa negara bisa lebih mudah diwujudkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Tak Ada Dualisme, PMI NTB Siap Tegak Lurus Amankan Kepemimpinan Jusuf Kalla

Data resmi mencatat, pada 2023 NTB menempatkan 27.003 PMI, kemudian 21.252 orang pada 2024, dan hingga September 2025 sudah 14.854 warga kembali berangkat ke luar negeri. Dalam tiga tahun terakhir, lebih dari 63 ribu warga NTB memilih bekerja di luar negeri. Angka besar ini menjadi cerminan sekaligus tanggung jawab untuk memastikan keberangkatan mereka berlangsung aman dan bermartabat.

“Kita berharap keberangkatan PMI tidak hanya membawa manfaat ekonomi jangka pendek, tetapi juga menggerakkan pembangunan berkelanjutan di desa. Melalui Desa Migran Emas, NTB siap menjadi mitra strategis pemerintah pusat dalam mewujudkan tata kelola migrasi yang lebih aman, adil, manusiawi, dan menyejahterakan,” tegas Wagub.

Pada kesempatan tersebut, Pemprov NTB juga meluncurkan 22 Desa Migran Emas di tujuh kabupaten. Desa-desa ini akan menjadi model penguatan layanan informasi migrasi, pendidikan keterampilan, literasi keuangan, hingga dukungan sosial bagi keluarga PMI. Lebih dari 20 kepala desa turut menandatangani deklarasi komitmen sebagai langkah nyata mendukung program tersebut.

Baca Juga :  KPU NTB Ingatkan Soal Data Pemilih, Jangan Sampai yang Sudah Pindah Alam Masih Ikut Nyoblos

“Sinergi melalui program ini juga merupakan kontribusi NTB untuk mendukung Indonesia Emas 2045, dimana pekerja migran bukan hanya pencari nafkah, tetapi juga agen perubahan yang membawa keterampilan, pengalaman, dan modal untuk membangun tanah kelahirannya,” terang Indah Dhamayanti Putri.

Acara peluncuran Desa Migran Emas turut dirangkaikan dengan peresmian perdana Imigrasi Lounge PMI BIZAM BP3MI NTB, pembukaan Skill Center Provinsi NTB, penyerahan penghargaan kepada purna PMI inspiratif, serta penandatanganan MoU antara KP2MI/BP2MI dengan Pemprov NTB.

 

Berita Terkait

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat
Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri
TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram
Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan
Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita
Ribuan Warga Bima Padati UIN Mataram, Ketua RKBPL Dorong Ekonomi Mandiri Berbasis Gotong Royong
Qori Cilik Juara Internasional Tampil, Halalbihalal dan Pelepasan Jamaah Calon Haji RKB Pulau Lombok Kian Khusyuk
KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 18:32 WIB

Cekcok Soal Uang, Anak Perempuan Diduga Aniaya Ayahnya Hingga Tewas di Lombok Barat

Minggu, 19 April 2026 - 18:05 WIB

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 April 2026 - 15:13 WIB

TGB Ingatkan Bahaya Ghibah, Tekankan Etika Sosial dalam Halalbihalal NWDI di Mataram

Minggu, 19 April 2026 - 14:01 WIB

Halalbihalal NWDI Jadi Panggung Konsolidasi, Pemprov NTB Dorong Kolaborasi Percepat Pembangunan

Minggu, 19 April 2026 - 13:24 WIB

Di Hadapan RKB-WRKB Pulau Lombok, Wagub NTB Serukan Gotong Royong: Bangun Daerah dari Kita, Oleh Kita, untuk Kita

Berita Terbaru

Terlihat Terduga Pelaku bersama Petugas kepolisian saat melakukan olah TKP kasus dugaan penganiayaan yang menewaskan seorang ayah di Desa Tamansari, Lombok Barat.

Hukum & Kriminal

Seorang Ayah di Lombok Tewas Diduga Dianiaya Anak Perempuan Sendiri

Minggu, 19 Apr 2026 - 18:05 WIB