Bertais Terisolir, Jalan Amblas! Rakyat Menanti Aksi Nyata Gubernur Iqbal dan Wali Kota Mataram Mohan

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 12 Juli 2025 - 04:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Pemerintah Kota Mataram bersama Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat didesak segera memperbaiki akses jalan yang ambles di kawasan anak Sungai Ancar, yang merupakan jalur vital menuju Perumahan Mahkota Bertais dan lahan pertanian ratusan hektare di wilayah Sandubaya.

Kerusakan jalan tersebut terjadi akibat derasnya banjir yang menerjang Kota Mataram pada Minggu, 6 Juli 2025. Selain merendam puluhan rumah warga di Lingkungan Pengempel, bencana itu juga memutus akses utama warga perumahan dan melumpuhkan mobilitas petani menuju sawah mereka.

“Kami sangat berharap pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan ini agar warga tidak terus-menerus terisolasi,” ujar Bayu Septiana, Bendahara Lingkungan Mahkota Bertais, kepada wartawan, Rabu (9/7).

Hal senada disampaikan Ketua RT setempat, Mazwar Hamdy, yang menyoroti kesulitan warga sejak akses jalan terputus.

“Sudah dua hari ini kami kesulitan keluar masuk. Jalan ini satu-satunya penghubung utama. Harapan kami, pemerintah segera mempercepat perbaikannya,” katanya.

Baca Juga :  NTB Borong Piala Kayak Lagi Belanja Diskon, Lima Kategori Anugerah Syariah Disikat Habis

Menurut Mazwar, selain menjadi jalan utama warga, jalur tersebut juga sangat penting bagi petani yang selama ini mengandalkan akses itu untuk membawa alat berat pertanian ke lahan mereka.

“Sebenarnya ada jalan alternatif, tapi itu jalur desa yang hanya bisa dilalui motor dan harus memutar jauh lewat Gegelang, Gontoran, atau bahkan ke Narmada,” jelasnya.

Perumahan Mahkota Bertais, yang dibangun oleh PT Mahkota Cipta Indonesia (MCI), menurut Mazwar, telah diserahkan asetnya ke Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Mataram.

“Kata pihak PT MCI, aset itu sudah diserahkan ke Perkim, walaupun dokumen serah terimanya sedang dicari. Tapi setahu saya, pernah ada proses serah terima yang melibatkan dinas terkait, kecamatan, dan kelurahan,” ungkapnya.

Bayu Septiana juga menjelaskan, jalan yang ambles tersebut memiliki lebar sekitar 8 meter dan panjang 10 meter. Kini, longsoran terus bertambah, mengancam permukiman dan memicu potensi banjir lanjutan jika tak segera ditangani.

Baca Juga :  Gerbang Sangkareang Antar Wali Kota Mataram Mohan Roliskana Raih Anugerah Kebudayaan PWI 2026

“Kalau tidak segera ditangani, gerusan tanah bisa makin meluas dan memperparah kondisi,” tegasnya.

Ia juga mendorong agar pemerintah tidak hanya memperbaiki jalan, tetapi sekaligus menormalisasi anak Sungai Ancar yang kondisinya kian menyempit dan dangkal.

“Sungainya sudah tidak seperti dulu. Harus ada normalisasi agar fungsinya sebagai saluran air bisa maksimal kembali,” tambah Bayu.

Ketua Komisi IV DPRD NTB, Hamdan Kasim, menyatakan akan mengawal langsung aspirasi warga dan mendorong percepatan perbaikan infrastruktur jalan tersebut.

“Kerusakannya cukup parah. Ini harus segera menjadi atensi pemerintah. Kami siap perjuangkan agar jalan ini bisa ditangani lewat anggaran BTT (Belanja Tak Terduga),” ujar politisi Golkar yang juga mantan Ketua KNPI NTB itu.

 

Berita Terkait

Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata
Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah
Pemprov NTB Turun Tangan ke Pulau Bungin, 500 Nelayan Difasilitasi 2026, 5.000 pada 2027
Pulau Bungin Jadi Pilot Project NTB, Legalitas Usaha hingga Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Dibidik
Gubernur NTB Bongkar Masalah Tambak Udang di Sumbawa
Taliwang Sabet Juara Umum MTQ XXII KSB, Brang Ene Ditunjuk Jadi Tuan Rumah 2027
Unram Diharapkan Jadi Rumah Penyelesaian Masalah NTB, Bukan Sekadar Penghasil Lulusan
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Etalase UMKM NTB, Sinta M. Iqbal Tekankan Kualitas dan Pelayanan
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Sinta M. Iqbal Terpilih Aklamasi Pimpin PMI NTB, Bukan Cari Jabatan tapi Siap Hadir Saat Ada Air Mata

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:27 WIB

Gubernur NTB Soroti Lemahnya Rencana Bencana, Minta Semua Tak Lagi Tunggu Perintah

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Pemprov NTB Turun Tangan ke Pulau Bungin, 500 Nelayan Difasilitasi 2026, 5.000 pada 2027

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:49 WIB

Pulau Bungin Jadi Pilot Project NTB, Legalitas Usaha hingga Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Dibidik

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Gubernur NTB Bongkar Masalah Tambak Udang di Sumbawa

Berita Terbaru

Gubernur NTB Dr Lalu Muhamad Iqbal Saat Meninjau Tambak Undang di Wilayah Pulau Kaung, Kabupaten Sumbawa, dan Menyoroti Kondisi IPAL Serta Kendala Perizinan.

Pemerintahan

Gubernur NTB Bongkar Masalah Tambak Udang di Sumbawa

Sabtu, 3 Okt 2026 - 15:24 WIB