Berangkat Cari Kambing, Remaja 18 Tahun Hilang Tanpa Jejak di Gunung Api Sangeang Bima

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap seorang remaja bernama Kifen (18), yang dilaporkan hilang di kawasan puncak Gunung Sangeang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima

Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap seorang remaja bernama Kifen (18), yang dilaporkan hilang di kawasan puncak Gunung Sangeang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima

SUMBAWAPOST.com | Bima- Tim SAR gabungan terus mengintensifkan pencarian terhadap seorang remaja bernama Kifen (18), yang dilaporkan hilang di kawasan puncak Gunung Sangeang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Hingga hari kedua operasi pencarian, Selasa (16/12), keberadaan warga Desa Sangeang tersebut masih belum diketahui.

Peristiwa ini bermula pada Sabtu (13/12), ketika Kifen mendaki Gunung Sangeang Api bersama tiga rekannya, yakni Meri, Aldin, dan Kafun. Pendakian dilakukan dengan tujuan berburu kambing liar di kawasan puncak gunung. Rombongan sempat bermalam di salah satu lokasi peristirahatan yang dikenal dengan sebutan Karombo.

Pada Minggu pagi (14/12), Kifen dilaporkan mendaki lebih dulu menuju puncak bersama Aldin. Sementara itu, dua rekan lainnya tetap berada di lokasi peristirahatan untuk menyiapkan perbekalan. Namun, saat keduanya menyusul, mereka justru bertemu Aldin yang tengah turun kembali. Kifen tidak terlihat bersama Aldin.

Baca Juga :  Serap Aspirasi di Donggo, DPRD NTB Aji Maman Dorong Pemerataan Pembangunan Wilayah Pegunungan

Korban kemudian dinyatakan hilang setelah melewati batas waktu yang telah disepakati untuk bertemu di titik pertemuan. Rekan-rekan korban sempat melakukan pencarian secara mandiri dengan menyisir area puncak hingga Senin (15/12) pagi. Karena tidak membuahkan hasil, kejadian tersebut akhirnya dilaporkan kepada pihak berwenang.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram melalui Pos SAR Bima segera bergerak menuju lokasi kejadian melalui jalur laut menggunakan Rigid Inflatable Boat (RIB). Tim SAR membawa perlengkapan mountaineering serta peralatan pendukung lainnya untuk menunjang proses pencarian di medan ekstrem.

Koordinator Pos SAR Bima, M. Darwis, menyampaikan bahwa hingga Selasa (16/12) pukul 18.00 WITA, tim SAR telah melakukan pendakian dan penyisiran di sejumlah titik yang telah ditentukan sesuai rencana operasi.

Baca Juga :  Inilah Lima Penyakit yang Gerogoti Ekonomi NTB, Kerugian Capai Rp25 Triliun per Tahun

“Medan yang terjal dan luasnya area pencarian menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan,” kata Darwis.

Operasi SAR ini melibatkan kerja sama lintas sektor, di antaranya Polsek Wera, BPBD Bima, Bhabinkamtibmas Sangeang, Babinsa Sangeang, Polairud Bima, TSBK Bima, Orari, Kepala Desa Sangeang, komunitas pecinta gunung, Madapala, nelayan, masyarakat setempat, keluarga korban, serta potensi SAR lainnya di wilayah setempat.

Pencarian dihentikan sementara pada Selasa petang dan direncanakan akan dilanjutkan kembali pada Rabu pagi dengan memperluas area penyisiran.

 

Berita Terkait

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi
YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima
YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata
Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima
Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung
NTB Kebagian 30 Cabor PON 2028, Persiapan Dikebut: Tak Mau Sekadar Tuan Rumah, Targetkan Warisan Jangka Panjang
NTBCare Tepis Isu Rp31 Miliar, Direktur Tegaskan Kami Bukan Pengelola Uang, Itu Hoaks Kelas Sampah
BPS NTB Ungkap Lonjakan Wisatawan hingga 1,39 Juta, Okupansi Hotel Justru Turun
Berita ini 76 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 22:45 WIB

14 Tahun Terbengkalai, YAPPIKA dan YISA Ambalawi Hadirkan Perpustakaan Baru di SDN Sowa, Wabup Bima Beri Apresiasi

Senin, 11 Mei 2026 - 19:20 WIB

YAPPIKA ActionAid dan YISA Ambalawi Sulap Perpustakaan Rusak Jadi Ruang Belajar Anak Bima

Minggu, 10 Mei 2026 - 22:34 WIB

YAPPIKA ActionAid Bersama YISA Bongkar Rendahnya Literasi Siswa Bima, Program Sekolah Aman Jadi Solusi Nyata

Minggu, 10 Mei 2026 - 21:24 WIB

Perpustakaan SDN Sowa Direvitalisasi, Jadi Ruang Tumbuh Baru Literasi Anak Pesisir Bima

Selasa, 5 Mei 2026 - 20:12 WIB

Di Tengah Mandalika yang Mendunia, Warga Krisis Air Bersih dan Rumah Layak Huni, Sari Yuliati Turun Langsung

Berita Terbaru