Basarnas dan Pemprov NTB Matangkan Strategi Keamanan Rinjani dalam Rakor Intelijen Pertahanan

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 23 Juli 2025 - 14:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram – Upaya penguatan keselamatan dan penanggulangan kedaruratan di kawasan Gunung Rinjani kembali menjadi fokus pembahasan dalam Rapat Koordinasi Intelijen Pertahanan dan Kewaspadaan Nasional yang digelar di Hotel Santika, Mataram, Selasa (22/7/2025).

Rapat strategis ini digelar oleh Kedeputian Bidang Koordinasi Pertahanan Negara dan Kesatuan Bangsa Kemenkopolhukam RI, dan menghadirkan Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin Muchlisin, sebagai narasumber utama.

Dalam pemaparannya, Noer Isrodin menegaskan bahwa kawasan Gunung Rinjani memiliki nilai strategis tidak hanya dari sisi pariwisata, tetapi juga dari aspek pertahanan dan keselamatan nasional. “Penanggulangan insiden kedaruratan di Rinjani harus menjadi tanggung jawab bersama. Dibutuhkan sinergi antara lembaga intelijen, unsur pertahanan, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pastikan Program Makan Bergizi Gratis Jalan, Gubernur NTB Siapkan 10 Dapur Umum

Rakor ini dipimpin langsung oleh Asisten Deputi Koordinasi Intelijen Pertahanan dan Kewaspadaan Nasional. Agenda utamanya ialah menyusun rekomendasi konkret dalam rangka memperkuat sistem keamanan dan respons cepat terhadap potensi bencana atau insiden di kawasan Rinjani.

Sekretaris Daerah Provinsi NTB hadir mewakili Gubernur, bersama sejumlah pejabat daerah lainnya seperti Kepala Dinas LHK NTB, Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (BTNGR), Kepala Kantor SAR Mataram, Dandim 1615 Lombok Timur, serta jajaran dari Polda NTB, Korem 162/WB, Danlanud ZAM, dan Kesbangpoldagri Kabupaten Lombok Utara.

Baca Juga :  Proyek Rp19 Miliar Lenangguar-Lunyuk Dilaporkan ke Kejaksaan Tinggi NTB, Dugaan Kerugian Negara Rp1,9 Miliar

Keterlibatan berbagai unsur ini mencerminkan keseriusan pemerintah pusat dan daerah dalam memastikan keselamatan para pendaki dan wisatawan di Gunung Rinjani. Selain itu, kolaborasi lintas sektoral juga dinilai penting untuk memperkuat sistem kewaspadaan dini dan efektivitas penanganan insiden di lapangan.

Hasil dari rakor ini akan dirumuskan menjadi panduan strategis guna mendukung kebijakan pertahanan negara dalam konteks keamanan kawasan wisata vital seperti Rinjani. Dengan langkah ini, diharapkan NTB makin siap menghadapi segala bentuk potensi ancaman yang bisa mengganggu keselamatan publik maupun stabilitas nasional.

 

Berita Terkait

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB
Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar
Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa
Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama
Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis
Halal Bihalal IKA Unram, Isvie Rupaeda Tegaskan Peran Alumni Jadi Kunci Kemajuan Kampus
Perpres 4/2026 Disorot, Sawah NTB Beralih Fungsi, Direktur Mi6: Ini Sawah atau Real Estate Sih?
Soal Reklamasi Amahami, Persatuan Pemuda NTB Desak Kejati Tangkap Wali Kota Bima
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 18:50 WIB

Sekda Baru Dilantik, Ketua DPRD Isvie  ‘Warning’ Keras: Benahi Birokrasi dan Selamatkan Keuangan NTB

Senin, 13 April 2026 - 13:46 WIB

Di Tengah Efisiensi, Anggaran Makan-Minuman DPRD NTB Justru Capai Rp38 Miliar

Sabtu, 11 April 2026 - 23:50 WIB

Rektor Unram Siapkan Jalur Khusus Alumni: Dari Mentor hingga Orang Tua Asuh Mahasiswa

Sabtu, 11 April 2026 - 22:35 WIB

Konsolidasi Nasional IKA Unram, Ketua dan Rektor Kompak ‘Gas’ Ratusan Ribu Alumni Agar Tak Sekadar Nama

Sabtu, 11 April 2026 - 21:55 WIB

Halal Bihalal IKA Unram Jadi Ajang Konsolidasi Nasional, Alumni Didorong Perkuat Peran Strategis

Berita Terbaru