Ancaman Balap Liar dan Begadang Mengintai Saat Puasa, Kapolresta Mataram Serukan Pengawasan Ketat Anak-anak

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 27 Februari 2025 - 03:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Menjelang bulan suci Ramadhan 1446 H, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Dr. Ariefaldi Warganegara mengeluarkan imbauan tegas kepada masyarakat untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak. Pasalnya, berbagai aktivitas berisiko seperti balap liar, begadang hingga dini hari, dan bermain di jalanan semakin marak terjadi saat bulan puasa.

“Kami sangat berharap para orang tua lebih ketat mengawasi anak-anaknya, terutama saat malam hari. Arahkan mereka untuk melakukan kegiatan yang lebih positif,” tegas Kapolresta, Rabu (26/02/2025).

Baca Juga :  Ngobrol Perizinan, Singgung Tambang! DPRD NTB dan Lampung Kompak Godok Aturan Strategis

Fenomena yang kerap terjadi selama Ramadhan ini bukan hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga membahayakan keselamatan anak-anak sendiri. Oleh karena itu, Kapolresta meminta peran aktif masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci ini.

Baca Juga :  Hotel Andara Dompu Heboh! Cewek 21 Tahun Jadi Makelar Nafsu, Polisi Ciduk Bocah 13 Tahun Lagi ‘Kencan’ Sama Om di Kamar

“Laporkan segera jika melihat aktivitas anak-anak yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan,” tambahnya.

Dengan pengawasan yang lebih ketat dari orang tua serta kerja sama masyarakat dan kepolisian, diharapkan Ramadhan tahun ini dapat berjalan lebih aman, nyaman, dan penuh keberkahan bagi warga Kota Mataram.

 

Berita Terkait

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut
Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS
Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku
Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel
Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa
Bukan Ditangani Kejati, Kasus Gratifikasi DPRD NTB Dialihkan ke Kejari Mataram
3.500 Kantong Darah per Bulan Dibutuhkan, DPC Demokrat Kota Mataram Ambil Peran Gelar Donor Darah
Arahan Presiden Prabowo: Kurma Lombok Utara Disiapkan Jadi Konsumsi Jamaah Haji Nasional
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:33 WIB

Pesisir NTB Terancam Tenggelam, Kepala Bappeda Ingatkan Dampak Perubahan Iklim dan Kenaikan Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:27 WIB

Tak Hanya Jaga NKRI, Dandim 1608/Bima Peduli Pendidikan Lewat Beasiswa Mahasiswa STIS

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:42 WIB

Gubuk Talabiu Jadi Sarang Sabu, Satresnarkoba Polres Bima Bongkar Jaringan dan Ungkap Tiga Identitas Pelaku

Sabtu, 17 Januari 2026 - 21:12 WIB

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Januari 2026 - 18:48 WIB

Akhir Perjuangan Mahasiswa Perantau Kaltara: Asrama Rp18 Miliar Resmi Berdiri di Sumbawa

Berita Terbaru

Pasangan suami istri terduga pelaku peredaran narkoba jenis sabu saat diamankan di Mapolsek Bolo, Polres Bima, Polda NTB. Dari tangan pelaku, polisi mengamankan 15 poket sabu, uang tunai Rp7,17 juta, serta sejumlah barang bukti lainnya.

Hukum & Kriminal

Pasutri di Bolo Bima Kompak Jual Sabu, Kini Keduanya Cek In Masuk Sel

Sabtu, 17 Jan 2026 - 21:12 WIB