Tragedi Pembacokan Udayana Jadi Peringatan Keras, Kapolda NTB Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:39 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja saat konferensi Pers Kasus Pembacokan di Kawasan Udayana, Kota Mataram.

Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja saat konferensi Pers Kasus Pembacokan di Kawasan Udayana, Kota Mataram.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Tragedi Pembacokan di Kawasan Udayana, Kota Mataram, yang menewaskan Seorang Pelajar menjadi peringatan serius bagi seluruh Orang Tua. Kapolda NTB Irjen Pol. Kalingga Rendra Raharja, meminta Keluarga meningkatkan pembinaan dan pengawasan terhadap Anak-anak agar tidak terjerumus dalam tindak kriminal, baik sebagai Korban maupun Pelaku.

Kapolda menegaskan, perhatian orang tua terhadap pergaulan anak menjadi salah satu langkah penting untuk mencegah terulangnya kasus kekerasan yang melibatkan anak di bawah umur.

Selain itu, masyarakat diminta tidak ragu melaporkan setiap informasi mengenai potensi gangguan keamanan maupun tindak kriminal kepada kepolisian melalui layanan darurat 110.

Imbauan tersebut disampaikan Kapolda NTB saat memimpin konferensi pers pengungkapan kasus dugaan penganiayaan menggunakan senjata tajam yang ditangani Polresta Mataram, di Gedung Wira Pratama Polresta Mataram, Kamis (29/10/2026).

Dalam konferensi pers tersebut, Kapolda didampingi Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko, S.I.K., M.H. Kapolda juga menyapa dan berdialog dengan tiga terduga pelaku dewasa yang disebut terlibat dalam kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam di kawasan Udayana beberapa hari sebelumnya. Peristiwa tersebut mengakibatkan seorang korban meninggal dunia.

Baca Juga :  Dari Emosi ke Jabat Tangan, Kasus Pengerusakan di Kota Bima Tuntas Lewat Jalan Damai

Kapolda mengaku prihatin karena kasus kekerasan tersebut melibatkan korban yang masih berstatus anak-anak. Ironisnya, sebagian besar terduga pelaku juga masih berusia anak.

“Kami turut prihatin kepada para korban yang masih berstatus anak. Demikian pula terhadap para terduga yang sebagian besar usia anak. Ini tentu menjadi pukulan bagi kita sebagai orang tua,” tegasnya.

Menurut Kapolda, peristiwa tersebut harus menjadi bahan evaluasi bersama, terutama mengenai peran keluarga dalam membentuk karakter dan mengawasi pergaulan anak.

Perhatian orang tua, komunikasi yang baik, serta pembinaan sejak dini dinilai penting untuk mencegah anak terjerumus dalam perilaku menyimpang maupun tindak kekerasan.

Tidak hanya menekankan peran keluarga, Kapolda juga memastikan kepolisian akan memperkuat langkah-langkah preventif guna mencegah kejadian serupa kembali terjadi.

Ia mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya potensi tindak kejahatan.

Sementara itu, Kapolresta Mataram Kombes Pol. Hendro Purwoko menegaskan, jajarannya akan meningkatkan upaya pencegahan melalui pola patroli yang lebih terarah, terutama di jalur dan kawasan yang teridentifikasi rawan kejahatan jalanan atau street crime.

Baca Juga :  Cerita Soal Siswi SMA di Lombok Tengah Melahirkan di Toilet Puskesmas

Peningkatan patroli tersebut diharapkan dapat mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beraktivitas, khususnya pada waktu dan lokasi yang dinilai berisiko.

Terkait kasus penganiayaan di kawasan Udayana, Hendro memastikan proses hukum terhadap para terduga pelaku akan dilaksanakan secara profesional dan sesuai ketentuan perundang-undangan.

Ia menegaskan, penanganan terhadap terduga pelaku yang masih berstatus anak tetap memperhatikan hak-hak mereka serta aturan khusus dalam sistem peradilan pidana anak.

“Kami akan proses perkara ini sesuai aturan yang berlaku dan profesional. Hak dan aturan yang berlaku kepada terduga berstatus anak tetap akan diutamakan,” tegasnya.

Kapolresta juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan mempercayakan penanganan perkara tersebut kepada Polresta Mataram. Ia memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur yang berlaku.

Melalui peningkatan patroli, keterlibatan masyarakat, serta penguatan peran keluarga, Polda NTB dan Polresta Mataram berharap potensi kejahatan jalanan dapat ditekan dan keamanan masyarakat semakin terjaga.

Kapolda kembali mengingatkan bahwa menjaga keamanan bukan semata-mata tugas kepolisian. Tanggung jawab tersebut harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, kemudian sekolah, hingga masyarakat luas.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Gaji ASN Terancam Dialihkan ke Koperasi Merah Putih, Bank NTB Syariah Siapkan Langkah Antisipasi
Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan
Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat
NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya
Tragedi Udayana: Pelajar 14 Tahun Tewas Dibacok, 13 Terduga Pelaku Diamankan, 10 Masih Anak-anak
Yanuar Fikri Tiba di NTB, Disnakertrans Jemput Langsung di Bandara, Tak Sekadar Urus Pemulangan
Kongres Internasional Bahasa Sasak Dorong Reformasi, dari Bahasa Sehari-hari Menuju Bahasa Ilmu
Wagub NTB Buka Kongres Internasional I Bahasa Sasak di Momentum Sumpah Pemuda
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Gaji ASN Terancam Dialihkan ke Koperasi Merah Putih, Bank NTB Syariah Siapkan Langkah Antisipasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 08:39 WIB

Tragedi Pembacokan Udayana Jadi Peringatan Keras, Kapolda NTB Minta Orang Tua Awasi Pergaulan Anak

Kamis, 29 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Pilkades Lombok Tengah 2026: 334 Calon Adu Pengaruh di 87 Desa, Ribuan Personel Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 12:36 WIB

Optimalisasi Potensi Lokal Jadi Strategi KoPITol NTB Perkuat Ekonomi Masyarakat

Rabu, 28 Oktober 2026 - 20:36 WIB

NTB Genjot Penyelamatan Hutan, Proyek FOLU GCF Resmi Dimulai, Ini Mitranya

Berita Terbaru