Dari Emosi ke Jabat Tangan, Kasus Pengerusakan di Kota Bima Tuntas Lewat Jalan Damai

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 18 Juni 2026 - 18:24 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel Unit Reskrim Polsek Rasanae Barat mempertemukan pelapor dan terlapor dalam proses mediasi penyelesaian kasus dugaan pengerusakan melalui mekanisme Restorative Justice di Kota Bima.

Personel Unit Reskrim Polsek Rasanae Barat mempertemukan pelapor dan terlapor dalam proses mediasi penyelesaian kasus dugaan pengerusakan melalui mekanisme Restorative Justice di Kota Bima.

SUMBAWAPOST.com | Kota Bima- Polres Bima Kota melalui Unit Reskrim Polsek Rasanae Barat kembali mengedepankan pendekatan humanis dalam penegakan hukum. Dugaan tindak pidana pengerusakan secara bersama-sama yang terjadi di Jalan Kartini, Kelurahan Paruga, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, berhasil diselesaikan melalui mekanisme Restorative Justice (RJ).

Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu, 26 April 2026 sekitar pukul 21.00 WITA dan bermula dari laporan yang disampaikan oleh Rifki Febrian.

Dalam proses penanganannya, Unit Reskrim Polsek Rasanae Barat tidak hanya berorientasi pada proses hukum semata, tetapi juga mengedepankan penyelesaian yang berkeadilan, humanis, dan mengutamakan musyawarah demi terciptanya perdamaian di tengah masyarakat.

Melalui proses mediasi yang difasilitasi penyidik, kedua belah pihak dipertemukan untuk mencari solusi terbaik yang dapat diterima bersama.

“Dalam penanganannya, Polsek Rasanae Barat mengedepankan pendekatan yang humanis, berkeadilan, serta mengutamakan penyelesaian secara damai dan kekeluargaan melalui mekanisme Restorative Justice,” demikian disampaikan dalam proses penyelesaian perkara tersebut, dalam keterangan yang diterima media ini. Kamis (18/6/2026).

Hasil mediasi menunjukkan adanya kesepakatan damai antara pelapor dan terlapor. Pelapor memilih menyelesaikan persoalan tersebut secara kekeluargaan tanpa melanjutkan perkara ke tahap proses hukum berikutnya. Kesepakatan damai itu kemudian dituangkan dalam surat pernyataan bersama yang ditandatangani di atas materai Rp10.000 dan disaksikan oleh keluarga dari kedua belah pihak.

Sementara itu, pihak terlapor mengakui kesalahannya, menyampaikan penyesalan, serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatan serupa di masa mendatang.

“Pelapor sepakat untuk menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan tanpa melanjutkan proses hukum ke tahap berikutnya,” sebagaimana hasil kesepakatan yang dicapai dalam mediasi tersebut.

Penerapan Restorative Justice menjadi salah satu bentuk penegakan hukum yang tidak hanya berfokus pada penghukuman, tetapi juga mengedepankan pemulihan hubungan sosial, rasa keadilan bagi para pihak, serta terciptanya keharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat.

Baca Juga :  Pemilu 2029 Masih Lama, Tapi Bawaslu NTB Sudah Turun ke Sekolah Siapkan ‘Pasukan Pelajar’ Anti Hoaks dan Politik Uang

Melalui penyelesaian secara damai tersebut, diharapkan hubungan baik antara kedua belah pihak dapat kembali terjalin, sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polres Bima Kota tetap aman, damai, dan kondusif.

“Dengan adanya penyelesaian melalui mekanisme Restorative Justice tersebut, diharapkan hubungan baik antara kedua belah pihak dapat kembali terjalin serta situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukum Polres Bima Kota tetap terjaga dalam keadaan aman, damai, dan kondusif,” demikian harapan yang disampaikan dalam penyelesaian perkara tersebut.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru