Sambut MotoGP Mandalika 2026 Dengan Betabeq, Ini Pesan Khusus Gubernur NTB Untuk ITDC

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 17 September 2026 - 11:21 WIB

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Menghadiri Kegiatan Menyambut MotoGP Mandalika 2026 di NTB, Sekaligus Mengikuti Prosesi Budaya Dan Jamuan Bersama Para Tamu.

Gubernur NTB Menghadiri Kegiatan Menyambut MotoGP Mandalika 2026 di NTB, Sekaligus Mengikuti Prosesi Budaya Dan Jamuan Bersama Para Tamu.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Mengangkat Kearifan Lokal dalam menyambut ajang Balap Motor Dunia Pertamina Mandalika Grand Prix of Indonesia 2026 di Lombok Tengah.

Ritual Adat Betabeq digelar menjelang Pelaksanaan MotoGP Mandalika 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Lombok Tengah, Rabu (16/9/2026).

Kegiatan bertema ‘Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi, Menyambut Dunia di The Mandalika’ tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat identitas Budaya Lokal di tengah pengembangan Pariwisata Modern.

Rangkaian Betabeq diisi dengan tembang Tradisional, Do’a bersama, dan pemotongan tumpeng.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal menegaskan pengembangan kawasan pariwisata super prioritas harus tetap berlandaskan penghormatan terhadap akar Budaya dan Masyarakat setempat.

“Betabeq ini sebetulnya kita mengharapkan Orang yang datang memberikan penghormatan kepada Epen Gumi, Epen Paer. Minta izin, minta ridanya, karena dengan rida dari Orang yang punya Rumah, mudah perjalanannya. Kalau dalam Al-Qur’an Surah An-Nisa ayat 86, jika seseorang datang dengan penghormatan kepadamu, maka balaslah dengan penghormatan yang lebih. Semakin banyak entitas seperti MGPA datang kepada Kita dengan rasa hormat, maka kewajiban Kita membalas dengan ikut menjaga agar Event ini Berhasil, Lancar, Aman, dan Tertib,” ujarnya.

Baca Juga :  Surat Wasiat Pria 58 Tahun di Lombok Utara Bikin Haru, Pesan Terakhir untuk Anak-anaknya Terungkap

Dalam kesempatan tersebut, Iqbal juga menegaskan Pemberdayaan Masyarakat Lokal sebagai komitmen yang harus dijalankan dalam Pengembangan Kawasan Mandalika.

Menurutnya, Mandalika tidak boleh dipandang sebagai kawasan eksklusif milik pemerintah pusat. Masyarakat NTB, khususnya warga sekitar kawasan, harus merasakan manfaat dan memiliki ruang dalam setiap penyelenggaraan Event.

“Ini yang selalu saya pesankan kepada teman-teman ITDC, buatlah Masyarakat sekitar, masyarakat Lombok Tengah, dan Masyarakat NTB merasa Mandalika adalah milik mereka. Jangan buat mereka menjadi tamu di rumahnya sendiri. Makanya seluruh Marshal harus Putra Daerah, relawan yang berjumlah dua ribu lima ratus Orang dipenuhi seluruhnya dari NTB, UMKM disediakan tempat Seluas-luasnya, bahkan penempatan putra terbaik sebagai Komisaris adalah bentuk penghormatan bahwa ini milik Masyarakat,” tegas Gubernur.

Iqbal menyebut MotoGP sebagai momentum sekaligus master event yang dapat menggerakkan berbagai sektor strategis di NTB.

“MotoGP ini adalah momentum dan master Event-nya di Mandalika. Mari Kita Do’akan, Mudah-mudahan acara ini berkah, dan keberkahannya terus berlangsung sampai akhir dari Event yang diselenggarakan,” katanya.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Promosikan NTB di Mandalika, Ungkap Sumbawa sebagai ‘Pulau Emas’ di Hadapan Pembalap Dunia

Direktur Utama MGPA Nusantara Jaya Ananda Mikola mengatakan Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya ajang Balap Motor berkelas Dunia, tetapi juga menjadi panggung Indonesia untuk memperkenalkan berbagai potensi kepada Masyarakat Internasional.

“Bagi kami, Pertamina Grand Prix of Indonesia bukan hanya sebagai ajang Balap Motor berkelas Dunia, melainkan panggung Indonesia di mata Dunia. Ketika ribuan pengunjung dan pembalap tiba, yang kita pamerkan bukan hanya Sirkuit, tetapi juga Budaya, Keramahan UMKM, Keindahan Alam, dan Citra Positif Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyoroti pentingnya menghidupkan kembali tradisi Betabeq yang sempat menghilang selama bertahun-tahun.

“Perlu Saya ingatkan kembali bahwa kegiatan ini hampir sudah 12 tahun hilang. Dulu setiap kegiatan harus dimulai dengan Betabeq. Betabeq ini artinya kita memohon izin, memohon rida kepada Yang Maha Kuasa, kepada alam semesta, kepada para leluhur untuk melaksanakan kegiatan di sini. Pariwisata tentu juga harus bisa menunjukkan jati diri Budayanya,” tuturnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Operasional ITDC Troy Reza Warokka, GM The Mandalika I Made Pari Wijaya, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda NTB Lalu Moh Faozal, Kadis Pariwisata dan Ekonomi Kreatif NTB Ahmad Aulia, Kadis Kominfotik NTB Ahsanul Khalik, Kepala Bakesbangpoldagri NTB Surya Bahari, Tokoh Agama dan Masyarakat, serta jajaran Kepala Desa, Kepala Dusun, dan Camat dari Wilayah penyangga Kawasan Mandalika.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit
Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri
Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif
Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen
Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern
Tak Cuma Beri Beasiswa ke Mahasiswa Unram, JHL Siapkan Investasi Pabrik Kelapa di NTB
100 Mahasiswa Pertanian Unram Terima Beasiswa Kelapa dari Yayasan JHL Merah Putih Kasih
Ekspor NTB Tembus Rp6,94 Triliun, Daya Tukar Petani Menguat, Produksi Padi dan Jagung Naik
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:45 WIB

Pernah Jadi Orang Nomor Satu di Polri, Kini Tersangka! Ini Jejak Karier dan Kekayaan Jenderal Bintang Empat Listyo Sigit

Selasa, 3 November 2026 - 17:05 WIB

Geger Kabar Sejumlah Jenderal Polri Ditangkap dan Diamankan di Mako Brimob, Ini Respons Mabes Polri

Selasa, 3 November 2026 - 13:11 WIB

Bikin ASN Betah Ngantor, Wagub NTB Puji Disnakertrans Sulap Pekarangan Jadi Kebun Produktif

Selasa, 3 November 2026 - 08:07 WIB

Okupansi Hotel di NTB Merosot, Tingkat Hunian Hotel Berbintang Turun Jadi 44,86 Persen

Senin, 2 November 2026 - 17:44 WIB

Bukan Sekadar Terima Beasiswa, 100 Mahasiswa Unram Ditantang Jadi Penggerak Pertanian Modern

Berita Terbaru