Gubernur Iqbal Lepas Kafilah NTB ke MTQ Nasional Semarang, Bawa Misi Lebih dari Sekadar Juara

Avatar

- Jurnalis

Rabu, 9 September 2026 - 17:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Didampingi Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri Atau Akrab Disapa Umi Dinda Saat Melepas Kafilah NTB Yang Akan Mengikuti MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal Didampingi Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri Atau Akrab Disapa Umi Dinda Saat Melepas Kafilah NTB Yang Akan Mengikuti MTQ Nasional XXXI 2026 di Semarang, Jawa Tengah.

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal melepas Kafilah NTB yang akan berlaga pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.

Pelepasan kafilah berlangsung di Pendopo Gubernur NTB, Rabu (9/9). Hadir Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri, Sekda NTB Abul Chair yang juga Ketua Umum LPTQ NTB, Kepala Kanwil Kemenag NTB Zamroni Aziz, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah.

Sebanyak 80 orang diberangkatkan NTB untuk mengikuti MTQ Nasional XXXI yang berlangsung pada 11–20 September 2026. Mereka terdiri dari 56 Peserta, 2 Pendamping Disabilitas Netra, 10 Pelatih, dan 12 Ofisial.

Namun, Gubernur Iqbal Menegaskan bahwa Keikutsertaan NTB dalam MTQ Nasional tidak hanya berorientasi pada Perolehan Juara. Ia meminta seluruh Peserta meluruskan niat sebelum bertolak ke Semarang.

Menurutnya, MTQ menjadi bagian dari ikhtiar untuk menyebarkan syiar Al-Qur’an sekaligus menjadi ruang bagi para Peserta untuk Belajar dan menambah Pengalaman.

“Niat Kita bukan untuk mencari bonus, bukan untuk mencari penghargaan, dan bukan untuk mencari juara. Niat Kita adalah untuk Syiar dan Belajar,” pesan Gubernur.

Iqbal menyebut MTQ Nasional sebagai kesempatan untuk memperdalam ilmu Al-Qur’an. Para kafilah juga dapat bertemu dengan hafiz, hafizah, Qari, Qariah, Dewan Hakim, serta pegiat Al-Qur’an dari seluruh Indonesia. “Ini kesempatan Belajar yang luar biasa. Jadi Niatnya hanya Syiar dan Niat Belajar,” ujarnya.

Baca Juga :  Qatar Bidik Potensi NTB, Mandalika hingga Bandar Kayangan Jadi Incaran

Selain meminta Peserta Fokus pada Syiar dan Pembelajaran, Gubernur Iqbal berpesan agar Kafilah menjaga Nama baik NTB selama berada di Semarang.

Ia ingin kehadiran kafilah NTB menunjukkan bahwa tradisi kajian dan kecintaan terhadap Al-Qur’an masih hidup di Daerah ini. “Yang Kita ingin tunjukkan kepada Publik adalah bahwa kajian Al-Qur’an, pengembangan Al-Qur’an masih hidup di NTB,” katanya.

Iqbal mengatakan NTB memiliki sejarah panjang dalam ajang MTQ Nasional. Pada era 1970-an hingga 1980-an, Kafilah NTB dikenal tampil kuat.

Karena itu, ia berharap kejayaan tersebut dapat kembali dibangkitkan melalui pembinaan yang serius dan dilakukan secara berkelanjutan.

Gubernur juga mengapresiasi LPTQ NTB yang telah melakukan pemusatan latihan lebih serius tahun ini. “Belum sempurna, tetapi saya senang melihat persiapan yang sangat serius dilakukan di tengah berbagai keterbatasan,” ujarnya.

Menurut Iqbal, pembinaan kafilah tidak boleh berhenti setelah MTQ Nasional 2026 selesai. Sepulang dari Semarang, proses pembinaan harus langsung diarahkan untuk menyiapkan generasi berikutnya.

Baca Juga :  Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027

“Ini Soal Kaderisasi, Soal Pelatihan, Soal Talenta yang harus disiapkan Bertahun-tahun lamanya supaya menghasilkan Kader-kader terbaik untuk tampil di MTQ yang akan datang,” tegasnya.

Ia juga meminta dukungan Perangkat Daerah terkait untuk memastikan pembinaan LPTQ terus berlanjut. Meski kondisi fiskal masih terbatas, Iqbal meminta semangat Pembinaan tidak surut.

“Terus Kita berusaha meningkatkan pelan-pelan. Masih ada waktu untuk MTQ yang akan datang,” katanya.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setda NTB H. Amir melaporkan bahwa NTB mengikuti seluruh Cabang yang diperlombakan dalam MTQ Nasional XXXI, yakni 8 Cabang dan 24 Golongan.

Cabang tersebut meliputi Tilawah, Qira’at, Hafalan, Tafsir, Fahmil, Syarhil, Kaligrafi, dan Karya Tulis Ilmiah Al-Qur’an.

Pemusatan Latihan Kafilah telah dilakukan secara Offline dan Online selama 38 hari sejak Juli 2026.

Selain mengirimkan Peserta, Tiga Orang asal NTB juga ditetapkan sebagai Dewan Hakim Nasional oleh Menteri Agama.

Kafilah NTB dijadwalkan berangkat menuju Semarang pada Kamis, 11 September 2026.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Kejari Bima-Bawaslu Kompak, Demokrasi Dijaga, Aturan Jangan Dilanggar
Serapan Anggaran BMKG Nyaris 100 Persen, Mori Hanafi Usul Bentuk Panja Dalami Proses Pengadaan
Tambang Ilegal Lantung Makan Korban, Bupati dan DPRD Sumbawa Turun Cek Lokasi, Ingatkan Hal Ini
Kabag Kesra Resmi Dilaporkan ke Polda NTB, Bupati Bima Didesak Jatuhkan Sanksi Berat
3 Lokasi Galian C Tanpa Izin di Kabupaten Bima Ditertibkan, Penambang Wawo Dapat Peringatan
Bukan Adu Rayu, Pemuda Dopang-Mambalan Lobar Malah Adu Jotos Gara-Gara Asmara
Kabag Kesra Bima Resmi Dilaporkan ke Polda NTB, Kuasa Hukum Ungkap Dua Dugaan Pidana
3.325 Balita Alami Stunting, 6,7 Persen Warga Kabupaten Sumbawa Masih Numpang Toilet
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 17:42 WIB

Gubernur Iqbal Lepas Kafilah NTB ke MTQ Nasional Semarang, Bawa Misi Lebih dari Sekadar Juara

Rabu, 9 September 2026 - 17:23 WIB

Kejari Bima-Bawaslu Kompak, Demokrasi Dijaga, Aturan Jangan Dilanggar

Rabu, 9 September 2026 - 16:43 WIB

Serapan Anggaran BMKG Nyaris 100 Persen, Mori Hanafi Usul Bentuk Panja Dalami Proses Pengadaan

Rabu, 9 September 2026 - 15:40 WIB

Tambang Ilegal Lantung Makan Korban, Bupati dan DPRD Sumbawa Turun Cek Lokasi, Ingatkan Hal Ini

Rabu, 9 September 2026 - 14:19 WIB

Kabag Kesra Resmi Dilaporkan ke Polda NTB, Bupati Bima Didesak Jatuhkan Sanksi Berat

Berita Terbaru

Kepala Kejaksaan Negeri Bima Andi Rio Rahmat Rahmatu Bersama Ketua dan Jajaran Bawaslu Kabupaten Bima dalam Pertemuan Untuk Memperkuat Sinergi Pengawalan Demokrasi.

Hukum & Kriminal

Kejari Bima-Bawaslu Kompak, Demokrasi Dijaga, Aturan Jangan Dilanggar

Rabu, 9 Sep 2026 - 17:23 WIB