Wagub NTB Buka ‘Ruang Cerita Ibu’, Perempuan Diajak Jadi Garda Terdepan Lawan Kekerasan dan Narkoba

Avatar

- Jurnalis

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat membuka kegiatan Srikandi PLN bertajuk 'Ruang Cerita Ibu' di Kantor PLN UIW NTB, Kamis (20/8/2026).

Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri saat membuka kegiatan Srikandi PLN bertajuk 'Ruang Cerita Ibu' di Kantor PLN UIW NTB, Kamis (20/8/2026).

SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Indah Dhamayanti Putri membuka kegiatan Srikandi PLN bertajuk ‘Ruang Cerita Ibu’ di Kantor PLN Unit Induk Wilayah (UIW) NTB, Kamis (20/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi Ruang bagi Perempuan untuk berbagi Pengalaman, saling menguatkan, sekaligus memperoleh Wawasan dan dukungan dalam menghadapi berbagai Persoalan Kehidupan.

Lebih dari sekadar forum berbagi, program Srikandi PLN ini diarahkan untuk memperkuat Kapasitas, Kemandirian, serta peran strategis Perempuan di tengah berbagai tantangan Sosial yang dihadapi Masyarakat.

Kegiatan turut menghadirkan motivator sekaligus Founder FHD Motivation RAy. Febri H. Dipokusumo serta sejumlah entrepreneur yang berbagi Pengalaman, Inspirasi dan Pengetahuan kepada para Peserta.

Dalam sambutannya, Wagub NTB mengapresiasi PLN yang telah menghadirkan program ‘Ruang Cerita Ibu’ di NTB.

Menurutnya, kegiatan tersebut sangat relevan dengan kondisi Masyarakat saat ini, khususnya dalam memperkuat Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan.

“Program ini sangat tepat dilaksanakan di Daerah kita. Hari ini kasus Perempuan dan anak masih menjadi salah satu tantangan besar di Daerah kita,” ujar Wagub.

Indah menegaskan, upaya menekan Kekerasan terhadap Perempuan dan anak tidak cukup hanya dengan mencari pihak yang bersalah. Diperlukan keterlibatan Bersama, terutama kaum Perempuan, untuk membangun lingkungan yang lebih aman, peduli dan saling mendukung.

“Kita harus mampu menjadikan diri kita sebagai yang terdepan untuk memerangi hal tersebut sehingga kita Bersama-sama dapat menurunkan angka Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak,” katanya.

Baca Juga :  Di Tengah Normalisasi Tambang, Ekonomi NTB Tumbuh 7,41 Persen

Selain persoalan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, Wagub NTB juga menyoroti ancaman Penyalahgunaan Narkoba yang kini dapat menyasar siapa saja tanpa memandang latar belakang Sosial maupun Pendidikan.

Dalam menghadapi ancaman tersebut, keluarga, khususnya ibu, dinilai memiliki peran penting dalam membentengi Anak-anak dari berbagai pengaruh negatif.

Karena itu, Wagub berharap kegiatan ‘Ruang Cerita Ibu’ tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi dapat menjadi model Pemberdayaan yang diadopsi Organisasi maupun kelompok Masyarakat lainnya.

“Dengan membaur seperti ini, semua pihak merasa tidak ada jarak antara satu dengan yang lain. Ada kelompok rentan, ada para Profesional yang berbagi Pengalaman, Memberikan ilmu, bahkan membantu secara Finansial. Ini adalah contoh baik yang bisa kita laksanakan pada kegiatan-kegiatan yang lain,” ungkapnya.

Wagub juga mendorong agar Kelompok Perempuan kepala Keluarga mendapatkan ruang lebih besar dalam berbagai kegiatan Pemberdayaan.

Menurutnya, hal tersebut penting karena banyak Perempuan Kepala Keluarga di NTB menghadapi tantangan Sosial dan Ekonomi yang cukup berat.

“Ini adalah salah satu langkah cerdas yang digagas oleh Perempuan, untuk Perempuan, dan akan memberi manfaat bagi para Perempuan,” tegasnya.

Ia mengajak seluruh peserta untuk terus belajar dan membagikan Pengetahuan yang diperoleh kepada Perempuan lainnya.

Menurut Wagub, Perempuan memiliki Peran strategis sebagai Madrasah Pertama bagi anak dalam mempersiapkan generasi menghadapi berbagai tantangan masa depan.

Baca Juga :  Anggota DPRD NTB Yasin Angkat Bicara Soal Narkoba di Bima Hingga Perjuangan Badai NTB

Sementara itu, General Manager PLN UIW NTB Yondri Zulfadli mengatakan Program Pemberdayaan Perempuan harus mampu memberikan dampak nyata bagi Masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan sebuah Program tidak hanya diukur dari terlaksananya kegiatan, tetapi juga dari perubahan Positif yang dirasakan penerima manfaat.

“Ukuran keberhasilan sebuah Program Pemberdayaan bukan hanya terletak pada terlaksananya kegiatan, tetapi pada perubahan positif yang dirasakan oleh masyarakat setelah kegiatan tersebut selesai,” ujarnya.

Ia menambahkan, Srikandi PLN akan terus didorong menghadirkan Program yang Inovatif, Inklusif dan Berkelanjutan.

Program tersebut mencakup peningkatan Kapasitas, Penguatan Kemandirian Ekonomi, Pengembangan Usaha hingga pembentukan Jejaring Komunitas yang saling Mendukung.

Yondri juga mengapresiasi rangkaian kegiatan ‘Ruang Cerita Ibu’, mulai dari Inspirational Address, Ruang Berbagi, Healing Session, Reflection and Sharing, Pembekalan Kewirausahaan hingga penyerahan Bantuan Usaha.

Kehadiran Motivator dan Entrepreneur diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta, khususnya dalam membangun Kepercayaan diri, Mengembangkan Potensi serta membuka Peluang Kemandirian Ekonomi.

“PLN tidak hanya memiliki tanggung jawab menghadirkan keandalan listrik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat. Kita ingin memastikan kehadiran PLN dapat memberikan Energi dalam arti yang lebih luas. Energi untuk tumbuh, Energi untuk Mandiri, dan Energi untuk memberikan kontribusi yang lebih besar bagi Keluarga dan Masyarakat,” pungkasnya.

 

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako
Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu
Gubernur Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, Kuda Troya Politik Olahraga Mulai Terbaca?
39 Tahun Berlalu, Titiek Soeharto Napak Tilas ke Sembalun Kenang Jejak Pak Harto dan Ibu Tien
3 Penghargaan Nasional Dibawa Pulang Wabup KLU, Ini Prestasi Lombok Utara
Musorprov KONI NTB 2026 Tanpa Calon, KONI Pusat Sarankan Ditunda, Ini Alasannya
Pemkot Bima Gerak Cepat Lindungi Pekerja Rentan, Rp8,375 Miliar BPJS Digelontorkan
Tim Solidaritas NTB Mulai Bergerak Bantu Korban Gempa M7,7 di NTT
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Srikandi Pemuda Pancasila NTB Semarakkan HUT ke-81 RI, Lomba Nyanyi Berhadiah Sembako

Kamis, 20 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Sumsel Datang ‘Berguru’ ke NTB Soal Izin Tambang Rakyat, Ini yang Diburu

Kamis, 20 Agustus 2026 - 15:54 WIB

Wagub NTB Buka ‘Ruang Cerita Ibu’, Perempuan Diajak Jadi Garda Terdepan Lawan Kekerasan dan Narkoba

Kamis, 20 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Gubernur Iqbal Gagal Jadi Calon Ketua KONI NTB, Kuda Troya Politik Olahraga Mulai Terbaca?

Kamis, 20 Agustus 2026 - 08:55 WIB

39 Tahun Berlalu, Titiek Soeharto Napak Tilas ke Sembalun Kenang Jejak Pak Harto dan Ibu Tien

Berita Terbaru