SUMBAWAPOST.com |™ Mataram- Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal menilai tantangan terbesar gerakan Koperasi saat ini bukan lagi menambah jumlah lembaga, melainkan membangun tata kelola yang profesional sekaligus mengembalikan kepercayaan Masyarakat.
Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pelantikan Pengurus DEKOPINWIL NTB Periode 2025-2030 yang dirangkaikan dengan Bincang Bisnis Koperasi dan Rapat Kerja Hari Koperasi ke-79 di Mataram, Selasa (21/7/2026).
Menurut Gubernur, besarnya jumlah koperasi di Indonesia belum berbanding lurus dengan kontribusinya terhadap Perekonomian Nasional. Dari sekitar 120 ribu koperasi yang ada, kontribusinya terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) baru mencapai sekitar 1,7 persen, jauh di bawah sejumlah Negara maju yang mampu menyentuh angka 10 hingga 17 persen.
“Tantangan Koperasi hari ini bukan lagi sekadar memperbanyak jumlahnya. Yang jauh lebih penting adalah membangun tata kelola yang profesional serta mengembalikan kepercayaan Masyarakat terhadap Koperasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DEKOPINWIL NTB Anis Mudjadid Akbar menegaskan kepengurusan baru berkomitmen menjadikan organisasi sebagai pusat kolaborasi gerakan Koperasi di NTB.
“Kami ingin DEKOPINWIL hadir bukan sekadar sebagai organisasi, tetapi menjadi pusat kolaborasi yang mampu membuka akses pembiayaan, memperluas jejaring usaha, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia, dan menghadirkan manfaat nyata bagi Koperasi serta anggotanya,” katanya.
Ketua Harian DEKOPIN Pusat Priskhisanto juga mengajak seluruh insan koperasi mendukung program strategis Pemerintah, termasuk pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai instrumen penguatan Ekonomi Rakyat berbasis gotong royong.
Hal senada disampaikan Sekretaris Kementerian Koperasi RI Ahmad Zabadi. Menurutnya, pemerintah terus mendorong revitalisasi koperasi sebagai pilar Ekonomi kerakyatan sekaligus membuka ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk menjadikan koperasi sebagai pilihan dalam membangun dan mengembangkan usaha.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan nota kesepahaman antara DEKOPINWIL NTB dengan Bank NTB Syariah, Perum Bulog NTB, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Mataram. Kerja sama tersebut diharapkan memperkuat akses pembiayaan, meningkatkan kualitas SDM, memperluas jejaring usaha, dan memperkokoh ekosistem koperasi di NTB.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










