SUMBAWAPOST.com | Mataram- Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) terus memperkuat konsolidasi demokrasi bersama partai politik sebagai bagian dari evaluasi penyelenggaraan Pemilu 2024 sekaligus mempersiapkan pelaksanaan Pemilu 2029 yang lebih berkualitas.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan silaturahmi dan dialog antara Bawaslu NTB dengan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB. Pertemuan tersebut menjadi wadah bertukar gagasan sekaligus menghimpun berbagai masukan untuk penyempurnaan regulasi kepemiluan.
Dalam dialog tersebut, sejumlah isu strategis menjadi pembahasan, mulai dari penguatan integritas penyelenggara pemilu, sistem rekapitulasi suara, pengawasan teknologi informasi kepemiluan, hingga kesiapan verifikasi partai politik menjelang Pemilu 2029.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu NTB, Umar Achmad Seth, menegaskan bahwa evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu 2024 menjadi langkah penting untuk menghadirkan proses demokrasi yang semakin baik pada pemilu mendatang.
“Momentum ini penting untuk melakukan refleksi terhadap berbagai persoalan yang muncul selama penyelenggaraan Pemilu 2024 sebagai bahan penyempurnaan regulasi kepemiluan sehingga pelaksanaan Pemilu 2029 dapat berlangsung semakin demokratis, adil, dan berkualitas,” ujar Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu NTB, Umar Achmad Seth.
Melalui dialog yang berlangsung secara terbuka, Bawaslu NTB dan DPW PPP NTB sepakat memperkuat sinergi dalam mewujudkan penyelenggaraan pemilu yang berintegritas, transparan, profesional, dan berkeadilan.
Konsolidasi demokrasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai rekomendasi yang dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus penyempurnaan sistem kepemiluan, sehingga pelaksanaan Pemilu 2029 dapat berjalan lebih efektif, partisipatif, dan semakin dipercaya oleh masyarakat.
Penulis : SUMBAWAPOST.com










