Siap-Siap! Wacana Pemilu Dirombak, Bawaslu NTB Bahas 3 Skema Pilkada Masa Depan

Avatar

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWAPOST.com, Mataram- Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Barat, Itratip, membuka secara resmi kegiatan Penguatan Kelembagaan bersama Mitra Bawaslu yang digelar di Mataram, Minggu (31/08/2025). Acara ini dihadiri oleh anggota Divisi Bawaslu NTB, Kepala Sekretariat Bawaslu NTB, Koordinator Divisi Bawaslu Kabupaten/Kota se-NTB, perwakilan ormas, ketua-ketua partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi kepemudaan (OKP), perwakilan Disabilitas, serta awak media. Kegiatan tersebut dijadwalkan sampai tanggal 2 September 2025.

Dalam kegiatan tersebut, pembahasan hangat mengemuka terkait dinamika sistem pemilu ke depan, khususnya wacana pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang kemungkinan akan berubah mekanismenya.

“Terkait sistem pemilu, apakah kita tetap menggunakan sistem pemilihan langsung ataukah melalui sistem perwakilan? Nah, ini menjadi pertanyaan besar bagi dua kelembagaan kita, termasuk Bawaslu. Kalau nantinya pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota dilakukan lewat sistem perwakilan, apakah lembaga ini masih tetap ada atau tidak? Itu yang menjadi perdebatan,” jelas Itratip.

Menurutnya, ada tiga opsi yang saat ini berkembang dalam wacana politik nasional, yakni:

Baca Juga :  Ekonomi NTB Tumbuh Positif: Inflasi Terkendali, NTP Naik, dan Neraca Dagang Tetap Surplus

1. Pilgub melalui perwakilan, sementara Pilkada bupati dan wali kota tetap langsung.

2. Pilgub melalui perwakilan dan Pilkada bupati/wali kota dilakukan secara asimetris, artinya ada daerah yang memilih secara langsung, tetapi di daerah lain melalui sistem perwakilan.

3. Tetap mempertahankan sistem pemilihan langsung untuk semua tingkatan kepala daerah.

Pembahasan terkait skema ini, kata Itratip, masih terus berjalan di internal partai politik, lembaga negara, dan berbagai forum diskusi. Bahkan, menurut informasi yang disampaikan Anggota DPR RI Fauzan saat jadi pemateri yang diselenggarakan Bawaslu sebelumnya, pembahasan secara serius baru akan dimulai pada 2026.

“Jadi, kita masih menunggu dinamika pembahasan di tingkat nasional. Apakah pemerintah dan DPR akan menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) secara utuh atau justru akan memunculkan opsi baru di luar itu,” tambah Itratip.

Meski begitu, Bawaslu menegaskan akan siap menjalankan keputusan apapun yang nantinya ditetapkan oleh pemerintah dan DPR.

Baca Juga :  Dor! Polres Bima Gempur Sarang Narkoba di Tente, 9 Orang Ditangkap, 4 Perempuan Ikut Dibekuk

“Apapun keputusan yang diambil pemerintah, Bawaslu akan siap melaksanakannya. Karena sebagai lembaga pelaksana undang-undang, kami tentu harus taat pada aturan,” tegasnya.

Itratip menegaskan, kegiatan penguatan kelembagaan ini menjadi momentum untuk menghimpun gagasan dan masukan dari berbagai pihak. Semua pandangan, kritik, dan pengalaman dari pelaksanaan pemilu sebelumnya diharapkan menjadi modal penting dalam memperkuat penyelenggaraan pemilu yang lebih baik di masa depan.

“Kami sangat membutuhkan masukan, bahkan kritik yang sifatnya positif. Semua itu akan menjadi bahan untuk kami sampaikan ke Bawaslu tingkat nasional,” katanya.

Di sisi lain, Itratip juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas politik, apalagi di tengah dinamika sosial yang cukup memanas belakangan ini.

“Kita semua prihatin dengan situasi politik hari ini. Harapannya, kondisi ini tidak menimbulkan gejolak di banyak daerah. Stabilitas politik adalah salah satu syarat tumbuhnya demokrasi yang sehat, dan kita punya kontribusi yang sama untuk mewujudkannya,” pungkasnya.

Berita Terkait

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Atlet Kota Mataram Dominasi Akuatik Porprov NTB 2026, Delapan Rekor Baru Tercipta dan Borong 13 Medali Emas
Luar Biasa! Laras Ajeng Pecahkan Dua Rekor Porprov NTB 2026, Rekor 8 Tahun Akhirnya Tumbang
Gubernur NTB Miq Iqbal Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026: Argentina Forever, Satu Kosong Sudah Cukup
Yuri Kemal Fadlullah Dikukuhkan Pimpin PBB, Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsyi Tegaskan Soliditas Menuju Pemilu 2029
Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al Habsyi Hadiri Rakernas PBB, Konsolidasi Nasional Matangkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Apresiasi Seluruh Kontingen, Cabor Selancar Porprov XII NTB 2026 Resmi Ditutup Sukses
Berita ini 60 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:26 WIB

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:41 WIB

Atlet Kota Mataram Dominasi Akuatik Porprov NTB 2026, Delapan Rekor Baru Tercipta dan Borong 13 Medali Emas

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:26 WIB

Luar Biasa! Laras Ajeng Pecahkan Dua Rekor Porprov NTB 2026, Rekor 8 Tahun Akhirnya Tumbang

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:27 WIB

Gubernur NTB Miq Iqbal Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026: Argentina Forever, Satu Kosong Sudah Cukup

Berita Terbaru

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri saat turun langsung menyapa Masyarakat dalam Kegiatan Pelayanan dan Pembangunan di Nusa Tenggara Barat (NTB) Sinergi kepemimpinan keduanya terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas Pembangunan Manusia, percepatan penurunan Kemiskinan, Penguatan Ketahanan Pangan, serta Pengembangan Pariwisata yang berdampak terhadap Kesejahteraan Masyarakat.

Pemerintahan

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Minggu, 19 Jul 2026 - 17:26 WIB