KPU NTB Ingatkan Parpol: SIPOL Jangan Dibiarkan Berdebu, Data Harus Rajin Diupdate

Avatar

- Jurnalis

Minggu, 21 Juni 2026 - 04:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KPU NTB M. Khuwailid bersama jajaran saat rapat koordinasi pemutakhiran data partai politik melalui SIPOL di Kantor KPU NTB.

Ketua KPU NTB M. Khuwailid bersama jajaran saat rapat koordinasi pemutakhiran data partai politik melalui SIPOL di Kantor KPU NTB.

SUMBAWAPOST.com | Mataram- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mendorong seluruh partai politik peserta pemilu untuk lebih aktif memperbarui data keanggotaan dan kepengurusan melalui Sistem Informasi Partai Politik (SIPOL).

Langkah ini dinilai penting agar data partai politik tetap akurat dan tidak jadul, mengingat dinamika organisasi yang terus berubah seiring waktu.

Hal tersebut disampaikan Ketua KPU Provinsi NTB, M. Khuwailid, dalam Rapat Koordinasi Pemutakhiran Data Partai Politik Berkelanjutan melalui SIPOL Semester I Tahun 2026 yang digelar KPU NTB, Kamis (18/6) di Kantor KPU NTB.

Khuwailid menegaskan bahwa pemutakhiran data dilakukan setiap semester karena dinamika internal partai politik yang cukup tinggi, baik dari sisi keanggotaan maupun kepengurusan.

Baca Juga :  Pasangan Bambang-Syirajuddin Siap Berlayar di Pilkada Dompu 2024

Menurutnya, perubahan status anggota hingga pergeseran jabatan pengurus di berbagai tingkatan harus selalu diperbarui agar data di SIPOL tetap valid dan tidak ngambang.

“Tidak hanya keanggotaan, tetapi juga perubahan kepengurusan partai politik yang terjadi dari waktu ke waktu,” ujar Khuwailid, dalam keterangan yang diterima media ini. Minggu (21/6/2026).

Ia menambahkan bahwa partai politik merupakan salah satu pilar utama demokrasi yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan demokrasi di Indonesia.

Karena itu, sinergi antara penyelenggara pemilu dan partai politik harus terus diperkuat, termasuk dalam pengelolaan data serta pendidikan politik kepada masyarakat.

Dalam kesempatan yang sama, Anggota KPU Provinsi NTB, Zuriati, menilai bahwa pemeliharaan data secara berkelanjutan jauh lebih efisien dibandingkan harus melakukan pembaruan besar-besaran saat tahapan pemilu dimulai, yang biasanya justru membuat semua pihak keburu sibuk.

Baca Juga :  270 ASN dari 30 OPD NTB Lupa Jadi Pejabat, Mendadak Jadi Atlet, Ini Cabornya

“Kami menghimbau Pengurus partai politik untuk memanfaatkan aplikasi SIPOL dengan sebaik-baiknya,”tegasnya.

Melalui SIPOL, kata Zuriati, partai politik dapat memantau keputusan pimpinan, struktur kepengurusan, hingga memastikan keterwakilan perempuan dalam struktur organisasi partai.

“Melalui SIPOL, dapat memonitor keputusan pimpinan partai, struktur kepengurusan, nama dan jabatan pengurus, serta memastikan keterwakilan perempuan dalam kepengurusan partai politik,” jelasnya.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri tim penghubung sejumlah partai politik, Bawaslu NTB, Kesbangpoldagri Provinsi NTB, serta Biro Pemerintahan Setda Provinsi NTB.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan
Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami
APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar
Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar
Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar
Lombok Timur Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp1 Miliar
Sumbawa Barat Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Dapat Insentif Rp2,5 Miliar
Lombok Utara Raih Dua Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 20:36 WIB

Defisit Rp369 Miliar, 263 Ribu Warga NTB Krisis Air: Prioritas APBD-P Dipertanyakan

Minggu, 20 September 2026 - 11:53 WIB

Konsolidasi Demokrasi Jelang Pemilu 2029 di NTB, Bawaslu Buka Ruang Kritik: Jangan Segan Mengoreksi Kami

Sabtu, 19 September 2026 - 09:37 WIB

APBD-P NTB 2026 Disetujui: Belanja Rp6,05 Triliun, Defisit Rp369 Miliar, SiLPA Rp431 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:57 WIB

Daftar Kabupaten-Kota Berprestasi di NTB Raih Penghargaan Kemendagri, Bawa Pulang Insentif Rp17 Miliar

Sabtu, 19 September 2026 - 06:36 WIB

Kota Bima dan Mataram Borong Penghargaan Kemendagri, Insentif Capai Rp10,5 Miliar

Berita Terbaru