Tiga Calon Rektor Unram Ditetapkan, Lonjakan Suara Prof Ali Jadi Sorotan, Sinyal Kuat Menuju Kampus Kelas Dunia

Avatar

- Jurnalis

Selasa, 23 Desember 2025 - 19:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Rektor Unram Prof. Muhamad Ali

Calon Rektor Unram Prof. Muhamad Ali

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Senat Universitas Mataram (Unram) resmi mengusulkan tiga Calon Rektor Unram periode 2026-2030 kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Republik Indonesia, setelah melalui tahapan pemungutan suara yang berlangsung transparan dan demokratis.

Tiga nama yang diusulkan tersebut merupakan peraih suara tertinggi dalam rapat Senat Unram, sekaligus menyisihkan dua bakal calon rektor lainnya yang turut bertarung dalam proses seleksi.

Berdasarkan hasil pemungutan suara, Prof. Dr. Sukardi, S.Pd., M.Pd. memperoleh 34 suara, disusul Prof. Muhamad Ali, S.Pt., M.Si., Ph.D. dengan 16 suara, dan Prof. Dr. Kurniawan, S.H., M.Hum. yang meraih enam suara.

Sementara itu, Prof. Dedy Suhendra, M.Si., Ph.D. memperoleh satu suara dan Prof. Yusron Saadi, S.T., M.Sc., Ph.D. memperoleh dua suara.

“Dengan demikian, tiga peraih suara tertinggi ditetapkan sebagai calon Rektor Unram untuk mengikuti tahapan seleksi berikutnya dan diusulkan secara resmi kepada Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku,” ujar Sekretaris Senat Unram sekaligus Pengarah Panitia Pemilihan Rektor, Dr. Muhaimin, S.H., M.Hum, Kamis, 16 Desember 2025.

Muhaimin menegaskan bahwa seluruh tahapan pemilihan rektor dilaksanakan dengan menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, dan tata kelola perguruan tinggi yang baik, serta berlangsung aman, lancar, dan kondusif.

“Tahap selanjutnya, Senat Unram akan menyampaikan tiga dokumen kepada Menteri, yakni berita acara penetapan calon, curriculum vitae masing-masing calon, serta dokumen visi, misi, dan program kerja,” jelasnya.

Pengiriman dokumen hasil penyaringan dijadwalkan pada 21-24 Desember 2025. Selanjutnya, pemilihan Calon Rektor Unram akan dilaksanakan melalui rapat tertutup Senat bersama Menteri atau pejabat yang mewakili pada rentang waktu 2-9 Januari 2026.

Sesuai ketentuan, Mendiktisaintek memiliki hak suara sebesar 35 persen, sedangkan Senat Unram sebesar 65 persen. Muhaimin menegaskan bahwa ketiga calon memiliki peluang yang sama untuk terpilih.

“Seluruh calon memiliki hak dan kesempatan yang setara. Keputusan akhir berada pada Menteri setelah mempertimbangkan visi, misi, program kerja, serta rekam jejak masing-masing calon,” tegasnya.

Baca Juga :  Dana Siluman Rp1,8 Miliar Dikembalikan DPRD NTB Bukan Amal Jariah, Jaksa Jadikan Bukti, Petinggi Pemprov Masuk Radar

Salah satu calon rektor yang diusulkan, Prof. Muhamad Ali, mengaku raihan 16 suara yang diperolehnya berada di luar ekspektasi pribadi. Menurutnya, peningkatan suara tersebut mencerminkan harapan besar para guru besar dan sivitas akademika agar capaian dan prestasi Unram saat ini dapat dipertahankan dan dilanjutkan oleh figur yang memiliki kapasitas.

“Saya enggak menyangka suara saya melebihi suara Pak Rektor saat pencalonan sebelumnya. Ini bentuk harapan dan kemajuan agar prestasi Unram saat ini bisa dipertahankan oleh figur yang tepat,” kata Prof Ali kepada wartawan, Selasa (23/12/2025).

Dekan Fakultas Peternakan Unram ini menegaskan komitmennya untuk melanjutkan berbagai program strategis yang telah dijalankan oleh rektor sebelumnya.

Ia juga menyatakan optimisme bahwa Mendiktisaintek Brian Yuliarto akan memilih calon rektor berdasarkan data objektif dan rekam jejak yang jelas.

“Saya yakin dan optimis, Pak Menteri akan memilih berdasarkan pertimbangan pengalaman dan kapasitasnya,” ungkap Prof Ali.

Menurutnya, visi Mendiktisaintek dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi nasional sejalan dengan target Presiden Prabowo Subianto, yakni mendorong perguruan tinggi Indonesia menembus peringkat 100 besar dunia dan melahirkan peraih Nobel dalam 20-30 tahun ke depan.

Prof. Ali menekankan bahwa transformasi Unram menuju daya saing global merupakan keniscayaan. Ia menilai perguruan tinggi harus aktif berperan dalam pergaulan akademik internasional melalui kolaborasi lintas negara.

“Unram harus banyak berkolaborasi dan meningkatkan risetnya. Insya Allah, semua kekuatan Unram akan kita satukan dengan pola kepemimpinan kolektif kolegial,” ujarnya.

Saat ini, Unram telah mencatatkan capaian nasional yang signifikan, berada di peringkat 19 PTN BLU versi QS Ranking dan peringkat 28 versi Times Higher Education Indonesia.

Dengan latar belakang pendidikan S3 di Nagoya University dan pengalaman postdoctoral di luar negeri, Prof. Ali menilai jejaring internasional menjadi modal penting untuk memperkuat posisi Unram di kancah global. Selama kariernya, ia telah menjabat berbagai posisi strategis, mulai dari Ketua LPPM dua periode, Dekan Fakultas Peternakan, hingga Ketua Indikator Kinerja Utama (IKU). Di bawah kepemimpinannya, peringkat IKU Unram melonjak dari peringkat 27 nasional pada 2022 menjadi peringkat 3 nasional PTN BLU pada 2024, disertai peningkatan anggaran BOPTN dari Rp17 miliar menjadi Rp57 miliar.

Baca Juga :  Polresta Mataram Hentikan Kasus Juru Parkir Pembuat Onar

“Capaian itu menjadi bukti bahwa kerja keras kolektif bisa mengubah peta daya saing kampus,” tegasnya.

Dalam visinya ke depan, Prof. Ali menegaskan bahwa perguruan tinggi harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan industri. Ia menyoroti pentingnya riset yang berorientasi solusi untuk isu-isu strategis NTB seperti kemiskinan, ketahanan pangan, dan pariwisata. “Unram harus menjadi motor inovasi yang mengawal visi NTB Makmur Mendunia,” katanya.

Untuk memperluas akses pendidikan, Prof. Ali menggagas transformasi digital, pembangunan kampus satelit di Lombok Utara dan Sumbawa, serta penerapan blended learning yang mengombinasikan teori di Mataram dengan praktik lapangan. “UNESCO menuntut universitas tidak hanya mengajarkan how to know, tetapi juga how to do,” paparnya.

Ia juga berencana membuka fakultas baru yang relevan dengan potensi daerah, seperti fakultas kelautan dan perikanan serta manajemen sumber daya air, seiring karakter NTB sebagai provinsi kepulauan.

Terkait keterbatasan lahan kampus yang hanya 47 hektare, Prof. Ali menggagas pengembangan University Farm di luar kampus dan menjadikan kampus utama sebagai Science Techno Park dengan Unram Square sebagai etalase inovasi daerah.

“Industri udang, mutiara, lobster, hingga madu akan berkembang. Unram harus mengambil peran utama,” ujarnya.

Untuk mewujudkan kampus hijau, ia juga mengusulkan parkir terpusat di pinggir kampus dan penggunaan sepeda listrik sebagai transportasi ramah lingkungan di area internal kampus.

Dengan rekam jejak akademik, pengalaman manajerial, dan jejaring global yang luas, Prof. Ali optimistis mampu membawa Unram menembus panggung internasional.

“Letak geografis Unram sangat strategis sebagai Southeast Gateway Indonesia. Sinergi global ini akan mempercepat terwujudnya Unram berdaya saing dunia,” tandasnya

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi
Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan
Atlet Kota Mataram Dominasi Akuatik Porprov NTB 2026, Delapan Rekor Baru Tercipta dan Borong 13 Medali Emas
Luar Biasa! Laras Ajeng Pecahkan Dua Rekor Porprov NTB 2026, Rekor 8 Tahun Akhirnya Tumbang
Gubernur NTB Miq Iqbal Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026: Argentina Forever, Satu Kosong Sudah Cukup
Yuri Kemal Fadlullah Dikukuhkan Pimpin PBB, Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al-Habsyi Tegaskan Soliditas Menuju Pemilu 2029
Ketua DPW PBB NTB Nadirah Al Habsyi Hadiri Rakernas PBB, Konsolidasi Nasional Matangkan Langkah Menuju Pemilu 2029
Ketua PSOI NTB Nurbaya Sari Apresiasi Seluruh Kontingen, Cabor Selancar Porprov XII NTB 2026 Resmi Ditutup Sukses
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:26 WIB

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:05 WIB

Pemprov NTB Perketat Pengawasan Program MBG, SPPG Tak Patuh Terancam Dievaluasi hingga Dihentikan

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:41 WIB

Atlet Kota Mataram Dominasi Akuatik Porprov NTB 2026, Delapan Rekor Baru Tercipta dan Borong 13 Medali Emas

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:26 WIB

Luar Biasa! Laras Ajeng Pecahkan Dua Rekor Porprov NTB 2026, Rekor 8 Tahun Akhirnya Tumbang

Minggu, 19 Juli 2026 - 15:27 WIB

Gubernur NTB Miq Iqbal Jagokan Argentina Juara Piala Dunia 2026: Argentina Forever, Satu Kosong Sudah Cukup

Berita Terbaru

Gubernur NTB Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur NTB Hj. Indah Dhamayanti Putri saat turun langsung menyapa Masyarakat dalam Kegiatan Pelayanan dan Pembangunan di Nusa Tenggara Barat (NTB) Sinergi kepemimpinan keduanya terus diperkuat untuk mendorong peningkatan kualitas Pembangunan Manusia, percepatan penurunan Kemiskinan, Penguatan Ketahanan Pangan, serta Pengembangan Pariwisata yang berdampak terhadap Kesejahteraan Masyarakat.

Pemerintahan

IPM NTB 2025 Naik Signifikan, Kolaborasi Menjadi Kunci Akselerasi

Minggu, 19 Jul 2026 - 17:26 WIB