KONI NTB Rapatkan Barisan, Matangkan Slot Atlet dan Nomor Unggulan Jelang Porprov 2026

Avatar

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 19:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KONI NTB Mori Hanafi saat memimpin rapat koordinasi bersama pengprov cabang olahraga di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

Ketua KONI NTB Mori Hanafi saat memimpin rapat koordinasi bersama pengprov cabang olahraga di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB.

SUMBAWAPOST.com| Mataram- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Nusa Tenggara Barat (NTB) terus menggeber persiapan menjelang perhelatan akbar Porprov NTB XII/2026. Setelah menggelar rapat perdana Chef de Mission (CdM) bersama KONI kabupaten/kota, kini fokus diarahkan pada sinkronisasi data dan penguatan koordinasi dengan seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor).

Langkah strategis ini dibahas dalam pertemuan penting yang berlangsung di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Sabtu (18/4/2026). Forum tersebut menjadi ruang evaluasi berbagai kendala teknis, terutama terkait proses pendaftaran atlet yang hingga kini masih bersifat dinamis.

Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi, mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, masih terdapat sejumlah nomor pertandingan yang minim pendaftar. Kondisi ini membuat komposisi kepesertaan belum final dan berpotensi memengaruhi perebutan medali di ajang tersebut.

Baca Juga :  TPID NTB Pastikan Stok dan Harga Pangan Aman Jelang Ramadan 2026

“Kekurangan peserta ini sifatnya belum final. Oleh karena itu, KONI NTB memutuskan untuk memberikan tambahan waktu pendaftaran bagi seluruh KONI kabupaten/kota demi penyempurnaan data,” tegas Mori Hanafi.

Ia menjelaskan, masa perpanjangan pendaftaran dibuka mulai Senin (20/4) hingga Rabu (22/4). Namun demikian, KONI NTB tetap menekankan prinsip objektivitas. Jika suatu nomor pertandingan benar-benar tidak diminati, maka tidak akan dipaksakan untuk dipertandingkan.

Di luar aspek administratif, perhatian utama KONI NTB tertuju pada pengamanan nomor-nomor unggulan. Hal ini dinilai krusial karena Porprov menjadi ajang strategis dalam menjaring atlet potensial menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

“Nomor-nomor peraih medali emas saat PON Aceh-Sumut lalu harus menjadi pertimbangan utama. Kita harus menjaga konsistensi prestasi atlet menuju PON 2028 nanti,” tambah Mori Hanafi.

Baca Juga :  Anggota DPR RI Mori Hanafi Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan di Kota Bima, Dorong Kesadaran Berbangsa dan Bernegara

Pertemuan tersebut juga menyinggung isu sensitif terkait mutasi atlet dari luar daerah. Sejumlah kabupaten/kota disebut mulai melakukan penguatan skuad dengan mendatangkan atlet baru. Menyikapi hal itu, KONI NTB memastikan proses verifikasi akan dilakukan secara ketat setelah masa pendaftaran ditutup.

Selain itu, beberapa cabang olahraga seperti menembak, aerosport, dan drumband turut menjadi perhatian, khususnya terkait aturan atlet yang tampil di lebih dari tiga nomor pertandingan.

“Kita tunggu sampai semua proses pendaftaran dan tahap keabsahan tuntas. Setelah itu, baru kita umumkan secara resmi berapa total Atlet Porprov NTB yang sah untuk bertanding,” pungkasnya.

Dengan berbagai langkah ini, KONI NTB berupaya memastikan Porprov XII/2026 tidak hanya berjalan lancar, tetapi juga menjadi fondasi kuat dalam mencetak atlet berprestasi menuju panggung nasional.

Penulis : SUMBAWAPOST.com

Berita Terkait

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan
HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak
Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat
Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik
Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan
Maluku Utara ‘Berguru’ ke NTB, Belajar Jurus Kelola Laut
Mori Hanafi Tagih Janji Pemerintah, Desak Kepastian Dana Gedung DPRD NTB 2027
ASN Dinas Pertanian NTB Disorot, Ada yang Tak Masuk Kerja hingga 93 Hari
Berita ini 31 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 17:54 WIB

Dompu Dapat Rapor Merah KPK, Tata Kelola Pemerintahan Era Bambang Firdaus Dipertanyakan

Jumat, 4 September 2026 - 15:05 WIB

HMI Dompu Resmi Laporkan Rekomendasi Fraksi DPRD, BK Diminta Bertindak

Jumat, 4 September 2026 - 11:26 WIB

Gubernur NTB Iqbal Ungkap Banyak Aset Provinsi Tak Tercatat dan Belum Bersurat

Jumat, 4 September 2026 - 10:00 WIB

Gubernur Iqbal Bongkar Sistem Pendapatan NTB: Buruknya Secara Sistemik

Jumat, 4 September 2026 - 01:10 WIB

Kader Jaelani-Marga Harun Mulai Disandingkan untuk 2029, Peta Politik Dompu Kembali Jadi Sorotan

Berita Terbaru